PKS Kutuk Keras Pembunuhan Sadis Anak Kadernya di Cilegon: Setiap Anak Punya Hak Hidup!

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 18 Desember 2025 | 14:24 WIB
PKS Kutuk Keras Pembunuhan Sadis Anak Kadernya di Cilegon: Setiap Anak Punya Hak Hidup!
Ilustrasi garis polisi (Freepik/user9023173)
baca 10 detik
  • DPP PKS menyampaikan duka mendalam atas tragedi pembunuhan bocah 9 tahun inisial E di Cilegon, Banten.
  • Korban adalah putra dari Maman Suherman, kader dan Dewan Pakar PKS Cilegon, seperti ditegaskan Kamis (18/12/2025).
  • PKS mengutuk keras kejahatan terhadap anak dan menaruh kepercayaan penuh pada penanganan proses hukum kepolisian.

Suara.com - Duka mendalam dan kecaman keras disuarakan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyusul tragedi pembunuhan keji yang menimpa seorang bocah berusia 9 tahun berinisial E di Cilegon, Banten. PKS mengonfirmasi bahwa korban merupakan putra dari salah satu kader partainya.

Sikap resmi partai disampaikan langsung oleh Ketua DPP PKS Bidang Advokasi, Nurul Amalia, yang menegaskan status keanggotaan ayah korban dalam struktur partai di tingkat kota.

"Korban merupakan anak dari Saudara Maman Suherman, Dewan Pakar PKS Cilegon," tegas Nurul Amalia dalam keterangan tertulisnya yang diterima pada Kamis (18/12/2025).

PKS memandang peristiwa yang merenggut nyawa E di dalam rumahnya ini sebagai sebuah kejahatan yang sangat serius.

Menurut Nurul, tragedi ini bukan hanya menjadi luka bagi keluarga besar PKS, tetapi juga duka mendalam bagi seluruh masyarakat Indonesia yang beradab.

Partai berlambang bulan sabit kembar dan padi ini secara tegas mengutuk segala bentuk kekerasan dan tindak kejahatan yang menyasar anak-anak.

Nurul Amalia mengingatkan bahwa hak untuk hidup adalah hak asasi fundamental yang melekat pada setiap anak dan dilindungi oleh konstitusi negara.

"Bidang Advokasi DPP PKS mengutuk keras segala bentuk tindak kejahatan terhadap anak, karena setiap anak memiliki hak asasi, termasuk hak untuk hidup sebagaimana hak yang dimiliki oleh orang dewasa yang dijamin dalam konstitusi," ujarnya.

Dalam penanganan kasus ini, PKS menyatakan menaruh kepercayaan penuh pada proses hukum yang sedang berjalan.

baca juga

Pihaknya juga memberikan apresiasi tinggi kepada aparat kepolisian yang telah bergerak cepat untuk mengungkap misteri di balik kematian tragis bocah tersebut.

"Sehubungan dengan proses penanganan perkara, kami pun mengapresiasi langkah Kepolisian yang saat ini masih fokus pada pendalaman kasus, pemeriksaan saksi, serta pengumpulan alat bukti," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Babak Baru Kasus Pembunuhan Kacab Bank BUMN, 15 Tersangka Segera Disidang!

Babak Baru Kasus Pembunuhan Kacab Bank BUMN, 15 Tersangka Segera Disidang!

News | Kamis, 18 Desember 2025 | 14:19 WIB

Ayah Korban Diperiksa, Misteri Kematian Bocah 9 Tahun di Rumah Mewah Cilegon Masih Gelap?

Ayah Korban Diperiksa, Misteri Kematian Bocah 9 Tahun di Rumah Mewah Cilegon Masih Gelap?

News | Kamis, 18 Desember 2025 | 14:13 WIB

Telepon Terakhir Anak 9 Tahun: Apa Pemicu Pembunuhan Sadis di Rumah Mewah Cilegon?

Telepon Terakhir Anak 9 Tahun: Apa Pemicu Pembunuhan Sadis di Rumah Mewah Cilegon?

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 18:21 WIB

Kronologi Pembunuhan Bocah 9 Tahun di Cilegon, Telepon Panik Jadi Awal Tragedi Maut

Kronologi Pembunuhan Bocah 9 Tahun di Cilegon, Telepon Panik Jadi Awal Tragedi Maut

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 17:48 WIB

Misteri Kematian Bocah 9 Tahun di Cilegon, Polisi Periksa Maraton 8 Saksi

Misteri Kematian Bocah 9 Tahun di Cilegon, Polisi Periksa Maraton 8 Saksi

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 17:33 WIB

Fakta Baru Kasus Kematian Bocah 9 Tahun di Cilegon, Polisi Temukan 19 Luka Benda Tajam

Fakta Baru Kasus Kematian Bocah 9 Tahun di Cilegon, Polisi Temukan 19 Luka Benda Tajam

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 12:49 WIB

Tak Ada Barang Hilang, Apa Motif di Balik Pembunuhan Bocah 9 Tahun di Cilegon?

Tak Ada Barang Hilang, Apa Motif di Balik Pembunuhan Bocah 9 Tahun di Cilegon?

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 12:32 WIB

Terkini

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:18 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:10 WIB

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:02 WIB

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:57 WIB

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:43 WIB

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:38 WIB

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:24 WIB

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:17 WIB

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:01 WIB

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:50 WIB