Yogyakarta Mantapkan Diri Jadi Pusat Industri Kreatif, Ekspor Kerajinan Tembus Pasar Dunia

Nur Khotimah, Rosiana Chozanah

Rabu, 11 Maret 2026 | 08:23 WIB
Yogyakarta Mantapkan Diri Jadi Pusat Industri Kreatif, Ekspor Kerajinan Tembus Pasar Dunia
Temu Bisnis dan Business Matching IKM Kerajinan (Suara.com/Rosiana)
baca 10 detik
  • Yogyakarta punya ekosistem kreatif lengkap dengan pusat desain, balai industri, kampus, dan bahan baku lokal.
  • Ekspor DIY 2025 naik 2,14% mencapai 558,72 juta USD, dengan kerajinan, tekstil, dan kulit diminati pasar global.
  • Tantangan utama pemasaran dan logistik, sehingga pemerintah dorong digitalisasi dan partisipasi pameran internasional.

Suara.com - Yogyakarta semakin meneguhkan diri sebagai pusat industri kreatif nasional lewat gelaran Temu Bisnis dan Business Matching IKM Kerajinan pada Selasa (10/3/2026) di Hotal Grand Rohan, Bantul.

Acara ini mempertemukan Kementerian Perindustrian, pelaku usaha, serta perwakilan daerah untuk memperkuat sektor kerajinan sekaligus membuka peluang pasar global.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita, menilai ekosistem kreatif di DIY sudah lengkap.

Kehadiran Pusat Desain Industri Nasional (PDIN), balai kerajinan dan batik, balai kulit karet plastik, hingga Politeknik ATK menjadi fondasi kuat bagi pengembangan industri kreatif.

Ditambah potensi bahan baku lokal seperti keramik Bantul, bambu, kulit, dan batik, Jogja disebut memiliki modal besar untuk bersaing.

Meski begitu, tantangan utama masih ada di pemasaran dan biaya logistik. Reni menekankan pentingnya strategi digitalisasi agar produk kerajinan bisa menembus pasar nasional bahkan internasional.

"Pengrajin harus siap bersaing dan menyesuaikan desain sesuai kebutuhan pembeli, termasuk permintaan custom dari hotel atau proyek di luar Jawa," ujar Reni.

Ekspor DIY Tumbuh Positif

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM DIY, Yuna Pancawati, mencatat nilai ekspor DIY sepanjang 2025 mencapai 558,72 juta USD, naik 2,14 persen dari tahun sebelumnya.

baca juga

Produk utama berasal dari sektor industri pengolahan, khususnya tekstil, kulit, dan kerajinan.

Pasar ekspor terbesar DIY adalah Amerika Serikat (43,68%), Uni Eropa (24,14% dengan Jerman sebagai tujuan utama), Jepang (7,31%), serta ASEAN (2,11% dengan Thailand sebagai pasar utama).

Produk kerajinan Indonesia juga mencatat kenaikan ekspor 15 persen dibanding 2024, dengan permintaan tinggi untuk keranjang dekoratif, storage, hingga peralatan kecil seperti sendok kayu yang populer di Jepang dan Korea.

Dorongan Pameran Internasional

Untuk memperluas pasar, Kemenperin mendorong IKM aktif mengikuti pameran internasional. Buyer luar negeri disebut menilai konsistensi, sehingga keikutsertaan berulang menjadi kunci membangun kepercayaan.

"Sinergi ini bukan hanya memperkuat sektor industri, tetapi juga membangun citra daerah dan memberi dampak sosial positif bagi masyarakat," kata Yuna.

Dengan dukungan ekosistem yang lengkap, capaian ekspor yang terus meningkat, serta dorongan pemerintah pusat dan daerah, Yogyakarta semakin mantap menempatkan diri sebagai pusat industri kreatif sekaligus pemain penting di pasar kerajinan global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenperin Bantah Industri Tahan Produksi Usai Kesepakatan Tarif RI-AS

Kemenperin Bantah Industri Tahan Produksi Usai Kesepakatan Tarif RI-AS

Bisnis | Jum'at, 27 Februari 2026 | 20:21 WIB

Kemenperin Catat Industri, Kimia dan Tekstil Lagi Loyo di Februari

Kemenperin Catat Industri, Kimia dan Tekstil Lagi Loyo di Februari

Bisnis | Jum'at, 27 Februari 2026 | 16:51 WIB

Indeks Kepercayaan Industri Merosot di Februari ke Level 54,02

Indeks Kepercayaan Industri Merosot di Februari ke Level 54,02

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 19:15 WIB

Terkini

Rokan Hulu Kembali Perpanjang Sistem Belajar dari Rumah Imbas Kabut Asap

Rokan Hulu Kembali Perpanjang Sistem Belajar dari Rumah Imbas Kabut Asap

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 09:48 WIB

Babak Baru Kasus TPPU: Tepis Aset Rp846 Miliar, Febrie Adriansyah Siap 'Tarung' di Pengadilan

Babak Baru Kasus TPPU: Tepis Aset Rp846 Miliar, Febrie Adriansyah Siap 'Tarung' di Pengadilan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:48 WIB

Organisasi Kurator Kelima Diakui Pemerintah, Siap Perkuat Profesi dan Kolaborasi Hukum

Organisasi Kurator Kelima Diakui Pemerintah, Siap Perkuat Profesi dan Kolaborasi Hukum

Bekaci | Rabu, 16 September 2026 | 09:47 WIB

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:43 WIB

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:41 WIB

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:38 WIB

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 09:35 WIB

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:33 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:32 WIB

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:30 WIB

×