Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Sekarang Popularitas Pemerintah Naik Kencang Sekali

Dicky Prastya

Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:41 WIB
Harga BBM Tak Naik, Purbaya: Sekarang Popularitas Pemerintah Naik Kencang Sekali
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Screenshot YouTube Kemenkeu]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan mengklaim popularitas pemerintah dan Presiden Prabowo naik akibat meredam kenaikan harga minyak melalui APBN.
  • Kinerja Kemenkeu dinilai berhasil menjaga harga BBM stabil meskipun terjadi gejolak perang dan harga minyak global tinggi.
  • Stabilitas ekonomi Indonesia diprediksi bertambah karena Pemerintah berhasil menyerap kenaikan harga minyak global yang berdampak fluktuatif.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim kalau popularitas Pemerintah, khususnya Presiden RI Prabowo Subianto, naik di tengah gejolak perang Amerika Serikat vs Iran.

Menkeu Purbaya menilai kalau hal itu terjadi berkat Pemerintah berhasil meredam (shock absorber) kenaikan harga minyak lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, sekaligus menjadikan APBN sebagai mesin pertumbuhan ekonomi.

"Ketika harganya naik, kita serap di sini. Gara-gara itu, BBM enggak naik, sekarang popularitas pemerintah naik kencang sekali ke atas, popularitas Presiden utamanya," kata Purbaya di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (27/3/2026).

Dengan popularitas ini, ia menyebut itu bakal berdampak bertambahnya komponen stabilitas ekonomi Indonesia. Kondisi tersebut juga membuat Pemerintah fokus menjalankan program-program yang ada.

"Jadi shock absorber sekaligus engine, itu harus balance keduanya, dan balance-nya tidak tercapai kalau kita kerja sendiri-sendiri," pesan Purbaya ke jajaran pegawai Kemenkeu.

Di kesempatan yang sama, Bendahara Negara juga memuji para bawahannya di Kementerian Keuangan karena berhasil menunjukkan kinerja memuaskan di tengah perang Amerika Serikat vs Iran.

Menkeu Purbaya bercerita, kondisi global saat ini sedang tidak stabil, geopolitik bergejolak, dan harga komoditas fluktuatif. Akibatnya, banyak negara lain yang memutuskan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).

Namun berbeda dengan Indonesia. Purbaya mengatakan kalau timnya di Kemenkeu mampu menjaga harga BBM tanpa berdampak besar ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Dengan kemampuan orang-orang ini, kita bisa menjaga harga BBM di level yang sekarang, tanpa membahayakan APBN. Jadi tim kita tuh jago, cuma di luar masih kurang dihargai," katanya di Kantor Kemenkeu, Jumat (27/3/2026).

baca juga

"Kita masih kampanye tuh. Kita jago dibanding negara-negara tetangga kita. Berarti timnya bagus sekali di sini," lanjutnya.

Saat harga BBM naik, Purbaya mengaku diundang ke kediaman Presiden RI Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta. Ia ditanya apakah kenaikan harga minyak global berdampak ke APBN, di mana kondisi saat itu tembus 100 Dolar AS per Barel.

Bendahara Negara lalu mengklaim kalau kondisi APBN masih aman, meskipun harga minyak 100 Dolar AS per Barel. Hal itu dinilainya terjadi berkat kinerja para pegawai Kemenkeu.

"Artinya ada tindakan-tindakan yang bisa kita jalankan untuk mengamankan itu, dan itu belum terpublikasi dengan baik di media," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RI Sudah Punya Pos Impor Minyak Mentah Baru, Bahlil: Jangan Tanya Dari Mana?

RI Sudah Punya Pos Impor Minyak Mentah Baru, Bahlil: Jangan Tanya Dari Mana?

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:04 WIB

Purbaya Bantah Budaya 'ABS' Saat Hadapi Prabowo: Semua Kita Hitung Dengan Baik

Purbaya Bantah Budaya 'ABS' Saat Hadapi Prabowo: Semua Kita Hitung Dengan Baik

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:53 WIB

Pasokan Energi Jadi Rebutan di Dunia, Bahlil Wanti-wanti Masyarakat Bijak Isi BBM

Pasokan Energi Jadi Rebutan di Dunia, Bahlil Wanti-wanti Masyarakat Bijak Isi BBM

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:15 WIB

Purbaya Puji Pegawai Kemenkeu: Tim Kita Jago, Cuma Kurang Dihargai

Purbaya Puji Pegawai Kemenkeu: Tim Kita Jago, Cuma Kurang Dihargai

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:14 WIB

Iran Berencana Terapkan 'Pajak Keamanan' di Selat Hormuz, Satu Kapal Rp33 Miliar

Iran Berencana Terapkan 'Pajak Keamanan' di Selat Hormuz, Satu Kapal Rp33 Miliar

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 13:57 WIB

Menkeu Purbaya Lantik Robert Leonard Marbun Sebagai Sekjen Kemenkeu

Menkeu Purbaya Lantik Robert Leonard Marbun Sebagai Sekjen Kemenkeu

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 13:47 WIB

Terkini

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:19 WIB

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:14 WIB

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:00 WIB

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:05 WIB

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:54 WIB

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:53 WIB