Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Berkat Perjanjian Prabowo-Trump, AS Bisa Kuasai Mineral Kritis RI

Mohammad Fadil Djailani | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Jum'at, 20 Februari 2026 | 15:14 WIB
Berkat Perjanjian Prabowo-Trump, AS Bisa Kuasai Mineral Kritis RI
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump resmi menandatangani Agreement on Reciprocal Trade (ART) di Washington D.C., sebuah kesepakatan strategis yang bakal mengubah peta rantai pasok global. Foto ist.
  • Prabowo & Trump teken ART, perkuat rantai pasok mineral kritis RI-AS secara strategis.
  • RI hapus pembatasan ekspor mineral kritis dan tanah jarang khusus untuk pasar Amerika Serikat.
  • Fokus pada investasi hilirisasi, AS berkomitmen tanam modal di sektor pertambangan Indonesia.

Suara.com - Indonesia dan Amerika Serikat resmi membuka babak baru dalam hubungan ekonomi bilateral. Presiden Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump resmi menandatangani Agreement on Reciprocal Trade (ART) di Washington D.C., sebuah kesepakatan strategis yang bakal mengubah peta rantai pasok global.

Salah satu poin krusial dalam dokumen tersebut adalah pelonggaran arus ekspor mineral kritis dari Indonesia menuju Negeri Paman Sam.

Dalam kesepakatan yang dikutip pada Jumat (20/2/2026), Indonesia berkomitmen menghapus pembatasan ekspor komoditas industri tertentu ke AS guna memperkuat konektivitas rantai pasok kedua negara.

"Indonesia harus menghapus pembatasan ekspor ke Amerika Serikat atas komoditas industri, termasuk mineral kritis," bunyi salah satu poin penting dalam perjanjian tersebut.

Tak hanya soal ekspor, kesepakatan ini mewajibkan kedua negara meningkatkan kolaborasi demi menjamin percepatan pasokan mineral kritis yang aman, termasuk unsur tanah jarang (rare earths).

Indonesia diminta bersinergi dengan korporasi asal AS dalam ekosistem pertambangan, mulai dari pengolahan hingga produksi hilir yang berbasis pertimbangan komersial.

Merujuk pada Keputusan Menteri ESDM No. 296.K/MB.01/MEM.B/2023, daftar mineral kritis RI mencakup komoditas strategis seperti nikel, bauksit, tembaga, hingga logam tanah jarang.

Menanggapi hal ini, Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menegaskan bahwa poin-poin dalam ART lebih menitikberatkan pada komitmen investasi Amerika Serikat di tanah air, bukan sekadar pengiriman bahan mentah secara cuma-cuma.

"Itu lebih di bidang investasi ya, mereka akan berinvestasi di Indonesia. Untuk detailnya akan dibahas lebih lanjut lagi nanti," ujar Anggia singkat.

Langkah ini dipandang sebagai sinyal kuat bahwa Indonesia mulai melunak dalam kebijakan ekspor demi menarik raksasa teknologi dan industri otomotif AS untuk membangun basis produksi di dalam negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tekstil RI Bebas Tarif ke AS, 4 Juta Pekerja Bisa Bernapas Lega

Tekstil RI Bebas Tarif ke AS, 4 Juta Pekerja Bisa Bernapas Lega

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 15:08 WIB

Deal Dagang Prabowo-Trump: Hilirisasi hingga Perpanjangan Freeport jadi 'Gula-gula' Pemerintah RI

Deal Dagang Prabowo-Trump: Hilirisasi hingga Perpanjangan Freeport jadi 'Gula-gula' Pemerintah RI

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 14:38 WIB

Negosiasi Dagang Rampung, RI Siap Borong Produk Energi AS Senilai Rp235 Triliun

Negosiasi Dagang Rampung, RI Siap Borong Produk Energi AS Senilai Rp235 Triliun

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 14:11 WIB

Terkini

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB