Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Pemerintah Terapkan 1617 dan 2527 Maret 2026, Tiket Kereta dan Kapal Didiskon 30 Persen

Dythia Novianty | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 06 Februari 2026 | 13:10 WIB
Pemerintah Terapkan 1617 dan 2527 Maret 2026, Tiket Kereta dan Kapal Didiskon 30 Persen
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. [Dok. Kemenko Perekonomian]
  • Pemerintah menetapkan kebijakan WFA pada April 2026 untuk mengatur jadwal mobilitas pemudik menjelang Idulfitri.
  • WFA diberlakukan dua periode: 16–17 Maret dan 25–27 Maret 2026, diumumkan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.
  • Diskon transportasi diterapkan untuk mendorong perjalanan: kereta serta kapal 30 persen, dan pesawat sekitar 17–18 persen.

Suara.com - Pemerintah menetapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada Maret 2026 menjelang Hari Raya Idulfitri mendatang. Hal ini dilakukan untuk mengatur mobilitas pemudik agar jadwal bepergiannya tak dilakukan bersamaan. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan, kebijakan WFA akan diberlakukan dalam dua periode, yakni 16–17 serta 25–26–27 Maret 2026. 

“Kalau boleh di-spill Work From Anywhere-nya tanggal 16–17, tanggal 25–26–27,” ujar Airlangga dalam acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2026 di Jakarta, Kamis (6/2/2026) malam.

Selain WFA, pemerintah juga menyiapkan stimulus berupa diskon tarif transportasi umum untuk mendorong pergerakan masyarakat selama periode tersebut. Insentif ini diharapkan dapat mempermudah perencanaan perjalanan dan meningkatkan aktivitas ekonomi.

Tiket kereta kita kasih diskon 30 persen," kata Airlangga.

Ia menambahkan, diskon tarif tidak hanya diberikan untuk kereta api. Pemerintah juga menyiapkan potongan harga untuk moda transportasi laut.

Ilustrasi Kereta Api Senja Utama
Ilustrasi Kereta Api Senja Utama

“Kemudian kapal itu kita berikan 30 persen,” ujarnya.

Sementara itu, untuk moda transportasi udara, pemerintah menyiapkan diskon dengan besaran lebih terbatas.

“Kemudian pesawat sekitar 17 atau 18 persen,” lanjut Airlangga.

Menurut Airlangga, pengaturan tanggal WFA dan pemberian diskon transportasi bertujuan agar masyarakat dapat merencanakan libur Lebaran dengan lebih baik. 

“Ini diharapkan perencanaan libur bisa baik,” ucapnya.

Ia menyebut Indonesia memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan banyak negara lain. Saat periode liburan, mobilitas masyarakat justru meningkat dan diikuti lonjakan konsumsi.

“Indonesia memang salah satu anomali. Saat liburan mobilitas tinggi,” kata Airlangga.

Airlangga menuturkan, peningkatan mobilitas tersebut secara langsung mendorong aktivitas ekonomi. Ia juga menyinggung dampak libur terhadap sektor konsumsi dan pariwisata

“Indeks Keyakinan Konsumen naik, penjualan elektronik naik, hotelnya penuh,” kata Airlangga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa yang Meminta Iman Rachman Mundur dari Dirut BEI?

Siapa yang Meminta Iman Rachman Mundur dari Dirut BEI?

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 14:51 WIB

Iman Rachman Mundur, Ini Kriteria Bos BEI Baru yang Diinginkan Pemerintah

Iman Rachman Mundur, Ini Kriteria Bos BEI Baru yang Diinginkan Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 14:05 WIB

Pemerintah Desak Demutualisasi BEI Disegerakan

Pemerintah Desak Demutualisasi BEI Disegerakan

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 13:00 WIB

Purbaya Ancam Potong Anggaran Kemenhub, Geram Banyak Kapal Asing Tak Bayar Pajak

Purbaya Ancam Potong Anggaran Kemenhub, Geram Banyak Kapal Asing Tak Bayar Pajak

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 09:51 WIB

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Banyak Kapal Asing Masuk RI Tak Bayar Pajak

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Banyak Kapal Asing Masuk RI Tak Bayar Pajak

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 09:20 WIB

Maskapai Berbiaya Rendah Asal Vietnam Goda Pelancong RI Dengan Tiket Murah

Maskapai Berbiaya Rendah Asal Vietnam Goda Pelancong RI Dengan Tiket Murah

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 08:09 WIB

Terkini

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB

IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor

IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 07:17 WIB

Percepat Akselerasi KEK di Indonesia, Wahyu Agung Group Jalani MOU dengan Perusahaan China

Percepat Akselerasi KEK di Indonesia, Wahyu Agung Group Jalani MOU dengan Perusahaan China

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 06:00 WIB

Nasabah PNM Mekaar Buktikan Pemberdayaan Perempuan Bisa Menguatkan Ekonomi Keluarga

Nasabah PNM Mekaar Buktikan Pemberdayaan Perempuan Bisa Menguatkan Ekonomi Keluarga

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 19:05 WIB