Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Purbaya Prihatin 99% Busana Muslim RI Produk Impor China, Siap Kasih Insentif Pengusaha Lokal

Dicky Prastya | Suara.com

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:14 WIB
Purbaya Prihatin 99% Busana Muslim RI Produk Impor China, Siap Kasih Insentif Pengusaha Lokal
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Dok. Kemenkeu]
  • Menteri Keuangan Purbaya meragukan klaim bahwa industri busana muslim syariah Indonesia adalah yang terbesar di dunia saat ini.
  • Purbaya mengungkapkan bahwa 99 persen produk busana muslim di pasar dalam negeri dikuasai oleh produsen dari Tiongkok.
  • Pemerintah berencana memberikan insentif serta mendorong pembentukan asosiasi untuk meningkatkan penguasaan pasar busana muslim lokal.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa miris dengan stigma industri syariah Indonesia, khususnya busana muslim, dianggap terbesar di dunia. Padahal kenyataannya tidak.

"Ada informasi bahwa, industri syariah kita, baju ya, terbesar di dunia. Ya kalau iya saya syukur, tapi kayaknya enggak begitu," kata Purbaya di acara Sharia Ekonomi Forum 2026, dikutip Selasa (16/2/2026).

Menkeu Purbaya bercerita kalau dirinya pernah datang ke pameran busana muslim yang digelar Bank Indonesia (BI). Ia sempat kagum dengan baju-baju syariah yang dipamerkan dalam acara tersebut.

Namun di pameran itu, ia mendapatkan laporan bahwa kenyataannya 99 persen baju-baju muslim dikuasai oleh produsen China, bukan Indonesia. Ia menduga kalau masuknya produk impor China ilegal itu juga karena ulah oknum pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu.

"Jadi mungkin dari China masuknya sebagian juga ilegal, karena orang Bea Cukai saya mungkin lalai," lanjutnya.

Maka dari itu Purbaya ingin melindungi pasar domestik agar produk buatan dalam negeri, khususnya busana muslim lokal, bisa menguasai pasar.

Koleksi busana muslim berbahan satin untuk keluarga rancangan brand fashion, kami. (Suara.com/Ririn Indriani)
Ilustrasi busana muslim. Foto: Koleksi busana muslim berbahan satin untuk keluarga rancangan brand fashion, kami. (Suara.com/Ririn Indriani)

Ia juga meminta para pengusaha ekonomi syariah untuk menciptakan iklim usaha yang baik mulai dari manajemen dan finansial agar mereka bisa menguasai pasar domestik. Bendahara Negara juga menyarankan para pelaku usaha untuk membentuk asosiasi ekonomi syariah.

"Pasar muslim besar, dan lain-lain. Cuma kalau kita lihat kondisi dalam negeri, agak memprihatinkan. Enggak ada kan? (Pemimpin asosiasi ekonomi syariah). Nah itu agenda besar, tapi pemimpinnya saja enggak ada, imamnya enggak ada dalam bisnis syariah. Jadi kita mesti serius memperbaiki itu," beber dia.

Purbaya lalu menyayangkan kenapa pengusaha lokal justru tidak menguasai pasar busana muslim, padahal Indonesia memiliki banyak umat Islam. Maka dari itu dia siap memberikan insentif apabila diperlukan.

"Kita tahu pasar kita besar. Orang islam makin lama makin banyak jumlahnya. Tapi kita tidak menguasai kapasitas produksi maupun keahlian dalam mengembangkan bisnis yang berbasis syariah. Saya sih mengundang teman-teman untuk membuat strategi kebijakan apa. Nanti diskusi dengan teman-teman di Kementerian Keuangan. Kalau bisa ada insentif yang kita berikan, kita akan berikan. Tapi diskusinya yang benar-benar ya," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta-fakta Toko Tiffany & Co Disegel Purbaya: Barang Selundupan Spanyol, Ada Kongkalikong Bea Cukai

Fakta-fakta Toko Tiffany & Co Disegel Purbaya: Barang Selundupan Spanyol, Ada Kongkalikong Bea Cukai

Bisnis | Selasa, 17 Februari 2026 | 12:20 WIB

Purbaya ke Fresh Graduate: Jangan Khawatir Lapangan Kerja, Ekonomi Sehat hingga 2033

Purbaya ke Fresh Graduate: Jangan Khawatir Lapangan Kerja, Ekonomi Sehat hingga 2033

Bisnis | Selasa, 17 Februari 2026 | 11:26 WIB

Purbaya Kebut Belanja Pemerintah Awal 2026: MBG Rp 62 T, THR ASN Rp 55 T, Bencana Sumatra Rp 6 T

Purbaya Kebut Belanja Pemerintah Awal 2026: MBG Rp 62 T, THR ASN Rp 55 T, Bencana Sumatra Rp 6 T

Bisnis | Selasa, 17 Februari 2026 | 11:12 WIB

Kisah Lung Lung Sang Peramal di Sudut Glodok: Membaca Waktu dan Harapan

Kisah Lung Lung Sang Peramal di Sudut Glodok: Membaca Waktu dan Harapan

Video | Selasa, 17 Februari 2026 | 13:00 WIB

Live Streaming: Kemeriahan Tahun Baru Imlek dari Petak Sembilan

Live Streaming: Kemeriahan Tahun Baru Imlek dari Petak Sembilan

Video | Selasa, 17 Februari 2026 | 09:57 WIB

Imigrasi Jakarta Selatan Tangkap DJ China dan Penari Thailand di Tempat Hiburan Malam

Imigrasi Jakarta Selatan Tangkap DJ China dan Penari Thailand di Tempat Hiburan Malam

News | Selasa, 17 Februari 2026 | 07:08 WIB

Terkini

Arus Petikemas IPC TPK Tembus 1,15 Juta TEUs, Priok Melejit 36 Persen

Arus Petikemas IPC TPK Tembus 1,15 Juta TEUs, Priok Melejit 36 Persen

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:13 WIB

Pemerintah Mau Ubah Sampah Lama di TPA Diubah Jadi BBM Lewat Teknologi Pirolisis

Pemerintah Mau Ubah Sampah Lama di TPA Diubah Jadi BBM Lewat Teknologi Pirolisis

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:00 WIB

Minyak Hampir USD120 per Barel, Dunia Masuk Era Suku Bunga Tinggi Lebih Lama

Minyak Hampir USD120 per Barel, Dunia Masuk Era Suku Bunga Tinggi Lebih Lama

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:59 WIB

Dari Purbaya Effect ke Purbaya Pretext: Ketika Optimisme Pasar Mulai Goyah

Dari Purbaya Effect ke Purbaya Pretext: Ketika Optimisme Pasar Mulai Goyah

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:27 WIB

Kali Kedua Dasco Sambangi Bursa Efek Indonesia, Minta Investor Jangan Kabur

Kali Kedua Dasco Sambangi Bursa Efek Indonesia, Minta Investor Jangan Kabur

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:18 WIB

Purbaya Gelontorkan Rp 2 Triliun per Hari demi Selamatkan Nilai Tukar Rupiah

Purbaya Gelontorkan Rp 2 Triliun per Hari demi Selamatkan Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:08 WIB

Dasco Mendadak ke Gedung BEI saat IHSG Merah Membara, Ucapannya Diharap Injeksi Sinyal Positif

Dasco Mendadak ke Gedung BEI saat IHSG Merah Membara, Ucapannya Diharap Injeksi Sinyal Positif

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:55 WIB

Pegang Kontrak Hingga 2040, MedcoEnergi Perpanjang Operasional di Oman

Pegang Kontrak Hingga 2040, MedcoEnergi Perpanjang Operasional di Oman

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:41 WIB

realme P4 Series Resmi Diumumkan, Bawa Baterai 10.000mAh dan AI Gaming Canggih

realme P4 Series Resmi Diumumkan, Bawa Baterai 10.000mAh dan AI Gaming Canggih

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:31 WIB

BBRI Tebar Kabar Baik saat IHSG Loyo, Saham Menguat Usai Diborong Asing

BBRI Tebar Kabar Baik saat IHSG Loyo, Saham Menguat Usai Diborong Asing

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:24 WIB