Suara.com - PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) adalah salah satu raksasa tambang Indonesia sekaligus terdaftar di Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia sebagai perusahaan publik (Tbk).
Selain itu, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) merupakan perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan tembaga dan emas.
Perusahaan ini mengoperasikan tambang Batu Hijau yang berlokasi di Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat. AMMN resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2023.
Struktur Operasional dan Anak Perusahaan
Kegiatan bisnis AMMN dijalankan melalui beberapa anak perusahaan dengan pembagian fungsi teknis sebagai berikut:
PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT): Entitas yang memegang izin dan bertanggung jawab atas operasional penambangan di lapangan.
PT Amman Mineral Industri (AMIN): Fokus pada pembangunan dan pengelolaan fasilitas pemurnian (smelter) tembaga serta pemurnian logam mulia.
PT Amman Mineral Integrasi (AMIG): Bertugas dalam penyediaan layanan pendukung operasional, termasuk pengelolaan sumber daya manusia.
Komposisi Pemegang Saham (Data per September 2025)
Berdasarkan data keterbukaan informasi per September 2025, kepemilikan saham AMMN terbagi dalam beberapa entitas besar dan masyarakat umum dengan rincian sebagai berikut:
PT Sumber Gemilang Persada (32,17%): Merupakan pemegang saham terbesar sekaligus entitas pengendali yang terafiliasi dengan Salim Group.
PT Medco Energi Internasional Tbk (20,92%): Perusahaan energi yang dimiliki oleh kelompok usaha keluarga Panigoro.
PT AP Investment (15,45%): Entitas yang dipimpin oleh Agoes Projosasmito.
Masyarakat/Publik (18,51%): Porsi kepemilikan yang dimiliki oleh investor publik di bursa saham.
Lainnya: Sisa saham dimiliki oleh beberapa entitas substansial lainnya seperti PT Pesona Sukses Cemerlang dan PT Alpha Investasi Mandiri.