Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Indonesia Terbitkan Obligasi Euro dan Yuan, Gangdeng Tiga Bank Terkemuka

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 25 Februari 2026 | 13:50 WIB
Indonesia Terbitkan Obligasi Euro dan Yuan, Gangdeng Tiga Bank Terkemuka
Ilustrasi Yuan [Unsplash/Timon]
  • Pemerintah Indonesia merencanakan penerbitan surat utang di pasar internasional menggunakan mata uang Euro dan Yuan offshore.
  • Bank of China (Hong Kong), Deutsche Bank, dan HSBC ditunjuk sebagai manajer utama untuk mengawal emisi obligasi tersebut.
  • Obligasi Euro dan Yuan akan ditawarkan terpisah dengan tenor bervariasi, diharapkan mendapat peringkat investasi dari lembaga pemeringkat.

Suara.com - Pemerintah Indonesia secara resmi memulai langkah strategis untuk menghimpun dana di pasar internasional melalui rencana penerbitan surat utang dalam dua mata uang asing, yakni Euro dan Yuan offshore.

Berdasarkan dokumen awal tertanggal Selasa (24/2/2026), pemerintah telah menunjuk tiga institusi keuangan raksasa dunia untuk mengawal proses emisi ini.

Ketiga bank yang ditunjuk sebagai joint lead managers sekaligus joint bookrunners adalah Bank of China (Hong Kong), Deutsche Bank, dan HSBC.

Penunjukan ini menegaskan upaya pemerintah dalam menjaga diversifikasi sumber pembiayaan negara di tengah dinamika ekonomi global.

Penawaran dan Tenor Obligasi

Meskipun ukuran final, tingkat kupon, dan harga belum diputuskan, dokumen awal mengungkapkan bahwa masing-masing mata uang akan dibagi ke dalam tiga seri atau tranche.

Menariknya, penawaran obligasi Euro dan Yuan ini merupakan dua transaksi yang terpisah dan tidak saling bergantung satu sama lain.

Berikut adalah rincian tenor (jangka waktu) yang direncanakan:

  1. Obligasi Offshore Yuan: Dirancang dengan durasi 3 tahun, 5 tahun, dan 10 tahun.
  2. Obligasi Denominasi Euro: Memiliki target jangka menengah hingga panjang, yakni 8 tahun, 12 tahun, dan 20 tahun.

Pemerintah juga telah menjadwalkan pertemuan dengan para investor global (global investor call) pada Selasa kemarin, dengan estimasi transaksi yang dapat dieksekusi paling cepat pada Rabu ini.

Kepercayaan pasar internasional terhadap instrumen utang Indonesia tetap solid. Surat utang terbaru ini diperkirakan akan menyandang peringkat layak investasi (investment grade) dari lembaga pemeringkat kredit terkemuka dunia:

Moody’s: Memproyeksikan peringkat Baa2.

Standard & Poor’s (S&P): Memproyeksikan peringkat BBB.

Fitch Ratings: Memproyeksikan peringkat BBB.

Peringkat ini mencerminkan stabilitas ekonomi makro Indonesia yang dinilai mampu memenuhi kewajiban finansialnya dalam jangka panjang.

Langkah penerbitan obligasi dalam mata uang non-dolar AS ini dipandang sebagai strategi cerdas untuk memperluas basis investor dan mengurangi ketergantungan pada satu mata uang tertentu.

Penggunaan Yuan offshore juga sejalan dengan tren global dalam memperkuat hubungan perdagangan dan finansial dengan kawasan Asia Timur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Napoli Renovasi Stadion Diego Maradona: Lintas Atletik Dibongkar, Telan Dana Rp3,5 T

Napoli Renovasi Stadion Diego Maradona: Lintas Atletik Dibongkar, Telan Dana Rp3,5 T

Bola | Kamis, 12 Februari 2026 | 21:45 WIB

Permintaan Obligasi Indonesia Turun ke Titik Terendah dalam Setahun Terakhir

Permintaan Obligasi Indonesia Turun ke Titik Terendah dalam Setahun Terakhir

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 20:29 WIB

Danantara Bikin BUMN Tambang Baru, Purbaya Sebut Lebih Untung Daripada Beli Obligasi

Danantara Bikin BUMN Tambang Baru, Purbaya Sebut Lebih Untung Daripada Beli Obligasi

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 15:20 WIB

Kemenkeu Terbitkan SBN Pertama 2026, Incar Dana Rp 25 Triliun

Kemenkeu Terbitkan SBN Pertama 2026, Incar Dana Rp 25 Triliun

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 16:11 WIB

Mengenal ORI029: Imbal Hasil Tetap Hingga 6 Tahun dan Cara Beli

Mengenal ORI029: Imbal Hasil Tetap Hingga 6 Tahun dan Cara Beli

Bisnis | Minggu, 25 Januari 2026 | 09:55 WIB

Togi Sitindaon Ungkap Mandat Penjualan Obligasi dan MTN di Sidang Perdata

Togi Sitindaon Ungkap Mandat Penjualan Obligasi dan MTN di Sidang Perdata

Foto | Kamis, 22 Januari 2026 | 19:40 WIB

Terkini

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:35 WIB

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:27 WIB

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:16 WIB

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:28 WIB

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:05 WIB