Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.712

Gawat! Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp98,54 Triliun, Kredit Macet Mulai Menghantui

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 03 Maret 2026 | 17:58 WIB
Gawat! Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp98,54 Triliun, Kredit Macet Mulai Menghantui
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan, per Januari 2026, total utang masyarakat Indonesia di platform pinjol menyentuh angka fantastis, yakni Rp98,54 triliun. [ChatGPT]
  • Utang pinjol RI tembus Rp98,54 T per Januari 2026, naik tajam 25,52% secara tahunan.
  • Kredit macet pinjol melonjak ke 4,38%, OJK peringatkan tren kenaikan risiko gagal bayar.
  • Pembiayaan pegadaian melesat 60,05% jadi Rp143,14 T, aset industri ikut meroket.

Suara.com - Fenomena masyarakat yang semakin bergantung pada pinjaman online (pinjol) alias fintech peer-to-peer (P2P) lending kian mengkhawatirkan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan, per Januari 2026, total utang masyarakat Indonesia di platform pinjol menyentuh angka fantastis, yakni Rp98,54 triliun.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan OJK, Agusman, mengungkapkan bahwa angka ini melonjak tajam 25,52 persen secara year-on-year (yoy). Jika dibandingkan dengan posisi Desember 2025 yang sebesar Rp96,62 triliun, tren utang ini terus merangkak naik dalam waktu singkat.

"Pada industri pinjaman daring atau Pindar, outstanding pembiayaan pada Januari 2026 tumbuh 25,52 persen yoy dengan nominal sebesar Rp98,54 triliun," ujar Agusman dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK di Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2026).

Sejalan dengan bengkaknya nilai utang, tingkat risiko kredit macet atau TWP90 (Tingkat Wanprestasi di atas 90 hari) juga menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Per Januari 2026, rasio kredit macet berada di level 4,38 persen.

Angka ini melompat signifikan dibandingkan posisi Januari 2025 yang hanya 2,52 persen. Meski OJK mengklaim posisi ini masih di bawah batas aman (5 persen), tren kenaikan drastis ini menjadi sinyal kuning bagi kesehatan finansial konsumen.

Tak hanya pinjol, industri pergadaian juga panen besar. Agusman melaporkan realisasi pembiayaan pergadaian per Januari 2026 mencapai Rp143,14 triliun, alias terbang 60,05 persen secara tahunan.

Lonjakan ini turut mengerek nilai aset industri pergadaian dari Rp107,90 triliun menjadi Rp171,07 triliun. Berbeda dengan pinjol, OJK mencatat tingkat risiko kredit pada sektor pergadaian cenderung masih lebih terjaga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Keluarkan 3 Jurus Hadapi Ancaman Perang AS-Iran

OJK Keluarkan 3 Jurus Hadapi Ancaman Perang AS-Iran

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 17:38 WIB

Bak Gugur 1 Tumbuh 1.000, OJK Terus Blokir 30.000 Rekening Judol

Bak Gugur 1 Tumbuh 1.000, OJK Terus Blokir 30.000 Rekening Judol

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 15:28 WIB

Viral Aksi Ibu-ibu Larang Jenazah Tetangganya Dikubur, Ternyata Punya Utang Ratusan Juta

Viral Aksi Ibu-ibu Larang Jenazah Tetangganya Dikubur, Ternyata Punya Utang Ratusan Juta

Entertainment | Selasa, 03 Maret 2026 | 15:05 WIB

Terkini

Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998

Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:23 WIB

IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi

IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:27 WIB

Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!

Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:48 WIB

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:01 WIB

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:26 WIB

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:04 WIB

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:41 WIB

Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat

Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:44 WIB

Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang

Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:35 WIB

Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi

Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:18 WIB