ASDP Klaim Antrean Kendaraan di Gilimanuk Berkurang Jadi 20 KM

Achmad Fauzi

Selasa, 17 Maret 2026 | 14:30 WIB
ASDP Klaim Antrean Kendaraan di Gilimanuk Berkurang Jadi 20 KM
Foto udara sejumlah kendaraan mamadati ruas jalan menuju pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Minggu (15/3/2026). [ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/YU]
baca 10 detik
  • Kepadatan ekstrem di Gilimanuk mencapai 36 km saat Angkutan Lebaran 2026 dipicu penyeberangan sebelum Nyepi.
  • ASDP mengoptimalkan 34 kapal dan menerapkan skema TBB untuk mempercepat layanan penyeberangan di pelabuhan.
  • Data menunjukkan lonjakan signifikan penumpang (76.495) dan kendaraan (23.025) pada H-5 di 16 Maret 2026.

Suara.com - Kepadatan kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk sempat mencapai titik ekstrem pada periode Angkutan Lebaran 2026. Antrean bahkan dilaporkan mengular hingga sekitar 36 kilometer sebelum akhirnya mulai berangsur terurai.

Saat ini, kondisi lalu lintas menuju pelabuhan terpantau masih padat, namun sudah mulai mengalir dengan panjang antrean sekitar 20 kilometer.

Lonjakan kendaraan ini dipicu meningkatnya mobilitas masyarakat yang ingin menyeberang lebih awal sebelum penutupan sementara lintasan Gilimanuk–Ketapang serta Padangbai–Lembar saat Hari Raya Nyepi pada 18–20 Maret 2026.

Selain tingginya volume kendaraan, kepadatan juga dipengaruhi dinamika lalu lintas di sepanjang jalur menuju Gilimanuk, termasuk aktivitas di sejumlah titik seperti SPBU dan fasilitas pendukung perjalanan lainnya.

Sejumlah pemudik berkendaraan motor dan mobil antre untuk memasuki kapal di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Minggu (15/3/2026). [ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/YU]
Sejumlah pemudik berkendaraan motor dan mobil antre untuk memasuki kapal di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Minggu (15/3/2026). [ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/YU]

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan arus kendaraan tetap bergerak dengan mengerahkan berbagai langkah percepatan layanan di lapangan.

Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Yossianis Marciano, mengatakan seluruh kapasitas operasional telah dioptimalkan untuk mengurai kepadatan tersebut.

"ASDP melakukan berbagai upaya maksimal dengan mengoptimalkan kapal, dermaga, serta pengaturan operasional agar arus kendaraan tetap bergerak. Kami memahami banyak pengguna jasa yang mengejar waktu perjalanan sebelum penutupan pelabuhan saat Hari Raya Nyepi, sehingga seluruh sumber daya kami kerahkan untuk mempercepat layanan penyeberangan," ujar Yossi dalam keterangannya, Selasa (17/3/2026).

Di lapangan, rekayasa lalu lintas juga diterapkan guna mengurangi kepadatan di jalur utama menuju pelabuhan. Kendaraan kecil diarahkan ke area buffer zone untuk memperlancar arus kendaraan.

"Kendaraan kecil juga diarahkan menuju area Buffer Zone Kargo yang saat ini terpantau terisi guna mengurangi kepadatan di jalur utama menuju pelabuhan," ujar General Manager ASDP Cabang Ketapang Arif Eko.

baca juga

Dari sisi operasional, ASDP mengerahkan total 34 unit kapal untuk meningkatkan kapasitas layanan penyeberangan. Selain itu, diterapkan pula skema Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) guna mempercepat perputaran kapal di sejumlah dermaga.

"Sebanyak 24 kapal dikerahkan untuk melayani skema TBB, di mana kapal yang tiba di Pelabuhan Ketapang langsung melakukan proses bongkar muatan dan segera kembali berlayar tanpa melakukan pemuatan kendaraan baru, sehingga perputaran kapal menjadi lebih cepat," kata Arif.

Lonjakan mobilitas juga tercermin dari data penumpang. Pada H-5 atau 16 Maret 2026, sebanyak 76.495 penumpang tercatat menyeberang dari Bali ke Jawa, naik 2,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, total kendaraan yang menyeberang pada hari tersebut mencapai 23.025 unit, terdiri dari sepeda motor, kendaraan roda empat, truk, dan bus.

Secara kumulatif sejak H-10 hingga H-5, jumlah penumpang yang menyeberang mencapai 309.135 orang, sementara total kendaraan mencapai 97.787 unit, keduanya menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

ASDP menegaskan akan terus melakukan optimalisasi operasional bersama seluruh pemangku kepentingan agar arus kendaraan yang masih padat dapat terurai secara bertahap.

"Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, ASDP terus berupaya menjaga layanan penyeberangan tetap aman, lancar, dan kondusif sehingga mobilitas masyarakat maupun distribusi logistik tetap berjalan dengan baik," pungkas Arief.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Dompet Pas-pasan, 85,1 Persen Warga RI Tetap Nekat Mudik

Meski Dompet Pas-pasan, 85,1 Persen Warga RI Tetap Nekat Mudik

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:37 WIB

Kiat Hemat Menuju Kampung Halaman lewat Mudik Bareng Pertamina 2026

Kiat Hemat Menuju Kampung Halaman lewat Mudik Bareng Pertamina 2026

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 11:59 WIB

Menhub Putar Otak Urai Kemacetan Kendaraan di Gilimanuk, Begini Jurusnya

Menhub Putar Otak Urai Kemacetan Kendaraan di Gilimanuk, Begini Jurusnya

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:07 WIB

Terkini

Auto Glowing! 5 Rekomendasi Brightening Ampoule Pembasmi Noda Jerawat

Auto Glowing! 5 Rekomendasi Brightening Ampoule Pembasmi Noda Jerawat

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 14:30 WIB

Di Prai Ijing, Warga Merawat Tradisi Sambil Menghidupkan Kampung Lewat Pariwisata

Di Prai Ijing, Warga Merawat Tradisi Sambil Menghidupkan Kampung Lewat Pariwisata

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 14:30 WIB

Rekomendasi Warna Keberuntungan untuk Cat Kamar Berdasarkan Zodiak

Rekomendasi Warna Keberuntungan untuk Cat Kamar Berdasarkan Zodiak

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 14:29 WIB

Thierry Henry dan Legenda Arsenal Lain Bakal Gegerkan Stadion GBK

Thierry Henry dan Legenda Arsenal Lain Bakal Gegerkan Stadion GBK

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 14:29 WIB

Konten Mindfulness Maudy Ayunda Dikritik Tone Deaf, di Mana Letak Masalahnya?

Konten Mindfulness Maudy Ayunda Dikritik Tone Deaf, di Mana Letak Masalahnya?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 14:26 WIB

Agustyarsyah Pejabat Eselon I BPN Diperiksa Polisi di Kasus Mafia Tanah Modus 'Bayclin'

Agustyarsyah Pejabat Eselon I BPN Diperiksa Polisi di Kasus Mafia Tanah Modus 'Bayclin'

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:22 WIB

Amanda Rigby Umur Berapa? Disebut-sebut Akan Segera Dinikahi Andre Taulany

Amanda Rigby Umur Berapa? Disebut-sebut Akan Segera Dinikahi Andre Taulany

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 14:21 WIB

Dewa United Dorong Taisei Marukawa Jadi WNI, Punya Modal untuk Perkuat Timnas Indonesia

Dewa United Dorong Taisei Marukawa Jadi WNI, Punya Modal untuk Perkuat Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 14:20 WIB

Kalau Namanya Makan Bergizi Gratis, Mana Jaminan Gizinya?

Kalau Namanya Makan Bergizi Gratis, Mana Jaminan Gizinya?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 14:20 WIB

Karhutla Melanda 7 Gunung di Jatim, Kemenhut Duga Ada Faktor Manusia

Karhutla Melanda 7 Gunung di Jatim, Kemenhut Duga Ada Faktor Manusia

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:16 WIB

×