Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Deal Dagang Prabowo-Trump: Produk AS Bebas Bea Masuk, Barang RI Kena Tarif 19 Persen

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:24 WIB
Deal Dagang Prabowo-Trump: Produk AS Bebas Bea Masuk, Barang RI Kena Tarif 19 Persen
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bakal menandatangani kesepakatan dagang krusial bertajuk Agreement on Reciprocal Trade (ART) bersama Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Washington, pekan ini.
  • RI bebaskan tarif bea masuk produk AS, sementara produk RI ke AS dikenakan tarif resiprokal 19%.
  • Tarif 19% merupakan hasil negosiasi penurunan dari tarif awal 32% yang ditetapkan pemerintah AS.
  • Komoditas unggulan seperti CPO, kopi, dan kakao dapat pengecualian tarif masuk ke pasar Amerika.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bakal menandatangani kesepakatan dagang krusial bertajuk Agreement on Reciprocal Trade (ART) bersama Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Washington, pekan ini.

Kesepakatan ini memicu sorotan lantaran perbedaan tarif yang cukup mencolok bagi kedua negara.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, Indonesia berkomitmen membebaskan tarif bea masuk atau 0 persen bagi sebagian besar produk asal Negeri Paman Sam. Sebaliknya, AS menetapkan tarif resiprokal sebesar 19 persen untuk produk ekspor asal Indonesia.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian, Haryo Limanseto mengungkapkan, meski angka 19 persen terlihat tinggi, nominal tersebut sebenarnya merupakan hasil negosiasi yang alot.

"AS menurunkan tarif resiprokal atas produk Indonesia dari sebelumnya 32 persen menjadi 19 persen," ujar Haryo dalam keterangan tertulisnya dikutip Rabu (18/2/2026).

Meski dibayangi tarif belasan persen, pemerintah mengklaim berhasil mengamankan posisi komoditas strategis. AS sepakat memberikan pengecualian tarif bagi sejumlah komoditas unggulan ekspor Indonesia seperti minyak kelapa sawit (CPO), kopi, dan kakao.

Rangkaian kunjungan Presiden Prabowo yang didampingi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ini juga akan diisi dengan pertemuan bisnis kelas kakap. Fokus utamanya adalah memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global (global supply chain).

"Presiden mengarahkan agar setiap perundingan harus memperkuat industri nasional dan memastikan posisi tawar Indonesia tidak merugikan kepentingan nasional," tegas Haryo.

Sebelum terbang ke AS, Prabowo tercatat sempat mengumpulkan "tim ekonomi" di Hambalang, termasuk Menko Airlangga Hartarto dan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa untuk mematangkan strategi negosiasi agar industri domestik tetap terlindungi di tengah guyuran produk AS yang bebas bea masuk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vatikan Tolak Undangan Masuk Board of Peace

Vatikan Tolak Undangan Masuk Board of Peace

News | Rabu, 18 Februari 2026 | 14:00 WIB

Prabowo Berikan Bantuan Sapi Rp72,7 Miliar untuk Tradisi Meugang di Aceh

Prabowo Berikan Bantuan Sapi Rp72,7 Miliar untuk Tradisi Meugang di Aceh

News | Rabu, 18 Februari 2026 | 12:22 WIB

Sahur atau Buka, Kapan Waktu Terbaik Minum Kopi saat Puasa Ramadan? Ini Kata Dokter

Sahur atau Buka, Kapan Waktu Terbaik Minum Kopi saat Puasa Ramadan? Ini Kata Dokter

Lifestyle | Rabu, 18 Februari 2026 | 12:35 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB