Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.745.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bank Maybank Indonesia Hanya Raup Laba Rp1,66 Triliun di Tahun 2025

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Kamis, 26 Februari 2026 | 07:27 WIB
Bank Maybank Indonesia Hanya Raup Laba Rp1,66 Triliun di Tahun 2025
Bank Maybank Indonesia
  • Maybank Indonesia mencatat laba sebelum pajak Rp2,22 triliun (tumbuh 38,9%) dan PATAMI Rp1,66 triliun pada tahun buku berakhir 31 Desember 2025.
  • Peningkatan profitabilitas didukung penurunan biaya provisi, pengelolaan biaya efisien, dan pertumbuhan pendapatan nonbunga 8,1 persen.
  • Presiden Direktur menggarisbawahi fokus pada kualitas pendapatan, manajemen risiko kuat, dan neraca yang lebih resilien sepanjang 2025.

Suara.com - PT Bank Maybank Indonesia Tbk. (Maybank Indonesia) mencatatkan kinerja keuangan solid sepanjang Tahun Buku 2025 yang berakhir pada 31 Desember 2025.

Perseroan membukukan laba sebelum pajak (PBT) sebesar Rp2,22 triliun atau tumbuh 38,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sedangkan, laba setelah pajak dan kepentingan nonpengendali (PATAMI) turut meningkat 48,5 persen menjadi Rp1,66 triliun. Kenaikan tersebut ditopang oleh penurunan biaya provisi serta pengelolaan biaya yang semakin efisien.

Presiden Direktur Maybank Indonesia, Steffano Ridwan, mengatakan bahwa 2025 menjadi momentum untuk memperkuat profitabilitas dan fundamental perseroan di tengah kondisi pasar yang penuh ketidakpastian.

“Sepanjang 2025, kami berfokus meningkatkan kualitas pendapatan yang berkelanjutan di berbagai lini bisnis. Kami juga disiplin mengelola biaya dan mengoptimalkan struktur pendanaan dengan pengelolaan risiko yang kuat, sehingga profitabilitas meningkat disertai kualitas aset yang semakin sehat serta neraca yang lebih resilien,” jelas Steffano dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (26/2/2026).

Pendapatan bunga bersih (NII) tumbuh 1,6 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), didukung penerapan risk-based pricing yang disiplin dan pergeseran komposisi pendanaan ke sumber dana yang lebih efisien. Marjin bunga bersih (NIM) tercatat sebesar 4,3 persen.

Presiden Direktur Maybank Indonesia, Steffano Ridwan di Jakarta Selatan, Kamis (8/1/2026). [Suara.com/Rina]
Presiden Direktur Maybank Indonesia, Steffano Ridwan. [Suara.com/Rina]

Di sisi lain, pendapatan nonbunga (NOII) meningkat 8,1 persen, terutama didorong perbaikan kinerja Global Markets yang menyumbang Rp441 miliar, serta kontribusi dari asset recovery dan wealth management.

Secara keseluruhan, gross operating income (GOI) naik 3,1 persen yoy menjadi Rp9,55 triliun.

Efisiensi operasional juga menunjukkan perbaikan. Beban overhead hanya meningkat 2,4 persen, lebih rendah dibandingkan kenaikan 8,5 persen pada tahun sebelumnya. Rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) tercatat 86,3 persen.

Laba operasional sebelum provisi (PPOP) tumbuh 4,8 persen yoy menjadi Rp3,10 triliun. Sementara itu, beban pencadangan turun signifikan 28,7 persen seiring pengelolaan kredit yang prudent dan penurunan impairment charges pada 2025.

Pada Kuartal IV 2025, PBT tercatat Rp922 miliar, meningkat 22,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Secara kuartalan, PBT melonjak 72,7 persen dibandingkan Kuartal III 2025, didorong pertumbuhan NII sebesar 2,7 persen dan NOII sebesar 23,8 persen.

Ke depan, Maybank Indonesia akan terus berjalan selaras dengan arah strategis grup sebagai salah satu home market, dengan fokus pada penyediaan solusi keuangan berorientasi nasabah, pertumbuhan bisnis yang disiplin, serta penciptaan nilai jangka panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Solusi Masalah e-Kinerja BKN 2026: Data Tidak Sinkron, Gagal Login, hingga SKP Guru

Solusi Masalah e-Kinerja BKN 2026: Data Tidak Sinkron, Gagal Login, hingga SKP Guru

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 11:40 WIB

Alasan ASN Wajib Laporkan Aktivitas Kerja Harian via E-Kinerja BKN

Alasan ASN Wajib Laporkan Aktivitas Kerja Harian via E-Kinerja BKN

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 12:34 WIB

Cara Input Progres Harian di E-Kinerja BKN

Cara Input Progres Harian di E-Kinerja BKN

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 11:55 WIB

Apa Itu e-Kinerja BKN? Ini Cara Akses dan Fungsinya dalam Pembuatan SKP

Apa Itu e-Kinerja BKN? Ini Cara Akses dan Fungsinya dalam Pembuatan SKP

Bisnis | Kamis, 18 Desember 2025 | 12:31 WIB

WSBP Catat Kontrak Baru Rp1,3 Triliun hingga November 2025, Perkuat Transformasi Bisnis dan Keuangan

WSBP Catat Kontrak Baru Rp1,3 Triliun hingga November 2025, Perkuat Transformasi Bisnis dan Keuangan

Bisnis | Rabu, 10 Desember 2025 | 22:14 WIB

Strategi BRI Perkuat Bisnis Bullion dan Layanan Emas: Bagian Transformasi BRIVolution Reignite

Strategi BRI Perkuat Bisnis Bullion dan Layanan Emas: Bagian Transformasi BRIVolution Reignite

Bisnis | Minggu, 07 Desember 2025 | 20:26 WIB

Terkini

Fakta-fakta Buyback ASLC, Harga Sahamnya Masih Tertahan di Level Rp70

Fakta-fakta Buyback ASLC, Harga Sahamnya Masih Tertahan di Level Rp70

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 08:15 WIB

BEI Cabut Suspensi Saham MSIN dan ASPR, Cek Jadwal Perdagangannya!

BEI Cabut Suspensi Saham MSIN dan ASPR, Cek Jadwal Perdagangannya!

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 08:12 WIB

Bank Indonesia Sebut Ekonomi Indonesia Dipandang Positif Investor Global, Apa Buktinya?

Bank Indonesia Sebut Ekonomi Indonesia Dipandang Positif Investor Global, Apa Buktinya?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 07:47 WIB

Bahlil Diminta Kaji Wacana Penghentian Restitusi Pajak Sektor Tambang

Bahlil Diminta Kaji Wacana Penghentian Restitusi Pajak Sektor Tambang

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 07:43 WIB

Putusan KPPU Soal Pindar Tuai Polemik, Investor Fintech Disebut Bisa Hengkang

Putusan KPPU Soal Pindar Tuai Polemik, Investor Fintech Disebut Bisa Hengkang

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 07:39 WIB

Investor Masa Bodoh dengan Perang, Wall Street Terus Meluncur Naik

Investor Masa Bodoh dengan Perang, Wall Street Terus Meluncur Naik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 07:16 WIB

Transformasi SDM, Layanan Logistik RI Mulai Berstandar Global

Transformasi SDM, Layanan Logistik RI Mulai Berstandar Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 07:04 WIB

Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan

Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 23:25 WIB

Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK

Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 23:15 WIB

Ketahanan Ekonomi Indonesia Raih Pengakuan Internasional di Tengah Ujian Geopolitik

Ketahanan Ekonomi Indonesia Raih Pengakuan Internasional di Tengah Ujian Geopolitik

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 22:21 WIB