Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Harga Minyak Dunia Makin Terbang Imbas Iran Mau Tutup Selat Hormuz Tanpa Batas Waktu

Achmad Fauzi

Senin, 23 Maret 2026 | 08:16 WIB
Harga Minyak Dunia Makin Terbang Imbas Iran Mau Tutup Selat Hormuz Tanpa Batas Waktu
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]
baca 10 detik
  • Harga minyak dunia melonjak dipicu ancaman Iran menutup Selat Hormuz sebagai respons ultimatum AS.
  • Minyak Brent naik menjadi USD 114,09 per barel, Goldman Sachs prediksi harga tinggi bertahan hingga 2027.
  • Konflik mengganggu pasokan global; harga bensin AS naik signifikan, diperkirakan menembus USD 4 per galon.

Suara.com - Harga minyak dunia semakin meroket pada perdagangan Minggu (Senin pagi waktu Indonesia) setelah Perang antara Iran dan Amerika Serikat (AS) terus berkecamuk. Lonjakan ini dipicu ancaman Iran yang akan menutup Selat Hormuz tanpa batas waktu.

Kenaikan terjadi setelah Iran merespons ultimatum Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait pembukaan kembali jalur pelayaran strategis tersebut.

Melansir CNN, Minyak mentah Brent yang menjadi acuan global naik 1,69 persen ke level sekitar 114,09 dolar AS per barel pada pembukaan perdagangan. Sementara itu, minyak mentah AS menguat 2 persen menjadi 100,29 dolar AS per barel.

Bahkan, Goldman Sachs pada Jumat memperkirakan harga minyak tinggi ini berpotensi bertahan hingga 2027.

Pada akhir pekan, Trump menyampaikan ancaman keras terhadap Iran. Ia mengatakan Amerika Serikat akan menghancurkan pembangkit listrik Iran jika Selat Hormuz tidak kembali dibuka pada Senin malam.

Harga minyak dunia terus naik akibat krisis di Teluk. Amerika Serikat mendesak negara-negara sekutunya dan China untuk mengerahkan kapal perang untuk membuka Selat Hormuz. [Suara.com/Iqbal]
Harga minyak dunia terus naik akibat krisis di Teluk. Amerika Serikat mendesak negara-negara sekutunya dan China untuk mengerahkan kapal perang untuk membuka Selat Hormuz. [Suara.com/Iqbal]

Menanggapi hal tersebut, Iran memberikan peringatan balasan. Mereka menegaskan akan menutup total Selat Hormuz jika ancaman tersebut direalisasikan.

Iran juga menyatakan tidak akan membuka kembali jalur tersebut sampai seluruh pembangkit listrik yang hancur dibangun ulang.

Selain itu, Iran mengancam akan menargetkan infrastruktur energi dan komunikasi milik Amerika Serikat dan Israel di kawasan tersebut.

Perang di Iran yang kini memasuki minggu keempat telah mengganggu pasokan minyak global secara signifikan. Penutupan efektif Selat Hormuz, yang merupakan jalur pengiriman minyak tersibuk di dunia, menjadi faktor utama terganggunya distribusi energi.

baca juga

Kenaikan harga minyak turut berdampak langsung pada harga bahan bakar di Amerika Serikat. Harga rata-rata bensin mencapai 3,94 dolar AS per galon pada Minggu, naik hampir satu dolar sejak awal konflik.

Bahkan, harga bensin diperkirakan bisa menembus 4 dolar AS per galon pada Senin.

Patrick De Haan, kepala analisis perminyakan di GasBuddy, memperingatkan bahwa pemulihan harga tidak akan terjadi dalam waktu cepat.

"Prosesnya akan berjalan sangat lambat selama ini terus berlanjut, karena dibutuhkan waktu lebih lama bagi pasar global untuk pulih," katanya.

Di sisi lain, Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyebut masyarakat Amerika kemungkinan akan menerima kenaikan harga sementara demi stabilitas jangka panjang di Timur Tengah.

Ia menyampaikan hal tersebut saat tampil dalam program 'Meet the Press' NBC.

Tekanan juga terlihat di pasar keuangan. Kontrak berjangka saham AS dibuka melemah pada Minggu.

Kontrak berjangka Dow Jones turun 0,6 persen atau 237 poin. Sementara kontrak berjangka S&P 500 terkoreksi 0,6 persen dan Nasdaq melemah 0,8 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minyak Dunia Memanas: Brent Tembus USD 112 di Tengah Eskalasi Perang Iran-AS

Minyak Dunia Memanas: Brent Tembus USD 112 di Tengah Eskalasi Perang Iran-AS

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 07:38 WIB

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:34 WIB

Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran

Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:16 WIB

Terkini

Pedagang Online Wajib Punya NIB, Buat Ditarik Pajak?

Pedagang Online Wajib Punya NIB, Buat Ditarik Pajak?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 17:31 WIB

Merana Ditinggal Investor Asing, IHSG Turun ke Level 6.116 Hari Ini

Merana Ditinggal Investor Asing, IHSG Turun ke Level 6.116 Hari Ini

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 17:18 WIB

Properti Kembali Bergairah, Akses Tol Jadi Magnet Baru Kenaikan Nilai Hunian

Properti Kembali Bergairah, Akses Tol Jadi Magnet Baru Kenaikan Nilai Hunian

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:53 WIB

BI Bidik 200 Pesantren Punya Bisnis Air Minum Kemasan, Jadi Sumber Cuan Baru

BI Bidik 200 Pesantren Punya Bisnis Air Minum Kemasan, Jadi Sumber Cuan Baru

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:48 WIB

Purbaya Tetap Ngotot Ekonomi RI Kuat Meski Banyak Protes, Ini Buktinya

Purbaya Tetap Ngotot Ekonomi RI Kuat Meski Banyak Protes, Ini Buktinya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:41 WIB

Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS

Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:00 WIB

Profil PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI): Emiten Alkes, Pemegang Saham dan Prospek

Profil PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI): Emiten Alkes, Pemegang Saham dan Prospek

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 15:19 WIB

Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional

Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:40 WIB

Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis

Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:26 WIB

Emiten Pengolah Limbah MHKI Bagikan Dividen Rp9,9 Miliar, Catat Jadwalnya

Emiten Pengolah Limbah MHKI Bagikan Dividen Rp9,9 Miliar, Catat Jadwalnya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:25 WIB