Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Krisis Batu Bara Ancam PLTU, Pasokan Listrik Aman?

Achmad Fauzi | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Jum'at, 27 Februari 2026 | 20:33 WIB
Krisis Batu Bara Ancam PLTU, Pasokan Listrik Aman?
PLTU Suralaya Banten. (Suara.com/Yandi Sofyan)
  • Wamen ESDM Yuliot Tanjung menanggapi krisis batu bara PLTU yang mengancam ketahanan listrik nasional Indonesia.
  • Kementerian ESDM berkoordinasi dengan PLN mendata PLTU mendesak untuk memastikan terpenuhinya kuota DMO 30 persen.
  • Masalah utama fokus pada kelancaran distribusi batu bara dari tambang ke PLTU agar cadangan energi terjaga.

Suara.com - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung, angkat bicara mengenai krisis batu bara di sejumlah pembangkit listrik tenaga batubara (PLTU) yang mengancam ketahanan listrik nasional. 

Hal tersebut terjadi di tengah rencana pemerintah memangkas produksi batubara, dan belum diterbitkannya Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2026.

Yuliot mengatakan telah berkoordinasi dengan PLN untuk mendata pembangkit-pembangkit yang mengalami kekurangan batu bara. 

"Ini agar PLN itu menyampaikan, itu pembangkit-pembangkit mana yang urgent dan juga untuk kebutuhan tersebut," ujarnya saat ditemui wartawan di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta pada Jumat (27/2/2026). 

Wamen ESDM, Yuliot Tanjung. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].
Wamen ESDM, Yuliot Tanjung. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].

Yuliot menyampaikan bahwa kuota kewajiban pemenuhan dalam negeri atau Domestic Market Obligation (DMO) telah ditetapkan sekitar 30 persen dari total produksi untuk memenuhi kebutuhan pembangkit listrik di dalam negeri.

"Jadi, secara kebutuhan itu seharusnya mencukupi," kata Yuliot. 

Dia menyebut bahwa inti permasalahannya terletak pada kelancaran distribusi dari lokasi tambang ke pembangkit agar sesuai dengan kebutuhan. Dia memberi contoh bahwa setiap pembangkit memiliki standar cadangan energi primer minimal untuk 20 hari. 

"Jadi, kalau sudah berkurang dari 20 hari, bagaimana sistem order ini disampaikan, dan juga berdasarkan RKAB yang ada itu juga nanti akan dilihat. Dan dalam ini proses pengadaan itu jangan sampai itu terjadi keterlambatan," ujarnya.

Yuliot memastikan bahwa ketersediaan listrik nasional menjadi perhatian utama Kementerian ESDM.

"Pak Menteri pun itu menjadi konsen beliau, itu jangan sampai ini pembangkit di dalam negeri energi primernya itu ada terganggu," katanya. 

"Energi primer kan bukan hanya batubara tetapi juga yang terkait dengan ketersediaan LNG bagi pembangkit dan juga yang disalurkan melalui gas pipa itu juga menjadi prioritas kami," pungkasnya.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ESDM Lobi-lobi AS Agar Sel Paner Surya RI Tak Kena Bea Masuk 104%

ESDM Lobi-lobi AS Agar Sel Paner Surya RI Tak Kena Bea Masuk 104%

Bisnis | Jum'at, 27 Februari 2026 | 17:02 WIB

ESDM Tetap Gaspol Impor Migas USD 15 Miliar dari AS, Meski Ada Pembatalan Tarif

ESDM Tetap Gaspol Impor Migas USD 15 Miliar dari AS, Meski Ada Pembatalan Tarif

Bisnis | Jum'at, 27 Februari 2026 | 14:46 WIB

Perkuat Fondasi Kelistrikan Nasional, PLN Enjiniring Akselerasi Transformasi Digital dan SDM

Perkuat Fondasi Kelistrikan Nasional, PLN Enjiniring Akselerasi Transformasi Digital dan SDM

Bisnis | Jum'at, 27 Februari 2026 | 08:59 WIB

Terkini

Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan

Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 23:25 WIB

Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK

Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 23:15 WIB

Ketahanan Ekonomi Indonesia Raih Pengakuan Internasional di Tengah Ujian Geopolitik

Ketahanan Ekonomi Indonesia Raih Pengakuan Internasional di Tengah Ujian Geopolitik

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 22:21 WIB

IHSG Terus Menguat Bukti Reformasi Pasar Modal OJK Berbuah Manis

IHSG Terus Menguat Bukti Reformasi Pasar Modal OJK Berbuah Manis

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 22:07 WIB

Reformasi OJK Sukses Tingkatkan Transparansi Pasar Modal Indonesia

Reformasi OJK Sukses Tingkatkan Transparansi Pasar Modal Indonesia

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 21:25 WIB

Berlayar Sampai ke Pulau Sumbawa, Pertamina Pastikan Kompor Warga Tetap Menyala

Berlayar Sampai ke Pulau Sumbawa, Pertamina Pastikan Kompor Warga Tetap Menyala

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 21:18 WIB

Pertamina Sebaiknya Segera Naikkan Harga BBM Nonsubsidi, Awas Merugi

Pertamina Sebaiknya Segera Naikkan Harga BBM Nonsubsidi, Awas Merugi

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 20:42 WIB

PT PGE dan  PT PLN IP Sepakati Tarif Listrik, PLTP Lahendong Bottoming Unit Mulai Operasi 2028

PT PGE dan PT PLN IP Sepakati Tarif Listrik, PLTP Lahendong Bottoming Unit Mulai Operasi 2028

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 19:58 WIB

Bukan KPR Biasa, Ini Rahasia Punya Properti dengan Biaya Terjangkau di BRI

Bukan KPR Biasa, Ini Rahasia Punya Properti dengan Biaya Terjangkau di BRI

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 19:40 WIB

Aturan Baru Purbaya, APBN Tanggung Cicilan Utang Kopdes Merah Putih

Aturan Baru Purbaya, APBN Tanggung Cicilan Utang Kopdes Merah Putih

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 19:24 WIB