Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.839,785
LQ45 580,916
Srikehati 283,634
JII 352,073
USD/IDR 18.034

Harga Minyak Masih Tinggi, Brent dan WTI Melonjak Akibat Konflik Timur Tengah

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 06 Maret 2026 | 12:14 WIB
Harga Minyak Masih Tinggi, Brent dan WTI Melonjak Akibat Konflik Timur Tengah
Ilustrasi harga minyak. [Freepik]
  • Harga minyak Asia Jumat, 6 Maret 2026 turun setelah menguat, namun tetap naik signifikan mingguan akibat konflik Timur Tengah.
  • Kontrak berjangka Brent dan WTI mengalami penurunan persentase minor setelah kenaikan persentase tajam sebelumnya minggu itu.
  • Ketegangan geopolitik di Timur Tengah terus menopang harga minyak tinggi sebabkan kekhawatiran gangguan pasokan Selat Hormuz.

Suara.com - Harga minyak mengalami penurunan di pasar Asia pada hari Jumat, 6 Maret 2026 setelah sempat menguat selama lima hari berturut-turut.

Meski demikian, secara akumulatif mingguan, harga minyak tetap menunjukkan kenaikan tajam akibat memanasnya konflik di Timur Tengah yang memicu kekhawatiran akan terganggunya pasokan global.

Mengutip dari Investing.com, harga kontrak berjangka minyak Brent yang berakhir pada bulan Mei turun 1,5 persen menjadi 84,13 dolar AS per barel pada pukul 02:53 GMT (09:53 WIB ), sementara harga kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 2 persen menjadi 79,44 dolar AS per barel.

Tercatat harga minyak Brent melonjak hampir 5 persen pada sesi sebelumnya ke level tertinggi sejak Juli 2024, sementara harga minyak WTI melonjak lebih dari 8 persen.

Kedua harga tersebut berada di jalur yang tepat untuk naik lebih dari 17 persen minggu ini, jika tren kenaikan berlanjut.

Harga minyak dunia tetap berada di level tinggi meski para pelaku mulai melakukan aksi ambil untung (profit taking) setelah reli tajam awal pekan ini.

Dalam laporan utama Dunia Hari Ini (3 Maret 2026), Donald Trump menegaskan bahwa eskalasi militer terhadap Iran akan memasuki fase yang jauh lebih besar.
Kondisi eskalasi militer terhadap Iran dari Amerika Serikat dan Israel.

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang memasuki hari ketujuh, melibatkan eskalasi serangan antara AS, Israel, dan Iran, terus menekan pasar energi global.

Fokus utama pasar saat ini tertuju pada keamanan infrastruktur energi dan stabilitas Selat Hormuz sebagai jalur transit minyak paling krusial di dunia.

Analis dari ING menyatakan, dalam laporannya bahwa harga minyak di pasar masih mendapatkan dukungan kuat.

Hal ini disebabkan oleh minimnya indikasi penurunan ketegangan di Timur Tengah serta belum pulihnya aliran energi secara normal di kawasan tersebut.

"Jelas, dengan setiap hari yang berlalu tanpa adanya pemulihan aliran pasokan, pasar minyak akan menyesuaikan kembali harga jumlah pasokan yang hilang, sehingga membuka ruang bagi harga untuk naik," tulis Analis IG.

Sementara itu, dalam upaya untuk meredakan beberapa kekhawatiran terkait pasokan, AS mengumumkan akan mengizinkan penjualan minyak Rusia ke India untuk jangka waktu 30 hari.

Menurut analis IG, meskipun faktor-faktor tertentu dapat memberikan tekanan penurunan harga dalam jangka pendek, hal tersebut bukan merupakan solusi utama.

Mereka menegaskan bahwa harga minyak hanya akan turun secara stabil jika jalur distribusi melalui Selat Hormuz telah kembali beroperasi normal.

Para analis juga mengatakan lonjakan harga minyak dapat memicu tekanan inflasi secara global, terutama jika konflik tersebut mengganggu pasokan dalam jangka waktu yang lama.

Biaya energi yang lebih tinggi juga dapat mempersulit prospek bagi bank sentral, termasuk Federal Reserve AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang AS-Iran Terus Bergulir, Harga Minyak Mentah Dunia Makin Mahal

Perang AS-Iran Terus Bergulir, Harga Minyak Mentah Dunia Makin Mahal

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 13:41 WIB

Harga Minyak Lampaui Asumsi APBN, Bahlil: Kita Harus Berhati-Hati!

Harga Minyak Lampaui Asumsi APBN, Bahlil: Kita Harus Berhati-Hati!

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 08:36 WIB

Tepis Kekhawatiran, Bahlil Pastikan Pasokan Batubara PLN Terjaga

Tepis Kekhawatiran, Bahlil Pastikan Pasokan Batubara PLN Terjaga

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 07:11 WIB

Menkeu Purbaya: Anggaran Masih Bisa Bertahan Jika Harga Minyak 92 Dolar AS per Barel

Menkeu Purbaya: Anggaran Masih Bisa Bertahan Jika Harga Minyak 92 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 22:07 WIB

Perang Timur Tengah, Harga BBM RI Bakal Naik Drastis?

Perang Timur Tengah, Harga BBM RI Bakal Naik Drastis?

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 15:18 WIB

Daftar 15 Penerbangan Internasional di Bandara Ngurah Rai yang Batal Karena Konflik Timur Tengah

Daftar 15 Penerbangan Internasional di Bandara Ngurah Rai yang Batal Karena Konflik Timur Tengah

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 14:17 WIB

Terkini

BTN JAKIM 2026 Buka Race Expo, Dorong Perputaran Ekonomi dan UMKM Jakarta

BTN JAKIM 2026 Buka Race Expo, Dorong Perputaran Ekonomi dan UMKM Jakarta

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:03 WIB

Pasar Cermati Konflik Timur Tengah, Harga Minyak Bertahan di Level 95 Dolar AS

Pasar Cermati Konflik Timur Tengah, Harga Minyak Bertahan di Level 95 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:02 WIB

Harga Emas Antam Mulai Merangkak Naik Jadi Rp 2,77 Juta/Gram, Tahan untuk Beli?

Harga Emas Antam Mulai Merangkak Naik Jadi Rp 2,77 Juta/Gram, Tahan untuk Beli?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 08:57 WIB

Harga Emas Turun Berjamaah di Hari Jumat, Boleh Serok Sekarang?

Harga Emas Turun Berjamaah di Hari Jumat, Boleh Serok Sekarang?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 08:35 WIB

IHSG Terperosok Rp1,4 Triliun, Ada Potensi Technical Rebound Tipis Hari Ini

IHSG Terperosok Rp1,4 Triliun, Ada Potensi Technical Rebound Tipis Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 08:18 WIB

Emiten PUDP Tebar Dividen Tunai, Cek Jadwalnya dan Besarannya

Emiten PUDP Tebar Dividen Tunai, Cek Jadwalnya dan Besarannya

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 08:02 WIB

Tren Emas Terus Memburuk Sejak Pandemi: Ada Apa dengan Pasar China?

Tren Emas Terus Memburuk Sejak Pandemi: Ada Apa dengan Pasar China?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 07:45 WIB

OJK Panggil Petinggi Bank Mandiri Taspen, Apa Kasusnya?

OJK Panggil Petinggi Bank Mandiri Taspen, Apa Kasusnya?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 07:26 WIB

Dolar AS Tembus Rp18.000, Kemenkeu, BI, dan OJK Kompak Jaga Stabilitas Pasar

Dolar AS Tembus Rp18.000, Kemenkeu, BI, dan OJK Kompak Jaga Stabilitas Pasar

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 06:53 WIB

Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini

Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 23:13 WIB