Moodys Pertahankan Rating Indonesia di Baa2, BI Tegaskan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Jum'at, 06 Februari 2026 | 07:35 WIB
Moodys Pertahankan Rating Indonesia di Baa2, BI Tegaskan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
Ilustrasi Bank Indonesia (Unsplash/nimbostratus)
baca 10 detik
  • Moody's pada 5 Februari 2026 mempertahankan rating Indonesia Baa2, namun mengubah outlook menjadi negatif karena risiko ketidakpastian kebijakan.
  • Afirmasi rating didukung pertumbuhan ekonomi solid, sumber daya alam, dan kebijakan fiskal prudent yang menjaga stabilitas makroekonomi.
  • BI menegaskan fundamental ekonomi tetap kuat, ditunjukkan oleh pertumbuhan 5,1% sepanjang 2025 serta cadangan devisa yang memadai.

Suara.com - Lembaga pemeringkat internasional Moody’s Investors Service mempertahankan sovereign credit rating Republik Indonesia pada level  Baa2  dengan penyesuaian outlook menjadi negatif pada 5 Februari 2026. 

Keputusan tersebut mencerminkan ketahanan ekonomi nasional yang dinilai tetap kuat, di tengah meningkatnya ketidakpastian global.

Dalam laporannya, Moody’s menyatakan bahwa afirmasi rating Indonesia pada level Baa2 didukung oleh pertumbuhan ekonomi yang stabil dan solid, serta kekuatan struktural perekonomian, termasuk ketersediaan sumber daya alam dan demografi yang menguntungkan.

Faktor tersebut dinilai menopang prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam jangka menengah. Selain itu, kredibilitas kebijakan moneter dan kehati-hatian fiskal yang terjaga turut mendukung stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan nasional.

Adapun penyesuaian outlook menjadi negatif dipengaruhi oleh pandangan Moody’s terhadap meningkatnya risiko penurunan kepastian kebijakan, yang apabila berlanjut dapat berdampak pada kinerja perekonomian ke depan.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menegaskan bahwa penyesuaian outlook tersebut tidak mencerminkan pelemahan fundamental ekonomi Indonesia.

“Penyesuaian outlook diyakini tidak mencerminkan pelemahan fundamental perekonomian Indonesia. Di tengah tingginya gejolak dan ketidakpastian global, kinerja ekonomi domestik tetap solid,” ujar Perry dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Perry menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan IV 2025 tercatat sebesar 5,39persen. Sehingga,  secara keseluruhan ekonomi Indonesia tumbuh 5,1 persen sepanjang 2025. 

Inflasi tetap terjaga pada level 2,92 persen berada dalam kisaran sasaran Bank Indonesia, sementara stabilitas nilai tukar rupiah terus diperkuat melalui komitmen kebijakan BI.

baca juga

Stabilitas sistem keuangan nasional juga dinilai tetap terjaga dengan baik, ditopang oleh likuiditas yang memadai, permodalan perbankan yang berada pada level tinggi, serta risiko kredit yang rendah. 

Di samping itu, keberlanjutan digitalisasi sistem pembayaran yang didukung oleh infrastruktur andal dan struktur industri yang sehat turut mendorong pertumbuhan ekonomi.

Moody’s juga memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tetap berada di kisaran 5 persen dalam jangka pendek hingga menengah, dengan defisit fiskal yang diperkirakan tetap terjaga di bawah 3 persen terhadap PDB. 

Rasio utang pemerintah terhadap PDB juga dinilai akan tetap rendah dibandingkan negara sekelas (peers). 

Meski demikian, Moody’s menilai Indonesia masih menghadapi tantangan dalam memperluas basis penerimaan negara, yang diperlukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Dalam hal ini, Moody’s mengapresiasi langkah Pemerintah dalam meningkatkan efisiensi administrasi perpajakan dan kepabeanan.

Ilustarsi [Suara.com/Ist/MSCI-Gemini]
Ilustarsi [Suara.com/Ist/MSCI-Gemini]

Ke depan, Bank Indonesia memprakirakan prospek pertumbuhan ekonomi nasional dalam jangka menengah akan tetap solid dengan tren meningkat. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Modal Asing Mengalir Tinggalkan Indonesia, Apa yang Terjadi dan Mengapa Kita Semua Merugi?

Modal Asing Mengalir Tinggalkan Indonesia, Apa yang Terjadi dan Mengapa Kita Semua Merugi?

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 12:42 WIB

Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi

Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 17:31 WIB

Purbaya Ungkap Alasan Rupiah Menguat: Bukan Karena Thomas Djiwandono

Purbaya Ungkap Alasan Rupiah Menguat: Bukan Karena Thomas Djiwandono

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 17:01 WIB

Resmi Jadi Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono: Terima Kasih DPR

Resmi Jadi Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono: Terima Kasih DPR

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 14:10 WIB

Tok! Keponakan Prabowo Resmi Disetujui DPR RI Jadi Deputi Gubernur BI

Tok! Keponakan Prabowo Resmi Disetujui DPR RI Jadi Deputi Gubernur BI

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 13:18 WIB

Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI, Apa yang Terjadi saat Independensi Bank Sentral Hilang?

Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI, Apa yang Terjadi saat Independensi Bank Sentral Hilang?

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 11:37 WIB

Terkini

Sekolah Rakyat Buka Akses Pendidikan Gratis bagi 44 Ribu Lebih Anak Keluarga Miskin

Sekolah Rakyat Buka Akses Pendidikan Gratis bagi 44 Ribu Lebih Anak Keluarga Miskin

News | Senin, 21 September 2026 | 11:44 WIB

Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully

Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 11:44 WIB

Usai Kasus Jule, Sahroni Kembali Desak Vape Dilarang Total di Indonesia

Usai Kasus Jule, Sahroni Kembali Desak Vape Dilarang Total di Indonesia

News | Senin, 21 September 2026 | 11:39 WIB

Menkeu Lantik 5 Pejabat Pajak Baru, Minta DJP Bangun Sistem Kredibel & Adil

Menkeu Lantik 5 Pejabat Pajak Baru, Minta DJP Bangun Sistem Kredibel & Adil

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 11:39 WIB

Bangladesh Krisis Striker, Thomas Dooley Keliling Dunia Cari Mesin Gol Jelang vs Timnas Indonesia

Bangladesh Krisis Striker, Thomas Dooley Keliling Dunia Cari Mesin Gol Jelang vs Timnas Indonesia

Bola | Senin, 21 September 2026 | 11:35 WIB

Gimana Cara Mengintip Story TikTok Tanpa Ketahuan? Pakai Trik Alternatif Ini Saja!

Gimana Cara Mengintip Story TikTok Tanpa Ketahuan? Pakai Trik Alternatif Ini Saja!

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 11:34 WIB

Geger Tapir Masuk Kebun Sawit di Mesuji, Mantan Bupati Khamamik Turun Gunung Evakuasi

Geger Tapir Masuk Kebun Sawit di Mesuji, Mantan Bupati Khamamik Turun Gunung Evakuasi

Lampung | Senin, 21 September 2026 | 11:33 WIB

Hyundai Gandeng Shell Perkuat Layanan Purna Jual Kendaraan

Hyundai Gandeng Shell Perkuat Layanan Purna Jual Kendaraan

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 11:32 WIB

Kabar Buruk dari Jerman! Laurin Ulrich Dipanggil Tim Panzer, Batal Dinaturalisasi PSSI?

Kabar Buruk dari Jerman! Laurin Ulrich Dipanggil Tim Panzer, Batal Dinaturalisasi PSSI?

Bola | Senin, 21 September 2026 | 11:30 WIB

Migas Nonkonvensional Bisa Jadi Jalan Keluar RI dari Krisis Cadangan Minyak

Migas Nonkonvensional Bisa Jadi Jalan Keluar RI dari Krisis Cadangan Minyak

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 11:30 WIB

×