Indonesia Siap Beli Pesawat Tempur KAAN Turki dengan Pinjaman Luar Negeri

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 02 April 2026 | 08:51 WIB
Indonesia Siap Beli Pesawat Tempur KAAN Turki dengan Pinjaman Luar Negeri
Pesawat Tempur KAAN (Turkish Aerospace Industries)
  • Kementerian Pertahanan Indonesia menjalin kerja sama dengan Turki untuk pengadaan pesawat tempur siluman generasi kelima, KAAN.
  • Proses akuisisi 48 unit pesawat tempur sedang dalam tahap aktivasi pembiayaan melalui mekanisme Pinjaman Luar Negeri pemerintah.
  • Pengiriman perdana jet tempur canggih tersebut dijadwalkan akan mulai dilaksanakan pada tahun 2032 untuk memperkuat pertahanan udara.

Suara.com - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Republik Indonesia memastikan langkah strategis dalam modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) dengan menggandeng industri pertahanan Turki.

Indonesia secara resmi telah menandatangani kontrak awal untuk pengadaan pesawat tempur siluman generasi kelima, KAAN, yang dikembangkan oleh Turkish Aerospace Industries (TAI).

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemenhan, Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait, mengonfirmasi bahwa kesepakatan ini tengah memasuki tahapan penting dalam hal pembiayaan.

"Untuk KAAN, sudah ada kontrak awal dalam jumlah terbatas yang saat ini masih dalam proses aktivasi melalui mekanisme Pinjaman Luar Negeri (PLN) bersama Kementerian Keuangan," ujar Rico saat memberikan keterangan di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Mengutip informasi Kemenkeu 11/PMK.07/2023, Pinjaman Luar Negeri yang selanjutnya disingkat PLN adalah setiap pembiayaan melalui utang yang diperoleh pemerintah pusat dari pemberi Pinjaman Luar Negeri yang diikat oleh suatu perjanjian pinjaman dan tidak berbentuk surat berharga negara, yang harus dibayar kembali dengan persyaratan tertentu.

Skema Pengadaan dan Anggaran

Meskipun detail anggaran secara menyeluruh belum dipublikasikan secara rinci oleh pemerintah, informasi yang berkembang di kalangan pengamat pertahanan menyebutkan bahwa nilai kontrak kerja sama ini diperkirakan mencapai 15 miliar dolar AS atau setara dengan Rp251 triliun.

Indonesia dikabarkan berencana memboyong sebanyak 48 unit jet tempur canggih tersebut. Brigjen Rico menjelaskan bahwa proses akuisisi ini akan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran negara serta kebutuhan mendesak TNI dalam menjaga kedaulatan wilayah udara nasional.

Jika sesuai jadwal, pengiriman perdana jet tempur ini diprediksi akan dimulai pada tahun 2032 mendatang.

Langkah ini merupakan kelanjutan dari Nota Kesepahaman (MoU) yang sebelumnya telah disepakati antara Kemenhan RI dengan Sekretariat Industri Pertahanan Turki (Savunma Sanayii Baskanligi/SSB) pada ajang pameran pertahanan internasional di Jakarta.

KAAN merupakan pencapaian tertinggi industri pertahanan Turki yang dirancang sepenuhnya secara mandiri. Sebagai pesawat tempur generasi kelima, KAAN dibekali dengan berbagai fitur mutakhir yang membuatnya sejajar dengan jet tempur kelas dunia lainnya. Beberapa keunggulan utamanya meliputi:

  • Kemampuan Siluman (Stealth): Memiliki visibilitas radar yang sangat rendah (low radar visibility) sehingga sulit dideteksi oleh sistem pertahanan lawan.
  • Performa Tinggi: Mampu mencapai kecepatan maksimum hingga 1,8 Mach dengan ketinggian operasional (service ceiling) mencapai 55.000 kaki.
  • Sistem Senjata Internal: Dilengkapi dengan internal weapons bays untuk menjaga profil siluman saat membawa persenjataan.
  • Teknologi Avionic: Mengadopsi arsitektur avionik yang adaptif, peningkatan kesadaran situasional, serta kemampuan penargetan presisi.
  • Kemampuan Multi-Misi: Dirancang tangguh baik dalam pertempuran udara ke udara (air-to-air) maupun serangan udara ke darat.

Proses pembangunan KAAN dimulai pada Juni 2019, dengan produksi prototipe pertama yang rampung pada Maret 2022. Setelah melalui serangkaian uji sistem yang intensif, prototipe tersebut pertama kali diperkenalkan ke hadapan publik pada awal tahun 2023.

Kehadiran KAAN di jajaran kekuatan TNI AU nantinya diharapkan tidak hanya sekadar menambah jumlah armada, tetapi juga memberikan lompatan teknologi yang signifikan bagi pertahanan Indonesia di kawasan regional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Avtur Naik 70%, Nasib Tarif Tiket Pesawat Gimana?

Harga Avtur Naik 70%, Nasib Tarif Tiket Pesawat Gimana?

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 14:42 WIB

Perubahan Iklim Picu Turbulensi Pesawat, Ini Solusi Peneliti Terinspirasi dari Cara Terbang Burung

Perubahan Iklim Picu Turbulensi Pesawat, Ini Solusi Peneliti Terinspirasi dari Cara Terbang Burung

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:26 WIB

Siap-siap! Tarif Tiket Pesawat Berpotensi Semakin Mahal

Siap-siap! Tarif Tiket Pesawat Berpotensi Semakin Mahal

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:15 WIB

Iran Ledakan Pesawat Mata-Mata Milik AS E-3 AWACS di Pangkalan Al Kharj

Iran Ledakan Pesawat Mata-Mata Milik AS E-3 AWACS di Pangkalan Al Kharj

News | Senin, 30 Maret 2026 | 11:01 WIB

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Terkini

Ribuan PPPK Terancam Diberhentikan, Regulasi Alokasi APBD Jadi Penyebab?

Ribuan PPPK Terancam Diberhentikan, Regulasi Alokasi APBD Jadi Penyebab?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 11:01 WIB

Harga Tembaga dan Emas Terkoreksi, Tekan Kinerja Ekspor Tambang Awal April 2026

Harga Tembaga dan Emas Terkoreksi, Tekan Kinerja Ekspor Tambang Awal April 2026

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 10:07 WIB

Pasar Semen Lesu, Laba Indocement Justru Melompat 12 Persen di 2025

Pasar Semen Lesu, Laba Indocement Justru Melompat 12 Persen di 2025

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 09:29 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Level Rp16.983

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Level Rp16.983

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 09:29 WIB

Update Harga Pangan, Cabai Rawit 'Gila-gilaan', Beras dan Minyak Ikut Kompak Naik

Update Harga Pangan, Cabai Rawit 'Gila-gilaan', Beras dan Minyak Ikut Kompak Naik

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 09:23 WIB

Warga Belanja di Korsel Bisa Bayar lewat QRIS

Warga Belanja di Korsel Bisa Bayar lewat QRIS

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 09:15 WIB

Laba Bersih Jamkrindo Syariah Meroket 160 Persen, Tembus Rp141,03 Miliar pada 2025

Laba Bersih Jamkrindo Syariah Meroket 160 Persen, Tembus Rp141,03 Miliar pada 2025

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 08:27 WIB

Emiten DVLA dan Astra Garap Pasar Alkes Berbasis AI

Emiten DVLA dan Astra Garap Pasar Alkes Berbasis AI

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 08:04 WIB

Harga Emas di Pegadaian Naik Signifikan Hari Ini, Kembali ke Rp 3 Jutaan

Harga Emas di Pegadaian Naik Signifikan Hari Ini, Kembali ke Rp 3 Jutaan

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 08:04 WIB

Kunjungan Prabowo ke Jepang dan Korea Selatan Diklaim Sukses Dongkrak Kepercayaan Investor

Kunjungan Prabowo ke Jepang dan Korea Selatan Diklaim Sukses Dongkrak Kepercayaan Investor

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 08:00 WIB