Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.986,497
LQ45 594,918
Srikehati 295,219
JII 350,443
USD/IDR 17.983

IHSG Naik Tipis Pada Sesi I di Tengah Badai Timur Tengah, 394 Saham Hijau

Achmad Fauzi

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:11 WIB
IHSG Naik Tipis Pada Sesi I di Tengah Badai Timur Tengah, 394 Saham Hijau
Pekerja beraktivitas dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (21/2/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • IHSG ditutup menguat 2 poin (0,03%) ke level 8.019 pada Selasa, 3 Maret 2026, ditopang faktor eksternal dan internal.
  • Sentimen negatif pasar dipicu konflik Timur Tengah yang mengancam jalur energi dan berpotensi memicu inflasi global.
  • Bank Indonesia berkomitmen menjaga stabilitas inflasi dan sistem keuangan meski terdapat kekhawatiran dampak konflik global.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih menghijau pada penutupan sesi pertama perdagangan Selasa, (3/3/2026). IHSG menguat 2 poin atau 0,03 persen ke level 8.019.

Berdasarkan riset Pilarmas Investindo Sekuritas, menyebut pergerakan indeks ditopang sentimen eksternal dan internal, meski pasar tetap dihantui kekhawatiran inflasi global akibat konflik yang memanas di Timur Tengah.

Dari eksternal, bursa regional bergerak mixed di tengah kekhawatiran dampak serangan terkoordinasi Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap target Iran. Eskalasi tersebut memicu lonjakan harga minyak dan menimbulkan kekhawatiran kenaikan inflasi global akibat meningkatnya biaya energi.

Pekerja mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pekerja mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Ancaman terhadap jalur pengiriman melalui Selat Hormuz juga memperbesar risiko gangguan pasokan energi dunia. Kondisi ini dinilai berpotensi membebani pertumbuhan ekonomi global dan mendorong tekanan inflasi lebih lanjut.

Selain itu, pejabat senior AS dilaporkan mengindikasikan adanya persiapan peningkatan serangan terhadap Iran, yang memberi sinyal bahwa operasi militer belum berakhir. Di sisi lain, dinamika politik di parlemen AS juga menjadi sorotan, dengan Partai Republik mendukung langkah militer presiden, sementara Partai Demokrat berencana mengajukan voting terkait kewenangan perang (war powers) pekan ini.

Pasar global juga menanti pertemuan tahunan China yang dijadwalkan berlangsung mulai 4 Maret hingga sekitar 11 Maret. Dalam agenda tersebut, otoritas Tiongkok diperkirakan akan menetapkan target ekonomi, memaparkan prioritas kebijakan, serta merilis Rencana Lima Tahun ke-15 untuk periode 2026–2030.

Dari domestik, pasar dibayangi tekanan aksi jual di tengah kekhawatiran dampak konflik terhadap inflasi dalam negeri. Ketergantungan Indonesia terhadap impor minyak dinilai berpotensi mendorong kenaikan biaya energi, yang pada akhirnya dapat menekan APBN dan memperlebar defisit anggaran.

Meski demikian, Bank Indonesia (BI) menegaskan komitmennya menjaga stabilitas inflasi nasional dan sistem keuangan menjelang Lebaran di tengah ketidakpastian global. BI juga menyatakan akan terus bersinergi dengan pemerintah dan para pemangku kebijakan guna menjaga stabilitas harga serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berdaya tahan.

Trafik Perdagangan

baca juga

Pada perdagangan pada hari ini, sebanyak 26,10 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 18,17 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,78 juta kali.

Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 394 saham bergerak naik, sedangkan 324 saham mengalami penurunan, dan 240 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, SICO, RMKO, ARTA, BOAT, HUMI, GTSI, OILS, LEAD, PGUN, CARS, KOCI.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, RANC, SOTS, INDS, MDIA, DPUM, TFAS, POLI, BIPP, BESS, ICON, AEGS.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Hijau di Awal Perdagangan, Tapi Analis Peringatkan Siap-Siap Ambles Lagi

IHSG Hijau di Awal Perdagangan, Tapi Analis Peringatkan Siap-Siap Ambles Lagi

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 09:12 WIB

Perang Makin Memanas, IHSG Langsung Terkapar 2,66% dan 704 Saham Merosot

Perang Makin Memanas, IHSG Langsung Terkapar 2,66% dan 704 Saham Merosot

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 17:00 WIB

BEI Umumkan Ketentuan Liquidity Provider Saham, Termasuk Regulasi Free Float

BEI Umumkan Ketentuan Liquidity Provider Saham, Termasuk Regulasi Free Float

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 15:37 WIB

Terkini

Panen Raya Jadi Bukti! Teknologi Benih Dongkrak Produktivitas Jagung

Panen Raya Jadi Bukti! Teknologi Benih Dongkrak Produktivitas Jagung

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:33 WIB

OJK Tutup 36.191 Rekening Judi Online, Perbankan Diminta Perketat Pengawasan

OJK Tutup 36.191 Rekening Judi Online, Perbankan Diminta Perketat Pengawasan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:27 WIB

Kementerian PU Jelaskan Kunker Menteri Dody dan Keluarga ke New York Jelang Final Piala Dunia

Kementerian PU Jelaskan Kunker Menteri Dody dan Keluarga ke New York Jelang Final Piala Dunia

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:14 WIB

Sebanyak 81 BPR Akan Digabung Menjadi 24 hingga Juni 2026

Sebanyak 81 BPR Akan Digabung Menjadi 24 hingga Juni 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:35 WIB

Danantara Lebur 4 BUMN Manajer Investasi

Danantara Lebur 4 BUMN Manajer Investasi

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:29 WIB

Ribut-ribut Soal Skema Bagasi Pesawat, Mana yang Lebih Baik?

Ribut-ribut Soal Skema Bagasi Pesawat, Mana yang Lebih Baik?

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:25 WIB

Tiga Perusahaan RI Tersandung Sengketa Bisnis sama Malaysia, Kapal-kapal Ditahan

Tiga Perusahaan RI Tersandung Sengketa Bisnis sama Malaysia, Kapal-kapal Ditahan

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:20 WIB

Transaksi Kripto Naik di Mei 2026

Transaksi Kripto Naik di Mei 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:19 WIB

Investor Serok Borong BBCA, Jual BMRI dan TPIA di Tengah Penguatan IHSG

Investor Serok Borong BBCA, Jual BMRI dan TPIA di Tengah Penguatan IHSG

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:13 WIB

Purbaya: Defisit APBN 2026 Diproyeksikan Membengkak

Purbaya: Defisit APBN 2026 Diproyeksikan Membengkak

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09 WIB

×