Emas Global ke Level USD 5.100, Dipicu Pelemahan Dolar dan Isu Larangan China

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 10 Februari 2026 | 08:37 WIB
Emas Global ke Level USD 5.100, Dipicu Pelemahan Dolar dan Isu Larangan China
Emas (Pexels.com/Michael Steinberg)
  • Emas dan perak menguat signifikan didorong pelemahan Dolar AS dan kenaikan harga minyak mentah global.
  • Menteri Keuangan AS mengaitkan lonjakan harga emas dengan aktivitas spekulatif dan margin ketat trader di China.
  • Pasar menantikan data Ketenagakerjaan dan CPI AS, bersamaan dengan saran regulator China membatasi kepemilikan surat utang AS.

Suara.com - Emas dan perak kembali menjadi primadona investor yang mencari perlindungan (safe-haven) di tengah memanasnya berbagai isu global.

Pelemahan indeks Dolar AS yang cukup signifikan serta kenaikan harga minyak mentah menjadi katalis utama yang mendorong penguatan dua logam mulia tersebut.

Harga emas untuk kontrak pengiriman April terpantau melesat USD 120,00 hingga menyentuh level USD 5.100,00. Sementara itu, harga perak untuk kontrak Maret juga terbang tinggi dengan kenaikan USD 6,275 ke posisi USD 83,18.

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, dalam wawancara terbaru menyebutkan bahwa volatilitas ekstrem pada harga emas belakangan ini dipengaruhi oleh aktivitas trader di China.

"Pergerakan emas di China sudah agak tidak terkendali. Mereka terpaksa memperketat persyaratan margin. Bagi saya, emas terlihat seperti mengalami lonjakan spekulatif klasik," ujar Bessent kepada Fox News.

Pernyataan ini muncul merespons reli rekor logam mulia yang dipicu oleh pembelian spekulatif, gejolak geopolitik, dan kekhawatiran atas independensi Federal Reserve (The Fed).

Di sisi lain, data CFTC menunjukkan para manajer investasi sempat memangkas posisi beli (long) mereka hingga 23% pada pekan yang berakhir 3 Februari, menyusul penurunan harga emas terbesar dalam satu dekade terakhir pada akhir Januari lalu.

Dilansir via Kitco, Pasar kini tengah menanti dua data ekonomi penting dari Amerika Serikat yang jadwalnya berdekatan akibat sempat terjadinya penghentian operasional pemerintah (government shutdown):

Data Ketenagakerjaan (Rabu): Ekonom memprediksi penambahan 69.000 lapangan kerja pada Januari dengan tingkat pengangguran bertahan di angka 4,4% (level tertinggi dalam empat tahun).

Indeks Harga Konsumen/CPI (Jumat): Investor mencari bukti bahwa inflasi masih dalam tren menurun. Inflasi inti diprediksi akan tumbuh pada laju tahunan paling lambat sejak awal 2021.

Selain data ekonomi, sentimen pasar juga terguncang oleh laporan bahwa regulator China telah menyarankan lembaga keuangan domestiknya untuk membatasi kepemilikan surat utang AS (U.S. Treasuries).

Langkah ini diambil guna memitigasi risiko konsentrasi dan volatilitas pasar, meski diklaim tidak berkaitan dengan manuver geopolitik. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Naik Semua di Pegadaian, Galeri 24 dan UBS Kompak Menguat

Harga Emas Naik Semua di Pegadaian, Galeri 24 dan UBS Kompak Menguat

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 07:38 WIB

Pemerintah Cabut Izin 28 Perusahaan, Investor Asing Resah

Pemerintah Cabut Izin 28 Perusahaan, Investor Asing Resah

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 17:01 WIB

Nilai Tukar Rupiah Menguat Tipis di Senin Sore

Nilai Tukar Rupiah Menguat Tipis di Senin Sore

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 16:24 WIB

Harga Emas Stabil di Pegadaian, Pembeli Bisa Beli Tanpa Antre

Harga Emas Stabil di Pegadaian, Pembeli Bisa Beli Tanpa Antre

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 08:02 WIB

Emas ETF Global Diborong Investor Tembus 120 Ton, Efek Ancaman Perang Dunia?

Emas ETF Global Diborong Investor Tembus 120 Ton, Efek Ancaman Perang Dunia?

Bisnis | Minggu, 08 Februari 2026 | 13:13 WIB

Harga Emas Naik Pada Akhir Pekan, Galeri 24 dan UBS Kompak Meroket

Harga Emas Naik Pada Akhir Pekan, Galeri 24 dan UBS Kompak Meroket

Bisnis | Minggu, 08 Februari 2026 | 11:08 WIB

Terkini

Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik

Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:50 WIB

Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Terancam Resesi: Di Semua Tempat Pada Belanja!

Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Terancam Resesi: Di Semua Tempat Pada Belanja!

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Bertemu Ray Dalio, Bahas Proyek Energi hingga Danantara

Prabowo Bertemu Ray Dalio, Bahas Proyek Energi hingga Danantara

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:43 WIB

Riset NEXT: Daya Beli Masyarakat Meningkat di Lebaran 2026, Uang Beredar Tembus Rp 1.370 T

Riset NEXT: Daya Beli Masyarakat Meningkat di Lebaran 2026, Uang Beredar Tembus Rp 1.370 T

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:33 WIB

Kapal Pertamina Terjebak di Tengah Perang Iran, Ini Nasib Pasokan BBM Indonesia

Kapal Pertamina Terjebak di Tengah Perang Iran, Ini Nasib Pasokan BBM Indonesia

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:59 WIB

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idul Fitri

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idul Fitri

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:54 WIB

Menteri Bahlil Pilih Berhati-hati Soal Pajak Ekspor Batu Bara

Menteri Bahlil Pilih Berhati-hati Soal Pajak Ekspor Batu Bara

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:21 WIB

THR ASN Belum Cair Semua, Purbaya: Kementerian dan Lembaga Lambat Mengajukan

THR ASN Belum Cair Semua, Purbaya: Kementerian dan Lembaga Lambat Mengajukan

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:01 WIB

Gejolak Global Meningkat, Perbankan Nasional Perkuat Prinsip Kehati-hatian

Gejolak Global Meningkat, Perbankan Nasional Perkuat Prinsip Kehati-hatian

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:50 WIB

Ketahanan Energi RI Diuji, Naikkan BBM atau Tambah Subsidi?

Ketahanan Energi RI Diuji, Naikkan BBM atau Tambah Subsidi?

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:36 WIB