Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.986,497
LQ45 594,918
Srikehati 295,219
JII 350,443
USD/IDR 17.983

Bukan Sekadar Data, Timing Berita Jadi 'Senjata Rahasia' Trader Cuan di Pasar Modal

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 20 Februari 2026 | 18:08 WIB
Bukan Sekadar Data, Timing Berita Jadi 'Senjata Rahasia' Trader Cuan di Pasar Modal
Sejumlah finalis Putri Indonesia 2026 melihat grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Treasury BTN, Jakarta, Senin (2/2/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj]
baca 10 detik
  • Informasi tanpa kecepatan eksekusi hanya menjadi data basi bagi trader.
  • Sentimen investor lebih dominan menggerakkan pasar dibanding angka statistik mentah.
  • Investor pro lebih percaya riset broker dibanding opini finfluencer.

Suara.com - Di tengah dinamisnya pasar keuangan global, informasi mentah kini tak lagi menjadi jaminan keuntungan. Bagi para pelaku pasar, kekuatan sesungguhnya bukan lagi terletak pada apa yang mereka ketahui, melainkan seberapa cepat mereka bereaksi terhadap momentum tersebut.

Broker global independen, Kar Yong Ang, Elev8 Analyst mengungkapkan bahwa memantau pergerakan berita (news monitoring) telah berevolusi menjadi "kekuatan super" bagi seorang trader. Mengandalkan ringkasan keputusan bank sentral sehari setelah kejadian mungkin cukup bagi investor jangka menengah, namun bagi day trader, itu adalah resep menuju kegagalan karena momentum telah menguap.

"Tanpa informasi yang tepat waktu, strategi paling matang sekalipun bisa kandas. Trader tanpa informasi berita ibarat anak kucing buta yang menavigasi jalan raya yang ramai; mereka terpapar risiko yang sebenarnya bisa diantisipasi," tulis analisis Kar Yong Ang, dikutip Jumat (20/2/2026).

Elev8 menyoroti tiga alasan fundamental mengapa berita menjadi navigasi utama di pasar:

1. Volatilitas Mengikuti Narasi

Pasar seringkali tidak merespons data secara mentah, melainkan bagaimana data tersebut diinterpretasikan. Sebagai contoh, rilis data inflasi (CPI) bisa saja diabaikan pasar jika isu geopolitik sedang mendominasi obrolan investor. Sebaliknya, jika inflasi jadi fokus utama, pergeseran angka sekecil apa pun bisa memicu stop loss massal.

2. Fenomena 'Buy the Rumor, Sell the News'

Pasar keuangan bersifat prospektif atau melihat ke depan. Harga aset seringkali sudah naik jauh sebelum pengumuman resmi (seperti laporan keuangan atau bunga acuan) karena spekulasi. Begitu berita resmi keluar, harga justru berbalik turun karena trader melakukan aksi ambil untung (profit taking).

3. Mewaspadai Risiko 'Grey Swan'

baca juga

Kesadaran akan berita membantu trader mengidentifikasi risiko yang sudah terlihat namun belum terwujud (grey swan). Contoh nyatanya adalah fenomena "melawan The Fed" pada 2013-2015, di mana banyak trader gagal saat melakukan short selling karena mereka mengabaikan narasi pelonggaran kebijakan bank sentral yang sangat kuat.

Menariknya, riset dari Yayasan FINRA menunjukkan bahwa 26% investor—terutama pemula dengan pengalaman di bawah dua tahun—masih sangat bergantung pada influencer media sosial (finfluencer) dalam mengambil keputusan.

Namun, investor berpengalaman cenderung menghindari opini subjektif tersebut. Mereka lebih mempercayai data dan alat analisis yang disediakan oleh perusahaan broker resmi.

"Broker seperti Elev8 menjembatani celah ini dengan menyediakan data real-time dan interpretasi ahli. Ini membantu trader memahami dampak peristiwa ekonomi secara objektif, bukan sekadar mengikuti tren media sosial yang berisiko tinggi," tutup laporan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Berakhir Meloyo pada Jumat Sore, 401 Saham Memerah

IHSG Berakhir Meloyo pada Jumat Sore, 401 Saham Memerah

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 17:11 WIB

Saham Emiten Operator Klub Malam Ini Kena Suspensi di Bulan Ramadan, Ada Apa?

Saham Emiten Operator Klub Malam Ini Kena Suspensi di Bulan Ramadan, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 11:15 WIB

Emiten RI Bidik Kursi Raksasa Fastener Dunia, Incar Pasar UAE hingga AS

Emiten RI Bidik Kursi Raksasa Fastener Dunia, Incar Pasar UAE hingga AS

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 10:58 WIB

Terkini

Selaras dengan Danantara, BTN Perkuat Transformasi Bisnis dan Bukukan Kinerja di Atas Rata-Rata

Selaras dengan Danantara, BTN Perkuat Transformasi Bisnis dan Bukukan Kinerja di Atas Rata-Rata

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:02 WIB

BACH dan EMMI Resmi Jadi Emiten BEI, Dana IPO Difokuskan untuk Ekspansi Bisnis

BACH dan EMMI Resmi Jadi Emiten BEI, Dana IPO Difokuskan untuk Ekspansi Bisnis

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:44 WIB

Rupiah Melemah, Dolar AS Mulai Dekati Level Rp18.000

Rupiah Melemah, Dolar AS Mulai Dekati Level Rp18.000

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:41 WIB

Ketegangan AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Akibat Kekhawatiran Gangguan Pasokan

Ketegangan AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Akibat Kekhawatiran Gangguan Pasokan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:32 WIB

Gagal Bayar Meningkat, Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp103,73 Triliun

Gagal Bayar Meningkat, Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp103,73 Triliun

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 08:38 WIB

Titipan Politik di Kursi Komisaris dan Direksi Makin Kuat di BUMN, Ini Datanya

Titipan Politik di Kursi Komisaris dan Direksi Makin Kuat di BUMN, Ini Datanya

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 08:05 WIB

Modal Asing yang Kabur dari Pasar Modal Tembus Rp19,63 Triliun, Apa Penyebabnya?

Modal Asing yang Kabur dari Pasar Modal Tembus Rp19,63 Triliun, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:57 WIB

Panen Raya Jadi Bukti! Teknologi Benih Dongkrak Produktivitas Jagung

Panen Raya Jadi Bukti! Teknologi Benih Dongkrak Produktivitas Jagung

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:33 WIB

OJK Tutup 36.191 Rekening Judi Online, Perbankan Diminta Perketat Pengawasan

OJK Tutup 36.191 Rekening Judi Online, Perbankan Diminta Perketat Pengawasan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:27 WIB

Kementerian PU Jelaskan Kunker Menteri Dody dan Keluarga ke New York Jelang Final Piala Dunia

Kementerian PU Jelaskan Kunker Menteri Dody dan Keluarga ke New York Jelang Final Piala Dunia

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:14 WIB

×