Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Rupiah Keok Lawan Dolar AS ke Level Rp16.835

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Selasa, 24 Februari 2026 | 09:42 WIB
Rupiah Keok Lawan Dolar AS ke Level Rp16.835
Ilustrasi Dolar AS Naik. (Freepik)
  • Rupiah melemah di pembukaan Selasa (24/2/2026) menjadi Rp16.835 per dolar AS, turun 0,20 persen dari penutupan sebelumnya.
  • Analis menyatakan pelemahan rupiah dipicu oleh penguatan dolar AS akibat data ekonomi dan manufaktur yang kuat.
  • Ancaman penerapan tarif baru oleh Trump sebesar 15 persen menambah tekanan pada pergerakan nilai tukar rupiah saat ini.

Suara.com - Pergerakan nilai tukar rupiah berbalik melemah pada pembukaan hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Selasa (24/2/2026) dibuka Rp16.835 per dolar Amerika Serikat (AS).

Pelemahan ini membuat mata uang garuda masuk di zona merah dan turun 0,20 persen dibanding penutupan pada Senin (23/2/2026) yang berada di level Rp16.802 dolar AS.

Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.818 per dolar AS. Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan pelemahan rupiah karena faktor global.

"Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS yang rebound setelah data menunjukkan aktivitas ekonomi dan manufaktur AS yg lebih kuat dari perkiraan," katanya saat dihubungi Suara.com.

Dia pun mewaspadai mengenai ancaman tarif baru yang membuat rupiah tertekan. Hal ini perlu diantisipasi pemerintah agar mata uang garuda tidak melemah lebih dalam.

"Ancaman tarif baru Trump 15 persen juga ikut membebani range 16.750-16.900," jelasnya.

Sementara itu, mayoritas uang Asia juga melemah.Yen Jepang menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,26 persen. Disusul, won Korea Selatan yang ambles 0,23 persen.

Selanjutnya ada baht Thailand yang tertekan 0,22 persen dan peso Filipina terkoreksi 0,19 persen. Lalu, ringgit Malaysia terdepresiasi 0,18 persen.

Diikuti dolar Taiwan turun 0,16 persen dan dolar Singapura melemah tipis 0,08 persen terhadap the greenback pada pagi ini. Sedangkan, yuan China menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah naik 0,1 persen. Diikuti, dolar Hongkong yang melemah tipis 0,006 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nilai Tukar Rupiah Menguat Tipis di Senin Sore

Nilai Tukar Rupiah Menguat Tipis di Senin Sore

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 16:24 WIB

Dolar AS Tertekan, Rupiah Menguat Tipis ke Level Rp16.869

Dolar AS Tertekan, Rupiah Menguat Tipis ke Level Rp16.869

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 09:36 WIB

IHSG dan Rupiah Rontok Gara-gara Moody's, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

IHSG dan Rupiah Rontok Gara-gara Moody's, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 19:27 WIB

Rupiah Kian Loyo di Rp16.876, Imbas Sentimen Domestik dan Downgrade Moodys

Rupiah Kian Loyo di Rp16.876, Imbas Sentimen Domestik dan Downgrade Moodys

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 16:17 WIB

Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa RI Anjlok Rp32 Triliun

Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa RI Anjlok Rp32 Triliun

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 10:39 WIB

Rupiah Amblas Imbas Moody's Kasih Rating Negatif ke Indonesia

Rupiah Amblas Imbas Moody's Kasih Rating Negatif ke Indonesia

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 09:58 WIB

Terkini

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:32 WIB

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:35 WIB

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:27 WIB

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:16 WIB