Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.813.000
Beli Rp2.675.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.319

Badai MSCI Tumbangkan IHSG, OJK Buka Kantor Darurat di Bursa

Mohammad Fadil Djailani | Rina Anggraeni | Suara.com

Kamis, 29 Januari 2026 | 15:02 WIB
Badai MSCI Tumbangkan IHSG, OJK Buka Kantor Darurat di Bursa
Mulai Jumat (30/1), jajaran komisioner OJK memutuskan untuk berkantor langsung di Gedung BEI. Foto Rina-Suara.com
  • Terkena trading halt dua hari beruntun akibat kebijakan MSCI.
  • Pimpinan OJK akan berkantor di Gedung BEI mulai 30 Januari 2026.
  • Presiden dan tim ekonomi bersatu menjaga stabilitas pasar modal.

Suara.com - Pasar modal Indonesia sedang berada dalam tekanan hebat di awal tahun 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan rapor merah maraton yang memicu aktivasi trading halt (penghentian perdagangan sementara) selama dua hari berturut-turut, yakni pada 28 dan 29 Januari 2026.

Anjloknya indeks secara drastis ini merupakan buntut dari keputusan MSCI (Morgan Stanley Capital International) yang menerapkan perlakuan sementara (temporary treatment) terhadap pasar modal domestik, sebuah langkah yang memicu kepanikan aksi jual di kalangan investor.

Kondisi darurat ini telah sampai ke telinga Presiden Prabowo Subianto. Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menegaskan bahwa pergerakan IHSG saat ini menjadi perhatian serius kepala negara karena dampaknya yang masif terhadap ekonomi nasional.

"Asumsinya beliau tahu dong, ini penting dan diperhatikan karena mempengaruhi cukup banyak pihak," ujar Mahendra saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1).

Guna meredam gejolak, OJK melakukan gerak cepat dengan menggalang kekuatan lintas instansi. Koordinasi tingkat tinggi telah dilakukan bersama Menteri Keuangan & Menko Perekonomian, Gubernur Bank Indonesia (BI) dan Kepala BPI Danantara.

"Tadi pagi kami bertemu untuk membahas langkah-langkah strategis. Semua pihak, termasuk Danantara dan Kementerian BUMN, mendukung penuh upaya stabilisasi yang kami lakukan," tambah Mahendra.

Langkah paling konkret yang diambil otoritas adalah pengawasan jarak dekat. Mulai Jumat (30/1), jajaran komisioner OJK memutuskan untuk berkantor langsung di Gedung BEI. Langkah simbolis dan taktis ini diambil guna mempercepat proses reformasi pasar dan memastikan koordinasi dengan emiten berjalan efektif.

"Kami solid mendukung kepentingan nasional. Fokusnya adalah agar reformasi berjalan cepat, tepat, dan efektif. Mulai besok, kami berkantor di sini (BEI)," tegas Mahendra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Liverpool Krisis Bek Kanan Usai Frimpong Cedera, Arne Slot Menolak Panik di Bursa Transfer

Liverpool Krisis Bek Kanan Usai Frimpong Cedera, Arne Slot Menolak Panik di Bursa Transfer

Bola | Kamis, 29 Januari 2026 | 14:56 WIB

IHSG Masih Terjungkal 5,91 Persen ke Level 7.828 di Sesi I

IHSG Masih Terjungkal 5,91 Persen ke Level 7.828 di Sesi I

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 13:05 WIB

MSCI 'Sentil' BEI, Purbaya: Sudah Saya Ingatkan soal Saham Gorengan

MSCI 'Sentil' BEI, Purbaya: Sudah Saya Ingatkan soal Saham Gorengan

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 11:59 WIB

Terkini

Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat

Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:07 WIB

Akses Sanitasi Masih Minim, Industri Arsitektur Mulai Cari Solusi

Akses Sanitasi Masih Minim, Industri Arsitektur Mulai Cari Solusi

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:03 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Baru untuk Pertumbuhan Ekonomi, Ini Tugasnya

Pemerintah Bentuk Satgas Baru untuk Pertumbuhan Ekonomi, Ini Tugasnya

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:02 WIB

Direktur Human Capital Pegadaian Raih Penghargaan Top Women in Shaping Future Ready Organization

Direktur Human Capital Pegadaian Raih Penghargaan Top Women in Shaping Future Ready Organization

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:02 WIB

Kemenhub Tak Urus Prasarana Kereta Api Lagi, Diserahkan ke KAI

Kemenhub Tak Urus Prasarana Kereta Api Lagi, Diserahkan ke KAI

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 17:52 WIB

Setoran Pajak Digital Tembus Rp 50,51 Triliun per Maret 2026, Tencent Tak Lagi Pungut Pajak

Setoran Pajak Digital Tembus Rp 50,51 Triliun per Maret 2026, Tencent Tak Lagi Pungut Pajak

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 17:34 WIB

Bukan Cuma Kewajiban, Label Halal Kini Jadi Senjata Ampuh Dongkrak Nilai Jual Industri

Bukan Cuma Kewajiban, Label Halal Kini Jadi Senjata Ampuh Dongkrak Nilai Jual Industri

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 17:15 WIB

Kurs Rupiah Tembus Rp17.326 per Dolar AS: Beban Subsidi Naik, Utang Meroket

Kurs Rupiah Tembus Rp17.326 per Dolar AS: Beban Subsidi Naik, Utang Meroket

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 17:05 WIB

Kapan Waktu Terbaik Menyiapkan Dana Pensiun? Ini Strateginya

Kapan Waktu Terbaik Menyiapkan Dana Pensiun? Ini Strateginya

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 17:05 WIB

Kenaikan Harga Minyak Dunia Dorong IHSG Jatuh ke Level 6.956 Hari Ini

Kenaikan Harga Minyak Dunia Dorong IHSG Jatuh ke Level 6.956 Hari Ini

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 16:57 WIB