BCA Syariah Catat Pembiayaan Emas Meroket 200% Capai Rp 520 M di 2025

Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 10 Februari 2026 | 08:54 WIB
BCA Syariah Catat Pembiayaan Emas Meroket 200% Capai Rp 520 M di 2025
Pramuniaga menunjukkan emas batangan di sebuah gerai Galeri 24, Jakarta, Jumat (9/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Pembiayaan murabahah emas BCA Syariah tumbuh 238,1 persen hingga Desember 2025, mencapai nilai Rp 520 miliar.
  • BCA Syariah mempermudah akses pembiayaan emas melalui aplikasi mobile banking dan menambah vendor penyedia emas.
  • Total aset BCA Syariah pada akhir 2025 naik 15,4% menjadi Rp 19,2 triliun, fokus 2026 beralih ke segmen UMKM.

Suara.com - Pembiayaan murabahah emas PT Bank BCA Syariah mencatat pertumbuhan sepanjang 2025. Hingga Desember 2025, pembiayaan emas BCA Syariah melesat 238,1 persen secara tahunan (year on year/yoy) dengan nilai mencapai Rp 520 miliar.

VP Retail & Consumer Business BCA Syariah, Arief Mediadianto, mengatakan lonjakan pembiayaan emas sejalan dengan meningkatnya minat masyarakat berinvestasi pada instrumen yang dinilai lebih aman di tengah ketidakpastian ekonomi.

"Per Desember 2025 pembiayaan murabahah emas BCA Syariah tumbuh sebesar 238,1 persen secara tahunan dengan nilai mencapai Rp 520 miliar," ujar Arief seperti dikutip, Selasa (10/2/2026).

Pelayanan prima BCA Syariah untuk berbagai kebutuhan keuangan nasabah
Pelayanan prima BCA Syariah untuk berbagai kebutuhan keuangan nasabah

Menurut Arief, BCA Syariah melakukan sejumlah inisiatif untuk mendorong pertumbuhan pembiayaan emas, salah satunya dengan mempermudah akses bagi nasabah. Jika sebelumnya pengajuan pembiayaan harus dilakukan secara luring di kantor layanan, kini nasabah dapat mengakses pembiayaan emas melalui aplikasi mobile banking BCA Syariah, BSya.

Tak hanya itu, BCA Syariah juga memperluas kerja sama dengan berbagai penyedia emas. Kita bekerja sama juga dengan berbagai macam vendor-vendor penyedia emas. Awalnya yang paling populer hanya Antam, kemudian kita bekerja sama dengan Pegadaian, Galeri 24, hingga Hartadinata," beber Arief.

Di segmen konsumer secara keseluruhan, pembiayaan BCA Syariah secara total pembiayaan konsumer naik 47,1 persen menjadi Rp 2,1 triliun, dengan pembiayaan emas menyumbang sekitar 30 persen dari total portofolio konsumer.

Meski ekspansi pembiayaan emas terbilang agresif, Arief menegaskan kualitas pembiayaan tetap terjaga. Rasio pembiayaan bermasalah atau Non Performing Financing (NPF) berada di level 1,57 persen, jauh di bawah rata-rata industri.

"Strategi kehati-hatian menjadi kunci agar ekspansi tidak meningkatkan risiko," ungkapnya.

Secara keseluruhan, kinerja pembiayaan BCA Syariah hingga akhir 2025 menunjukkan tren positif. Total pembiayaan tumbuh 23,1 persen secara tahunan menjadi Rp 13,2 triliun. Pembiayaan komersial naik 20,3 persen menjadi Rp 10,1 triliun, sementara segmen usaha kecil dan menengah (SME) tumbuh 9,7 persen menjadi Rp946 miliar.

"Kalau kita masih ngomongin konsumer, so far masih ditopang sama pembiayaan emas. Kontribusinya mungkin sekitar 30-an persen," ucap Arief.

Aset BCA Syariah meningkat 15,4 persen menjadi Rp 19,2 triliun. Dana pihak ketiga (DPK) juga tumbuh 17,1 persen secara tahunan menjadi Rp 15,4 triliun.

Arief menambahkan, di tengah volatilitas ekonomi sepanjang 2025, BCA Syariah secara sengaja menjaga laju ekspansi agar tetap terkendali. Memasuki 2026, perseroan akan mengalihkan fokus pada penguatan segmen UMKM guna memperluas distribusi risiko dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan.

"Strateginya akan lebih banyak berfokus pada SME atau UMKM," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emas Global ke Level USD 5.100, Dipicu Pelemahan Dolar dan Isu Larangan China

Emas Global ke Level USD 5.100, Dipicu Pelemahan Dolar dan Isu Larangan China

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 08:37 WIB

Harga Emas Naik Semua di Pegadaian, Galeri 24 dan UBS Kompak Menguat

Harga Emas Naik Semua di Pegadaian, Galeri 24 dan UBS Kompak Menguat

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 07:38 WIB

Pemerintah Cabut Izin 28 Perusahaan, Investor Asing Resah

Pemerintah Cabut Izin 28 Perusahaan, Investor Asing Resah

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 17:01 WIB

Terkini

Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Terancam Resesi: Di Semua Tempat Pada Belanja!

Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Terancam Resesi: Di Semua Tempat Pada Belanja!

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Bertemu Ray Dalio, Bahas Proyek Energi hingga Danantara

Prabowo Bertemu Ray Dalio, Bahas Proyek Energi hingga Danantara

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:43 WIB

Riset NEXT: Daya Beli Masyarakat Meningkat di Lebaran 2026, Uang Beredar Tembus Rp 1.370 T

Riset NEXT: Daya Beli Masyarakat Meningkat di Lebaran 2026, Uang Beredar Tembus Rp 1.370 T

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:33 WIB

Kapal Pertamina Terjebak di Tengah Perang Iran, Ini Nasib Pasokan BBM Indonesia

Kapal Pertamina Terjebak di Tengah Perang Iran, Ini Nasib Pasokan BBM Indonesia

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:59 WIB

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idul Fitri

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idul Fitri

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:54 WIB

Menteri Bahlil Pilih Berhati-hati Soal Pajak Ekspor Batu Bara

Menteri Bahlil Pilih Berhati-hati Soal Pajak Ekspor Batu Bara

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:21 WIB

THR ASN Belum Cair Semua, Purbaya: Kementerian dan Lembaga Lambat Mengajukan

THR ASN Belum Cair Semua, Purbaya: Kementerian dan Lembaga Lambat Mengajukan

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:01 WIB

Gejolak Global Meningkat, Perbankan Nasional Perkuat Prinsip Kehati-hatian

Gejolak Global Meningkat, Perbankan Nasional Perkuat Prinsip Kehati-hatian

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:50 WIB

Ketahanan Energi RI Diuji, Naikkan BBM atau Tambah Subsidi?

Ketahanan Energi RI Diuji, Naikkan BBM atau Tambah Subsidi?

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:36 WIB

Ungkap Ketimpangan ASN Kemenkeu, Purbaya Guyon Mau Potong Gaji Pegawai Pajak

Ungkap Ketimpangan ASN Kemenkeu, Purbaya Guyon Mau Potong Gaji Pegawai Pajak

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:33 WIB