Suara.com - Menjelang Hari Raya Idulfitri, banyak aktivitas ekonomi di Indonesia yang menyesuaikan jadwal operasionalnya, termasuk perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Bagi investor dan trader, mengetahui jadwal libur bursa Lebaran 2026 sangat penting agar dapat merencanakan transaksi dengan lebih matang.
Periode Lebaran tahun ini berdekatan dengan perayaan Hari Suci Nyepi, sehingga membuat rangkaian libur bursa menjadi cukup panjang.
Selama periode tersebut, seluruh aktivitas perdagangan saham, termasuk transaksi di pasar reguler, negosiasi, maupun tunai, akan dihentikan sementara.
Lalu, kapan saja bursa saham Indonesia tutup saat Lebaran 2026? Berikut jadwal lengkapnya.
Jadwal Libur Bursa Efek Indonesia saat Lebaran 2026
![Pegawai melintas di depan layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (7/10/2019). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah satu persen atau turun 60,67 poin ke level 6.000,58 dari perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (4/10/2019). Sebagai ilustrasi [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/wsj].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/10/08/72022-bursa-efek-indonesia-di-jakarta.jpg)
Berdasarkan kalender resmi Bursa Efek Indonesia dan penyesuaian hari libur nasional serta cuti bersama, perdagangan saham akan berhenti sementara pada pertengahan Maret 2026.
Berikut rincian jadwalnya:
- 18 Maret 2026: Cuti bersama Hari Suci Nyepi
- 19 Maret 2026: Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948
- 20 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri
- 21 Maret 2026: Hari Raya Idulfitri 1447 H
- 22 Maret 2026: Hari Raya Idulfitri 1447 H
- 23 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri
- 24 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri
Dengan jadwal tersebut, perdagangan saham di BEI baru akan kembali normal pada Rabu, 25 Maret 2026. Artinya, investor akan menghadapi periode libur bursa selama hampir satu minggu jika dihitung bersama akhir pekan.
Mengapa Bursa Efek Indonesia Ikut Libur saat Lebaran?
Bursa saham di Indonesia mengikuti kalender hari libur nasional dan cuti bersama yang ditetapkan pemerintah.
Baca Juga: Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Dianjurkan dalam Islam? Ini Lafal dan Artinya
Hal ini dilakukan karena aktivitas pasar modal berkaitan erat dengan berbagai lembaga keuangan lain seperti perbankan, kustodian, dan sistem kliring.
Jika salah satu komponen sistem tersebut tidak beroperasi, maka proses transaksi dan penyelesaian efek (settlement) tidak dapat berjalan secara normal.
Selain itu, penyesuaian jadwal libur juga mempertimbangkan faktor budaya dan aktivitas ekonomi nasional.
Saat Lebaran, sebagian besar masyarakat Indonesia melakukan perjalanan mudik dan merayakan hari raya bersama keluarga.
Dampak Libur Lebaran terhadap Perdagangan Saham
Periode libur panjang biasanya membawa beberapa dampak terhadap dinamika pasar saham. Berikut beberapa hal yang sering terjadi menjelang libur Lebaran:
1. Volume Transaksi Menurun
Menjelang libur panjang, banyak investor memilih mengurangi aktivitas transaksi. Hal ini membuat volume perdagangan di bursa biasanya menurun beberapa hari sebelum libur dimulai.
2. Investor Mengamankan Profit
Sebagian trader memilih merealisasikan keuntungan sebelum libur panjang untuk menghindari risiko perubahan harga saat pasar tutup.
3. Pergerakan Harga Lebih Stabil
Dengan aktivitas perdagangan yang menurun, volatilitas saham sering kali menjadi lebih rendah menjelang masa libur.
Namun, kondisi ini tidak selalu sama setiap tahun. Sentimen global, kondisi ekonomi, dan berita korporasi juga dapat memengaruhi pergerakan pasar.
Tips Mengatur Strategi Investasi sebelum Libur Bursa
Libur bursa bukan berarti investor tidak bisa mempersiapkan strategi. Justru periode ini bisa menjadi waktu yang tepat untuk meninjau kembali portofolio investasi. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:
1. Evaluasi Portofolio: Periksa kembali saham yang Anda miliki. Pertimbangkan apakah perlu melakukan rebalancing sebelum libur.
2. Hindari Keputusan Terburu-buru: Jika pasar sedang volatil, jangan terburu-buru mengambil keputusan hanya karena mendekati libur panjang.
3. Pantau Sentimen Global: Meskipun bursa Indonesia libur, pasar saham global tetap berjalan. Perubahan besar di pasar internasional dapat memengaruhi pasar domestik setelah bursa kembali dibuka.
4. Siapkan Strategi Setelah Libur: Gunakan waktu libur untuk menganalisis laporan keuangan perusahaan, tren sektor, dan kondisi ekonomi terbaru.
Dengan cara ini, Anda bisa lebih siap ketika perdagangan saham kembali berlangsung.
Jam Perdagangan Bursa setelah Libur
Setelah masa libur Lebaran berakhir, aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia akan kembali berjalan seperti biasa. Jam perdagangan normal BEI adalah:
- Sesi I: 09.00 – 12.00 WIB
- Sesi II: 13.30 – 15.49 WIB
Seluruh transaksi di pasar saham Indonesia menggunakan Waktu Indonesia Barat (WIB) sebagai standar operasional.
Mengetahui jadwal libur bursa Lebaran 2026 merupakan hal penting bagi investor agar dapat merencanakan aktivitas perdagangan dengan lebih baik.
Pada tahun ini, Bursa Efek Indonesia akan menutup perdagangan mulai 18 Maret hingga 24 Maret 2026, seiring dengan rangkaian libur Nyepi dan Idulfitri. Perdagangan saham akan kembali normal pada 25 Maret 2026.
Dengan memahami kalender bursa, investor dapat menyusun strategi yang lebih matang, baik untuk mengamankan keuntungan, mengelola risiko, maupun menyiapkan langkah investasi setelah libur panjang berakhir.
Pada akhirnya, disiplin terhadap jadwal pasar merupakan bagian penting dari manajemen investasi yang bijak.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama