Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Profil PT Vopak Indonesia, Perusahaan Penyebab Asap Diduga Gas Kimia di Cilegon

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 01 Februari 2026 | 19:06 WIB
Profil PT Vopak Indonesia, Perusahaan Penyebab Asap Diduga Gas Kimia di Cilegon
Tangkapan layar video yang memperlihatkan dugaan kebocoran tangki timbun PT Vopak Indonesia di Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Sabtu 31 Januari 2025. [Istimewa]
  • Asap oranye pekat muncul dari PT Vopak Indonesia, Cilegon, pada Sabtu siang (31/1/2026), menyebabkan 56 warga mual dan sesak napas.
  • Manajemen perusahaan mengklarifikasi asap tersebut adalah sisa pembersihan pipa, bukan akibat kebocoran tangki penyimpanan zat kimia berbahaya.
  • PT Vopak Indonesia merupakan perusahaan patungan antara Royal Vopak Belanda dan Prajogo Pangestu melalui Chandra Asri Petrochemical Tbk.

Suara.com - Warga di sekitar kawasan industri Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Banten, dikejutkan oleh kemunculan asap pekat berwarna oranye yang membumbung tinggi dari area operasional PT Vopak Indonesia pada Sabtu siang (31/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Fenomena yang diduga berasal dari kebocoran zat kimia ini segera memicu kekhawatiran massal terkait dampak kesehatan bagi penduduk setempat.

Berdasarkan laporan terkini, sedikitnya 56 warga dari Lingkungan Kalibaru, Kelurahan Gerem, harus mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Pulomerak.

Para korban melaporkan keluhan yang serupa, yakni rasa mual yang hebat, pusing, hingga kesulitan bernapas atau sesak napas sesaat setelah insiden tersebut terjadi.

Kepala Puskesmas Pulomerak, Novita Ginting, mengonfirmasi adanya lonjakan pasien yang tidak biasa dari wilayah perbatasan Merak-Grogol.

Menurutnya, pihak puskesmas telah melakukan tindakan medis sesuai dengan gejala yang dialami warga, meskipun kepastian penyebab gejala tersebut masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut.

"Jumlah warga yang berobat lebih banyak dari biasanya. Ada 56 orang yang datang mengeluhkan pusing dan mual. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menggunakan masker, dan segera memeriksakan diri jika merasakan keluhan kesehatan," ujar Novita saat dikonfirmasi Suarabanten.id pada Sabtu malam.

Walikota Cilegon, Robinsar, langsung merespons situasi ini dengan memberikan instruksi tegas kepada manajemen PT Vopak Indonesia.

Robinsar memerintahkan perusahaan untuk segera melakukan pendataan menyeluruh terhadap kondisi kesehatan warga yang terdampak di sekitar lokasi pabrik guna memastikan mereka mendapatkan kompensasi medis yang layak.

Klarifikasi Manajemen: Bukan Kebocoran Tangki?

Menanggapi kepanikan publik, pihak manajemen PT Vopak Terminal Merak akhirnya memberikan pernyataan resmi. Perusahaan membantah kabar yang menyebutkan telah terjadi kebocoran tangki penyimpanan atau kegagalan dalam proses produksi.

Ajeng Yuanita, selaku perwakilan HRD PT Vopak Terminal Merak, menjelaskan bahwa asap kuning kecokelatan tersebut muncul akibat aktivitas pembersihan fasilitas rutin.

"Asap tersebut berasal dari sisa pembuangan yang bercampur dengan uap saat petugas melakukan pembersihan pipa, jadi bukan karena kebocoran," tegas Ajeng pada Minggu (1/2/2026).

Meskipun demikian, dugaan awal di lapangan sempat mengarah pada adanya kandungan senyawa HNO3 (Asam Nitrat) yang cukup berbahaya jika terhirup langsung ke dalam sistem pernapasan manusia.

Profil PT Vopak Indonesia: Jejak Investasi Belanda dan Prajogo Pangestu

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Saham Prajogo Pangestu, Konglomerat Pasar Modal Indonesia

Daftar Saham Prajogo Pangestu, Konglomerat Pasar Modal Indonesia

Bisnis | Minggu, 01 Februari 2026 | 09:37 WIB

Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!

Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!

Health | Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:32 WIB

Tampil di Ultraverse Festival, Bernadya Gugup Nyanyikan Lagu Baru

Tampil di Ultraverse Festival, Bernadya Gugup Nyanyikan Lagu Baru

Entertainment | Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:01 WIB

Apa Manfaat Whip Pink yang Beredar di Pasaran? Pahami Kegunaannya

Apa Manfaat Whip Pink yang Beredar di Pasaran? Pahami Kegunaannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:19 WIB

Kemenkes: Gas N2O yang Muncul di Kasus Lula Lahfah Punya Aturan Ketat

Kemenkes: Gas N2O yang Muncul di Kasus Lula Lahfah Punya Aturan Ketat

News | Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:02 WIB

Kenapa Whip Pink Disebut Gas Tertawa N2O? Kenali Bahaya Jika Disalahgunakan

Kenapa Whip Pink Disebut Gas Tertawa N2O? Kenali Bahaya Jika Disalahgunakan

Lifestyle | Sabtu, 31 Januari 2026 | 13:16 WIB

Terkini

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:42 WIB

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:32 WIB

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19 WIB