- Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga mengatakan proyeksi harga BBM non-subsidi per 1 April 2026 yang beredar di masyarakat belum pasti.
- Dokumen tersebut merinci perkiraan harga Pertamax menjadi Rp17.850 per liter beserta komponen kenaikannya.
- Ekonom memprediksi kenaikan BBM non-subsidi berada kisaran moderat 5 hingga 10 persen berdasarkan harga pasar.
Di sisi lain, harga minyak dunia yang telah menembus di atas 100 dolar Amerika Serikat (AS) per barel turut memberi tekanan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), di mana setiap kenaikan 1 dolar AS berpotensi menambah beban hingga Rp6,7 triliun.