Dialog AS - Iran Redam Harga Minyak Dunia

Dythia Novianty | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Senin, 09 Februari 2026 | 12:48 WIB
Dialog AS - Iran Redam Harga Minyak Dunia
Ilustrasi harga minyak dunia. [Shutterstock]
  • Harga minyak mentah dunia turun pada Senin, 9 Februari 2026, akibat komitmen dialog nuklir AS dan Iran.
  • Minyak Brent dan WTI mengalami penurunan harga signifikan setelah kekhawatiran pasar terhadap konflik Timur Tengah mereda.
  • Sentimen pasar juga dipengaruhi usulan Uni Eropa melarang layanan logistik ekspor minyak seaborne Rusia.

Suara.com - Harga minyak mentah dunia turun pada perdagangan Senin 9 Februari 2026, menyusul komitmen AS dan Iran untuk tetap berdialog terkait isu nuklir.

Kesepakatan ini mengurangi kecemasan pasar terhadap risiko konflik bersenjata yang berpotensi menghambat distribusi minyak di Timur Tengah.

Harga minyak mentah Brent berjangka turun 49 sen, atau 0,72 persen, menjadi 67,56 dolar AS per barel pada pukul 01.34 GMT atau 08.34 WIB setelah ditutup naik 50 sen pada hari Jumat.

Sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS turun 42 sen, atau 0,66 persen menjadi 63,13 dolar AS per barel setelah mengalami kenaikan 26 sen pada penutupan perdagangan hari Jumat.

Analis pasar IG, Tony Sycamore, menyatakan bahwa harga minyak mentah mengalami penurunan pada awal pekan ini karena pelaku pasar merasa tenang melihat adanya perkembangan positif dalam negosiasi nuklir antara Amerika Serikat dan Iran yang berlangsung di Oman. 

"Dengan adanya lebih banyak pembicaraan di masa mendatang, kekhawatiran langsung akan gangguan pasokan di Timur Tengah telah sedikit mereda," kata Sycamore. 

Sebuah gedung di Israel meletup usai mendapat hantaman rudah dari militer Iran. [Suara.com]
Ilustrasi hantaman rudah dari militer Iran. [Suara.com]

Dilaporkan, meskipun masih ada perbedaan pendapat, kemajuan positif dalam diskusi di Oman mendorong Iran dan AS untuk berkomitmen melanjutkan negosiasi nuklir tidak langsung.

Langkah diplomasi ini berhasil meredam tensi di Timur Tengah dan mengurangi risiko pecahnya perang, terutama di tengah meningkatnya kehadiran militer Amerika di kawasan tersebut.

Kekhawatiran investor terhadap stabilitas pasokan dari Iran dan produsen Timur Tengah lainnya masih tinggi, mengingat Selat Hormuz merupakan jalur krusial bagi 20 persen konsumsi minyak global. 

Meski demikian, meredanya tensi politik pekan lalu memicu koreksi harga pada kedua tolok ukur minyak hingga lebih dari 2 persen, sekaligus mengakhiri tren kenaikan yang sempat bertahan selama tujuh minggu berturut-turut.

Namun, Risiko geopolitik kembali mencuat seiring ancaman balasan Iran terhadap fasilitas militer AS, yang membuktikan bahwa potensi konflik belum sepenuhnya hilang. 

Selain itu, sentimen pasar dipengaruhi oleh tekanan baru terhadap industri energi Rusia, Komisi Eropa kini mengusulkan pelarangan layanan logistik dan pendukung ekspor minyak seaborne Rusia guna menekan pendapatan negara tersebut.

Keputusan para penyuling India untuk menghentikan sementara impor minyak dari Rusia diprediksi akan berlangsung lama.

Pergeseran tren ini dipandang sebagai langkah strategis yang dapat mempermudah New Delhi dalam mempercepat tercapainya pakta perdagangan dengan pihak Amerika Serikat.

Sebagai pertanda bahwa kenaikan harga energi mendorong peningkatan produksi, Baker Hughes melaporkan pada hari Jumat bahwa perusahaan energi AS pekan lalu menambah rig minyak dan gas alam untuk ketiga kalinya sejak November.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dihantui Ancaman 'Perang', Harga Minyak Mentah Lanjutkan Kenaikan

Dihantui Ancaman 'Perang', Harga Minyak Mentah Lanjutkan Kenaikan

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 11:15 WIB

Bahlil Anggap Target Lifting Minyak 1,6 Juta Barel Mustahil

Bahlil Anggap Target Lifting Minyak 1,6 Juta Barel Mustahil

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 18:02 WIB

Pasar Khawatir Aksi Militer AS ke Iran, Harga Minyak Kembali Menguat

Pasar Khawatir Aksi Militer AS ke Iran, Harga Minyak Kembali Menguat

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 10:54 WIB

Bahlil Jamin Sumur Rakyat Mulai Bisa Beroperasi Secara Legal

Bahlil Jamin Sumur Rakyat Mulai Bisa Beroperasi Secara Legal

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16 WIB

Pipa Bocor di Sumatera, RI Terancam Kehilangan Produksi Minyak 2 Juta Barel

Pipa Bocor di Sumatera, RI Terancam Kehilangan Produksi Minyak 2 Juta Barel

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 15:18 WIB

Tensi Greenland Mereda, Harga Minyak Dunia Menguat Tipis

Tensi Greenland Mereda, Harga Minyak Dunia Menguat Tipis

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 11:37 WIB

Terkini

Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Terancam Resesi: Di Semua Tempat Pada Belanja!

Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Terancam Resesi: Di Semua Tempat Pada Belanja!

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Bertemu Ray Dalio, Bahas Proyek Energi hingga Danantara

Prabowo Bertemu Ray Dalio, Bahas Proyek Energi hingga Danantara

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:43 WIB

Riset NEXT: Daya Beli Masyarakat Meningkat di Lebaran 2026, Uang Beredar Tembus Rp 1.370 T

Riset NEXT: Daya Beli Masyarakat Meningkat di Lebaran 2026, Uang Beredar Tembus Rp 1.370 T

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:33 WIB

Kapal Pertamina Terjebak di Tengah Perang Iran, Ini Nasib Pasokan BBM Indonesia

Kapal Pertamina Terjebak di Tengah Perang Iran, Ini Nasib Pasokan BBM Indonesia

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:59 WIB

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idul Fitri

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idul Fitri

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:54 WIB

Menteri Bahlil Pilih Berhati-hati Soal Pajak Ekspor Batu Bara

Menteri Bahlil Pilih Berhati-hati Soal Pajak Ekspor Batu Bara

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:21 WIB

THR ASN Belum Cair Semua, Purbaya: Kementerian dan Lembaga Lambat Mengajukan

THR ASN Belum Cair Semua, Purbaya: Kementerian dan Lembaga Lambat Mengajukan

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:01 WIB

Gejolak Global Meningkat, Perbankan Nasional Perkuat Prinsip Kehati-hatian

Gejolak Global Meningkat, Perbankan Nasional Perkuat Prinsip Kehati-hatian

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:50 WIB

Ketahanan Energi RI Diuji, Naikkan BBM atau Tambah Subsidi?

Ketahanan Energi RI Diuji, Naikkan BBM atau Tambah Subsidi?

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:36 WIB

Ungkap Ketimpangan ASN Kemenkeu, Purbaya Guyon Mau Potong Gaji Pegawai Pajak

Ungkap Ketimpangan ASN Kemenkeu, Purbaya Guyon Mau Potong Gaji Pegawai Pajak

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:33 WIB