Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.565.000
Beli Rp2.437.000
IHSG 6.039,521
LQ45 598,887
Srikehati 293,773
JII 363,965
USD/IDR 18.094

Riset Ungkap Fakta di Balik Kritik Medsos Soal MBG

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 27 Februari 2026 | 13:27 WIB
Riset Ungkap Fakta di Balik Kritik Medsos Soal MBG
Ahli gizi menyiapkan paket makanan menu kuliner nusantara untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dipan Tanjunganom, Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (8/1/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Mada/nz]
baca 10 detik
  • 80% anak lebih rutin makan bergizi dan 55% tidak lagi pilih-pilih makanan.
  • 66,4% siswa lebih semangat belajar berkat peningkatan fokus dan energi.
  • Program MBG efektif penuhi gizi anak dari keluarga prasejahtera hingga menengah.

Suara.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto genap berjalan satu tahun. Meski kerap dihujani kritik tajam dan narasi negatif di jagat media sosial terkait kualitas nutrisi, temuan terbaru di lapangan justru mengungkap fakta yang berbanding terbalik.

Hasil kajian Research Institute of Socio-Economic Development (RISED) menunjukkan bahwa MBG tidak hanya sekadar mengisi perut, tetapi telah memicu revolusi kebiasaan positif pada anak-anak Indonesia. Berdasarkan survei terhadap 1.800 orang tua, sekitar 80% responden menyatakan anak-anak mereka kini lebih rutin mengonsumsi makanan bergizi.

Direktur RISED, M. Fajar Rachmadi, mengungkapkan bahwa program ini memberikan ketenangan bagi keluarga prasejahtera. Menariknya, MBG perlahan menghapus sifat "pilih-pilih makanan" pada anak.

"Survei kami menunjukkan 55% orang tua setuju kebiasaan anaknya berubah menjadi tidak picky eater setelah adanya program MBG. Orang tua merasa aman karena yakin anak-anak mereka mendapat asupan bergizi secara rutin di sekolah," ujar Fajar dalam keterangannya, baru-baru ini.

Dukungan terhadap program ini juga datang dari sisi medis. Spesialis Penyakit Dalam, dr. Andi Khomeini Takdir, Sp.PD-KPsi, menilai paparan menu beragam setiap hari sangat efektif membentuk pola makan sehat sejak dini. Menurutnya, masalah gizi tidak hanya menghantui kelas ekonomi bawah, tapi juga menengah ke atas yang sering kali salah dalam memilih jenis asupan.

"MBG ini idenya sangat bagus. Banyak masyarakat kita tidak mampu mencukupi gizi, tapi ada juga yang secara ekonomi mampu namun yang dimakan bukan makanan sehat. Intervensi ini adalah langkah tepat untuk memperbaiki itu," tegas dr. Andi.

Tak hanya RISED, Laboratorium Sosiologi Universitas Indonesia (LabSosio UI) juga mencatat dampak signifikan pada aspek pendidikan. Sebanyak 66,4% murid mengaku jauh lebih bersemangat mengikuti pelajaran setelah menyantap menu MBG.

Asupan gizi yang terjaga terbukti linier dengan peningkatan konsentrasi dan motivasi belajar di kelas. Hal ini diamini oleh Sientje Martentji Ajomi, Kepala SD Negeri 24 Rufei Kota Sorong.

"Anak-anak kini lebih aktif bertanya, lebih fokus, dan jauh lebih ceria sepanjang hari di sekolah," ungkap Sientje.

baca juga

Data-data ilmiah ini seolah menjadi jawaban atas keraguan publik. Dengan skor persepsi mencapai 4,30 dari kelompok sosial ekonomi rendah, MBG terbukti menjadi instrumen krusial dalam memperkecil jurang ketimpangan gizi di tanah air.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PDIP Larang Keras Kadernya Cari Untung dari Program MBG, Apa Alasannya?

PDIP Larang Keras Kadernya Cari Untung dari Program MBG, Apa Alasannya?

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 13:01 WIB

5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab

5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab

Health | Jum'at, 27 Februari 2026 | 11:58 WIB

Model Baru MBG Lansia: Dimasak di SPPG, Diantar Pokmas dan Pendamping Sosial

Model Baru MBG Lansia: Dimasak di SPPG, Diantar Pokmas dan Pendamping Sosial

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 16:43 WIB

Terkini

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:59 WIB

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:44 WIB

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:34 WIB

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:11 WIB

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:56 WIB

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:34 WIB

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:07 WIB

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:01 WIB

×