Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

Perang di Timteng Memanas Bikin Premi Asuransi Meningkat

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Selasa, 24 Maret 2026 | 14:58 WIB
Perang di Timteng Memanas Bikin Premi Asuransi Meningkat
Kepala Eksekutif Pengawas PPDP OJK, Ogi Prastomiyono di Jakarta. [Suara.com/Rina]
baca 10 detik
  • Kebijakan tarif resiprokal AS dan ketegangan geopolitik diprediksi menekan kinerja asuransi marine cargo sepanjang 2026.
  • OJK mengantisipasi dampak negatif ini melalui penguatan underwriting dan penyesuaian tarif premi yang prudent.
  • Konflik global berpotensi meningkatkan risiko logistik dan mengganggu rantai pasok, memengaruhi premi asuransi.

Suara.com - Kebijakan tarif resiprokal Amerika Serikat (AS) serta meningkatnya ketegangan geopolitik global, dinilai berpotensi menekan kinerja lini usaha asuransi pengangkutan (marine cargo) sepanjang tahun 2026.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berupaya memperkuat strategi mitigasi risiko di tengah ketidakpastian tersebut.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun (PPDP) OJK, Ogi Prastomiyono, mengatakan bahwa dinamika global seperti tarif resiprokal AS dan konflik geopolitik berpotensi menekan perdagangan internasional, yang menjadi tulang punggung bisnis asuransi marine cargo.

“Tarif resiprokal AS dan meningkatnya ketegangan geopolitik berpotensi menekan perdagangan global sehingga memengaruhi pertumbuhan premi dan meningkatkan risiko pada asuransi marine cargo,” ujar Ogi dalam jawaban tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (24/6/2026)

Menurutnya, kondisi tersebut perlu diantisipasi melalui penguatan underwriting, penyesuaian tarif premi, serta pengelolaan risiko yang lebih prudent oleh pelaku industri.

Berdasarkan data OJK per Januari 2026, lini usaha marine cargo pada asuransi umum dan reasuransi mencatatkan premi sebesar Rp1,33 triliun atau setara 7,23 persen dari total premi.

Ilustrasi dampak perang di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel dengan Iran. (Dok. Suara.com)
Ilustrasi dampak perang di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel dengan Iran. (Dok. Suara.com)

Selain itu, Ogi menjelaskan bahwa konflik tersebut dapat berdampak luas, mulai dari kenaikan biaya logistik hingga terganggunya rantai pasok global.

“Ketegangan geopolitik berpotensi meningkatkan risiko pada industri asuransi umum, antara lain melalui kenaikan biaya logistik, gangguan rantai pasok, serta volatilitas harga energi,” jelasnya.

Lini usaha yang dinilai paling terdampak meliputi marine cargo, properti, dan energy on-shore, seiring meningkatnya eksposur terhadap risiko perdagangan dan transportasi global.

baca juga

OJK juga menilai gejolak global berpotensi mendorong penyesuaian premi, khususnya pada lini usaha dengan eksposur internasional. Hal ini tidak terlepas dari kenaikan harga reasuransi serta meningkatnya persepsi risiko di pasar global.

Meski demikian, Ogi menegaskan bahwa penyesuaian premi umumnya dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan kondisi pasar dan prinsip kehati-hatian dalam underwriting.

Dengan berbagai tekanan eksternal yang ada, prospek asuransi marine cargo pada tahun ini diperkirakan akan menghadapi tantangan, terutama dari sisi pertumbuhan premi dan peningkatan risiko klaim.

Namun demikian, OJK menilai industri masih memiliki ruang untuk menjaga stabilitas, selama pelaku usaha mampu menerapkan manajemen risiko yang disiplin serta responsif terhadap dinamika global.

“Penguatan underwriting dan pengelolaan risiko yang prudent menjadi kunci agar industri tetap resilien di tengah ketidakpastian global,” tutup Ogi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Terbitkan Aturan Baru, Asing Bisa Akses Informasi Keuangan Indonesia

OJK Terbitkan Aturan Baru, Asing Bisa Akses Informasi Keuangan Indonesia

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 15:36 WIB

Banyak Pemudik saat Lebaran Bikin Kinerja Industri Asuransi Perjalanan Melonjak

Banyak Pemudik saat Lebaran Bikin Kinerja Industri Asuransi Perjalanan Melonjak

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 08:52 WIB

Harga Minyak Dunia Makin Terbang Imbas Iran Mau Tutup Selat Hormuz Tanpa Batas Waktu

Harga Minyak Dunia Makin Terbang Imbas Iran Mau Tutup Selat Hormuz Tanpa Batas Waktu

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 08:16 WIB

Data Lintas Batas RIAS Dibuka, OJK Waspadai Ketergantungan Asing

Data Lintas Batas RIAS Dibuka, OJK Waspadai Ketergantungan Asing

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 07:45 WIB

OJK Resmi Bubarkan Dana Pensiun Jiwasraya, Bagaimana Hak Peserta?

OJK Resmi Bubarkan Dana Pensiun Jiwasraya, Bagaimana Hak Peserta?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 07:24 WIB

Krisis Energi: Harga BBM Naik Ekstrem di Negara-negara Asia, Indonesia Waspada?

Krisis Energi: Harga BBM Naik Ekstrem di Negara-negara Asia, Indonesia Waspada?

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:18 WIB

Terkini

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:13 WIB

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB

MSCI Pertahankan Indonesia di EM, Mengapa IHSG Masih Ambruk?

MSCI Pertahankan Indonesia di EM, Mengapa IHSG Masih Ambruk?

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:25 WIB

Dorong Kolaborasi Hijau, Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim

Dorong Kolaborasi Hijau, Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:32 WIB

Harga Durian Anjlok, Musang King Dijual Rp23 Ribu per Kg

Harga Durian Anjlok, Musang King Dijual Rp23 Ribu per Kg

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:10 WIB

Rekap Hari Ini: IHSG Ambruk, Rupiah Anjlok!

Rekap Hari Ini: IHSG Ambruk, Rupiah Anjlok!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:03 WIB