Emiten BUMI Bangkit, Investor Serok Saham di Tengah Teka-teki Hilangnya Chengdong

M Nurhadi

Kamis, 05 Maret 2026 | 11:48 WIB
Emiten BUMI Bangkit, Investor Serok Saham di Tengah Teka-teki Hilangnya Chengdong
PT BUMI Resources Tbk [Suara.com]
baca 10 detik
  • Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menguat 3,42% menjadi Rp240 pada Kamis, 5 Maret 2026, setelah aksi akumulasi signifikan.
  • Analisis teknikal mengindikasikan potensi *rebound* didukung formasi *hammer candlestick* pada kerangka waktu empat jam.
  • HSBC–FUND SVS A/C Chengdong Investment Corporation (CIC) tidak lagi tercatat pemegang saham di atas 1% per 27 Februari 2026.

Suara.com - Saham raksasa PT Bumi Resources Tbk (BUMI) terpantau bergerak atraktif pada sesi pertama perdagangan Kamis, 5 Maret 2026.

Harga saham emiten milik kolaborasi Grup Bakrie dan Grup Salim ini berhasil parkir di level Rp240, atau mencatatkan penguatan sebesar 3,42%.

Volume perdagangan BUMI terlihat sangat masif dengan lebih dari 1,9 miliar lembar saham berpindah tangan. Aktivitas transaksi ini mencatatkan nilai yang fantastis, yakni mendekati angka Rp500 miliar.

Lonjakan ini seolah menjadi pembalikan arah yang melegakan setelah pada perdagangan sehari sebelumnya BUMI sempat tersungkur hingga 7,14%.

Menariknya, penurunan harga kemarin justru dimanfaatkan banyak pihak untuk melakukan aksi akumulasi atau "serok bawah".

Sinyal Rebound Formasi Hammer

Semesta Indovest melihat adanya potensi kenaikan lanjutan bagi BUMI. Secara teknikal, pergerakan harga pada kerangka waktu 4 jam (time frame 4H) menunjukkan penolakan pada area support yang membentuk pola hammer candlestick.

"Setelah sempat terdistribusi, harga tertahan di level support dan membentuk pola hammer. Kami mengantisipasi harga akan berbalik arah (rebound) untuk melanjutkan penguatan," tulis laporan Semesta Indovest.

Bagi investor jangka pendek, mereka merekomendasikan strategi buy on breakout pada level 236 dengan target harga di kisaran 244-246. Untuk meminimalisir risiko, level stop loss disarankan berada di posisi 230.

baca juga

Di balik bergairahnya harga saham, muncul kabar mengejutkan dari komposisi pemegang saham.

Data terbaru dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 27 Februari 2026 mengungkap bahwa nama HSBC–FUND SVS A/C Chengdong Investment Corporation (CIC) lenyap dari daftar pemegang saham di atas 1%.

Padahal, per 30 Januari 2026, lembaga investasi asal China tersebut masih tercatat memiliki lebih dari 10 miliar lembar saham BUMI melalui kustodian Bank HSBC Indonesia.

Hilangnya nama CIC ini memicu spekulasi luas di pasar, terutama terkait kemungkinan adanya pengalihan saham ke grup investor besar lain yang rumornya terus berhembus kencang belakangan ini.

Berdasarkan laporan KSEI terbaru (27 Februari 2026), struktur kepemilikan saham di emiten batubara ini masih didominasi oleh kekuatan besar berikut:

Mach Energy (Hongkong) Limited: Tetap menjadi pengendali utama dengan penguasaan 170 miliar saham (45,78%). Entitas ini merupakan kendaraan investasi milik Grup Salim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Antam Borong 6 Ton Emas per Tahun dari Anak Usaha Merdeka Group

Antam Borong 6 Ton Emas per Tahun dari Anak Usaha Merdeka Group

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 11:26 WIB

Saham ASII Diborong Lagi saat Harganya Murah

Saham ASII Diborong Lagi saat Harganya Murah

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 10:38 WIB

IHSG Mulai Bangkit, Pagi Ini Dibuka Melonjak 1,56%

IHSG Mulai Bangkit, Pagi Ini Dibuka Melonjak 1,56%

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 09:15 WIB

Masuk Ekosistem 'Sultan' Kalsel, Pengendali Baru Emiten ASLI Gelar Tender Offer Rp 475 M

Masuk Ekosistem 'Sultan' Kalsel, Pengendali Baru Emiten ASLI Gelar Tender Offer Rp 475 M

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 08:58 WIB

BEI Akui Pelemahan IHSG Imbas Perang Panas Iran vs Amerika dan Israel

BEI Akui Pelemahan IHSG Imbas Perang Panas Iran vs Amerika dan Israel

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 08:27 WIB

Jejak Asri Jadi Ruang Berbagi Inspirasi Lingkungan, Dari Kebiasaan Kecil Hingga Aksi Nyata

Jejak Asri Jadi Ruang Berbagi Inspirasi Lingkungan, Dari Kebiasaan Kecil Hingga Aksi Nyata

Lifestyle | Kamis, 05 Maret 2026 | 07:55 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×