Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.785

Inflasi Inti Naik, Bank Indonesia Waspadai Kenaikan Harga Emas

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Selasa, 03 Februari 2026 | 08:47 WIB
Inflasi Inti Naik, Bank Indonesia Waspadai Kenaikan Harga Emas
Ilustrasi emas batangan di sebuah gerai. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Inflasi IHK Januari 2026 mengalami deflasi bulanan 0,15%, namun inflasi tahunan tercatat 3,55% (yoy).
  • Deflasi terjadi pada *volatile food* (dipicu harga cabai dan bawang) dan *administered prices* (bensin dan tarif angkutan).
  • Inflasi inti Januari 2026 naik menjadi 0,37% (mtm), didorong kenaikan harga emas global serta sewa rumah.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) menilai perkembangan inflasi pada Januari 2026 tetap terkendali dan sejalan dengan sasaran yang ditetapkan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Januari 2026 tercatat mengalami deflasi sebesar 0,15 persen secara bulanan (month to month/mtm).

Direktur Eksekutif Komunikasi BI, Ramdan Denny, mengatakan, deflasi tersebut dipengaruhi oleh inflasi inti yang relatif stabil serta deflasi pada kelompok volatile food dan administered prices.

“Dengan perkembangan tersebut, inflasi IHK secara tahunan tercatat sebesar 3,55 persen (year on year/yoy), sedikit meningkat dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 2,92 persen,” ujar Ramdan dalam keterangannya.

Dari sisi inflasi inti, BI mencatat inflasi inti Januari 2026 sebesar 0,37 persen (mtm), sedikit lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 0,20 persen.

Kenaikan ini dipengaruhi oleh meningkatnya harga emas global di tengah ekspektasi inflasi yang tetap terjaga.

“Inflasi inti terutama disumbang oleh komoditas emas perhiasan, sewa rumah, dan sepeda motor,” jelas Ramdan.

Secara tahunan, inflasi inti tercatat sebesar 2,45 persen (yoy), meningkat dari 2,38 persen pada bulan sebelumnya.

Direktur Eksekutif Komunikasi BI Ramdan Denny di Gedung BI, Jumat (7/11/2025). [Suara.com/Rina]
Direktur Eksekutif Komunikasi BI Ramdan Denny di Gedung BI, Jumat (7/11/2025). [Suara.com/Rina]

Sementara itu, kelompok volatile food mengalami deflasi cukup dalam sebesar 1,96 persen (mtm), berbalik arah dari inflasi 2,74 persen pada bulan sebelumnya.

Deflasi tersebut terutama disebabkan oleh penurunan harga cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah seiring meningkatnya pasokan pada masa panen.

Secara tahunan, inflasi volatile food tercatat sebesar 1,14 persen (yoy), jauh lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 6,21 persen.

BI memperkirakan inflasi kelompok ini ke depan tetap terkendali dengan dukungan sinergi TPIP-TPID dan penguatan ketahanan pangan nasional.

Adapun kelompok administered prices pada Januari 2026 mencatat deflasi sebesar 0,32 persen (mtm), setelah sebelumnya mengalami inflasi 0,37 persen.

Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh turunnya harga bensin, tarif angkutan udara, serta tarif angkutan antarkota seiring penurunan harga BBM nonsubsidi dan normalisasi mobilitas pasca-Hari Besar Keagamaan Nasional Natal dan Tahun Baru.

Namun secara tahunan, inflasi administered prices tercatat cukup tinggi sebesar 9,71 persen (yoy), meningkat signifikan dibandingkan inflasi bulan sebelumnya sebesar 1,93 persen.

Kenaikan ini terutama disebabkan oleh base effect dari kebijakan diskon tarif listrik rumah tangga sebesar 50 persen pada Januari–Februari 2025.

Meski demikian, Bank Indonesia meyakini inflasi tahunan pada 2026 dan 2027 akan menurun dan tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5±1 persen.

Optimisme tersebut didukung oleh konsistensi kebijakan moneter, kuatnya sinergi pengendalian inflasi antara BI dan Pemerintah melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID), penguatan Program Ketahanan Pangan Nasional, serta berakhirnya pengaruh base effect akibat kebijakan diskon tarif listrik pada awal 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Anjlok Dalam di Sabtu Pagi

Harga Emas Antam Anjlok Dalam di Sabtu Pagi

Bisnis | Sabtu, 31 Januari 2026 | 11:23 WIB

Demi Jaga Inflasi, Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi hingga Bansos Jelang Ramadan

Demi Jaga Inflasi, Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi hingga Bansos Jelang Ramadan

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 18:15 WIB

Belum Resmi Dicabut ESDM, Status Izin Tambang Martabe Masih Menggantung?

Belum Resmi Dicabut ESDM, Status Izin Tambang Martabe Masih Menggantung?

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 15:28 WIB

Jamin Kepastian Usaha, Pengalihan Tambang Emas Martabe ke Perminas Tunggu Hasil Evaluasi

Jamin Kepastian Usaha, Pengalihan Tambang Emas Martabe ke Perminas Tunggu Hasil Evaluasi

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 15:21 WIB

Thomas Djiwandono Masuk BI Tapi Tak Ada Pengalaman Moneter: 1,5 Tahun Saya Wamenkeu, Silakan Lihat

Thomas Djiwandono Masuk BI Tapi Tak Ada Pengalaman Moneter: 1,5 Tahun Saya Wamenkeu, Silakan Lihat

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 10:47 WIB

Emas Antam Terperosok, Tapi Masih Dibanderol Rp 3,12 Juta/Gram

Emas Antam Terperosok, Tapi Masih Dibanderol Rp 3,12 Juta/Gram

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 10:40 WIB

Terkini

Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?

Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:17 WIB

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:48 WIB

Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban

Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:38 WIB

Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai

Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:15 WIB

Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia

Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:05 WIB

Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?

Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:55 WIB

Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah

Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:44 WIB

Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank

Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:20 WIB

Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak

Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:19 WIB

Segini Penyertaan Modal Awal BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia

Segini Penyertaan Modal Awal BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:45 WIB