Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Program Gentengisasi Prabowo Dimulai di Jatiwangi, Pemerintah Borong Genteng UMKM Senilai Rp3 Miliar

Dythia Novianty | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:22 WIB
Program Gentengisasi Prabowo Dimulai di Jatiwangi, Pemerintah Borong Genteng UMKM Senilai Rp3 Miliar
Ilustrasi genteng rumah. (unsplash)
  • Program gentengisasi dimulai di Jatiwangi, Majalengka, Jawa Barat, diinisiasi Presiden Prabowo untuk perbaikan estetika dan keamanan hunian.
  • Pelaksanaan program ditandai pelepasan 14 truk berisi 75.000 genteng UMKM oleh Menteri PKP untuk dampak ekonomi.
  • Komitmen transaksi dari pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten mencapai total Rp3 miliar untuk penyerapan produk lokal.

Suara.com - Program penggantian atap rumah dengan genteng alias gentengisasi resmi dimulai dari kawasan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Kebijakan ini awalnya diinisiasi Presiden Prabowo Subianto untuk memperbaiki estetika dan keamanan hunian masyarakat.

Pelaksanaan program ini ditandai dengan pembelian genteng dari sentra UMKM Genteng Jatiwangi. Langkah awal dimulai dengan pelepasan 14 truk yang membawa total 75.000 genteng untuk didistribusikan ke berbagai proyek perumahan rakyat.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, melepas langsung armada tersebut. Maruarar menjelaskan, kebijakan ini bertujuan agar pembangunan perumahan memberikan dampak ekonomi langsung bagi pelaku UMKM.

“Ini adalah karya kebijakan Presiden Prabowo. Negara hadir bukan hanya membangun rumah, tetapi juga memastikan pembangunan itu memberi manfaat bagi rakyat kecil dan UMKM kita,” ujar Maruarar kepada wartawan, Kamis (12/3/2026).

Pemerintah menargetkan standarisasi produk UMKM agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Penggunaan genteng produksi lokal diharapkan menjadi standar baru dalam setiap proyek pembangunan rumah yang dikelola pemerintah pusat maupun daerah.

“UMKM harus punya daya saing tinggi dengan menjaga kualitas dan membuat standar sesuai SNI,” ucapnya.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruar Sirait (tengah) menyapa warga perkampungan padat penduduk di kawasan Menteng Tenggulun, Jakarta, Rabu (28/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruar Sirait (tengah). [Suara.com/Alfian Winanto]

Pemerintah Provinsi Jawa Barat turut merealisasikan program ini melalui perbaikan rumah tidak layak huni. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menyebutkan terdapat alokasi anggaran khusus untuk penyerapan genteng Jatiwangi tahun ini.

“Untuk tahap pertama tahun ini ada 250 unit rumah yang akan diperbaiki. Dengan kebutuhan genteng sekitar Rp2 juta per rumah, maka potensi belanja genteng mencapai sekitar Rp500 juta,” jelas Herman.

Sejalan dengan provinsi, Pemerintah Kabupaten Majalengka juga memproyeksikan penyerapan genteng dalam skala besar. Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, menyatakan ribuan unit rumah akan menjadi sasaran program perbaikan pada tahun 2026.

"Tahun 2026 kami akan melaksanakan program perbaikan rumah tidak layak huni 1715 unit dan diperkirakan belanja untuk kebutuhan genteng mencapai sekitar Rp1,5 miliar,” katanya.

Selain anggaran daerah, program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat ikut menggerakkan sektor ini. Sebanyak 900 rumah di Majalengka direncanakan menggunakan genteng UMKM dengan potensi kebutuhan mencapai Rp1 miliar.

Secara kumulatif, total komitmen transaksi dari pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten mencapai Rp3 miliar. Angka ini belum termasuk kontribusi dari pengembang perumahan subsidi dari sektor swasta yang juga memesan genteng untuk proyek di Bogor dan Serang.

Menteri PKP juga menambah pesanan pribadi sebanyak 10 truk genteng untuk perumahan prajurit TNI. Penambahan tersebut membuat total pemesanan genteng yang diumumkan dalam kegiatan di Jatiwangi mencapai 24 truk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Capaian Danantara Selama Setahun Berdiri

Daftar Capaian Danantara Selama Setahun Berdiri

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 09:43 WIB

Prabowo Patok Target RoA Danantara Di Atas 5 Persen

Prabowo Patok Target RoA Danantara Di Atas 5 Persen

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 08:17 WIB

Terima Laporan Satu Tahun Danantara, Prabowo: Semoga Bukan Laporan Palsu!

Terima Laporan Satu Tahun Danantara, Prabowo: Semoga Bukan Laporan Palsu!

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 07:26 WIB

Purbaya Terburu-buru! Mendadak Prabowo Minta Para Menteri Kumpul di Danantara Sore Ini, Ada Apa?

Purbaya Terburu-buru! Mendadak Prabowo Minta Para Menteri Kumpul di Danantara Sore Ini, Ada Apa?

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 16:45 WIB

RUU Perumahan Siap Digodok, Solusi Jitu Atasi Backlog dan Lahan?

RUU Perumahan Siap Digodok, Solusi Jitu Atasi Backlog dan Lahan?

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 12:51 WIB

Prabowo Luncurkan Proyek 'Gentengisasi', Biaya Ditanggung APBN

Prabowo Luncurkan Proyek 'Gentengisasi', Biaya Ditanggung APBN

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 12:02 WIB

Terkini

IHSG Bangkit Melesat Tinggi ke Level 7.200 di Senin Pagi

IHSG Bangkit Melesat Tinggi ke Level 7.200 di Senin Pagi

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 09:11 WIB

Bidik Nasabah Kelas Atas, BRI Life Bedah Strategi Kelola Kekayaan

Bidik Nasabah Kelas Atas, BRI Life Bedah Strategi Kelola Kekayaan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:59 WIB

Genjot EBT, FIFGROUP Resmikan Solar Panel Ke-43

Genjot EBT, FIFGROUP Resmikan Solar Panel Ke-43

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:49 WIB

Emas Antam Turun Harga, Hari Ini Dibanderol Rp 2.809.000/Gram

Emas Antam Turun Harga, Hari Ini Dibanderol Rp 2.809.000/Gram

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:45 WIB

Purbaya Ungkap Rahasia BBM Indonesia Masih Aman dari Krisis Minyak Global

Purbaya Ungkap Rahasia BBM Indonesia Masih Aman dari Krisis Minyak Global

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:38 WIB

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini, Cek Rekomendasi Saham Pilihan Para Analis

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini, Cek Rekomendasi Saham Pilihan Para Analis

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:33 WIB

Pamer ke IMF & World Bank, Purbaya Klaim RI Siap Ekspor Pupuk di Tengah Krisis Global

Pamer ke IMF & World Bank, Purbaya Klaim RI Siap Ekspor Pupuk di Tengah Krisis Global

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:24 WIB

QRIS Ditargekan Bisa Dipakai di China Mulai 30 April, BI-FAST Terhubung di 5 Negara

QRIS Ditargekan Bisa Dipakai di China Mulai 30 April, BI-FAST Terhubung di 5 Negara

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:11 WIB

Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Stabil, Kesulitan Tembus Level Rp 3 Juta

Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Stabil, Kesulitan Tembus Level Rp 3 Juta

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 07:56 WIB

Isu Uang Kas Negara 'Cuma' Sisa Rp120 T saat Beban Bunga Utang Mengancam

Isu Uang Kas Negara 'Cuma' Sisa Rp120 T saat Beban Bunga Utang Mengancam

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 07:46 WIB