Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 02 April 2026 | 17:44 WIB
Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?
PT PP Presisi (Persero) Tbk (PPRE)

Suara.com - PT PP Presisi Tbk (PPRE) kembali memperkuat posisinya di industri penyedia jasa pertambangan nasional.

Emiten infrastruktur ini berhasil mengamankan kontrak baru bernilai fantastis, yakni Rp870 miliar, untuk menggarap proyek penambangan bijih bauksit milik PT Antam Tbk (ANTM) di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

Dalam pengerjaannya, PPRE tidak sendirian. PPRE membentuk kerja sama operasi (KSO) bersama sang induk usaha, PT PP (Persero) Tbk, serta PT Lancarjaya Mandiri Abadi.

Ruang lingkup kerja sama raksasa ini mencakup aktivitas penggalian bauksit, pengangkutan material (hauling), hingga pengoperasian fasilitas pencucian (washing plant). Penggalian perdana atau first cut diestimasi akan mulai berjalan pada awal triwulan II-2026.

Harga saham PPRE saat ini ada di kisaran Rp103.

Mengingat skala proyek yang masif ini, menarik untuk mengulas lebih dalam mengenai profil dan rekam jejak PT PP Presisi Tbk.

Profil PPRE

PT PP Presisi Tbk merupakan anak perusahaan dari BUMN konstruksi terkemuka, PT PP (Persero) Tbk (PTPP).

Perusahaan ini berfokus pada penyediaan jasa terintegrasi di bidang pertambangan dan konstruksi sipil, serta telah melantai di Bursa Efek Indonesia sebagai emiten sektor infrastruktur.

Menengok kilas balik sejarahnya, perusahaan ini tidak langsung sebesar sekarang:

  1. Tahun 2004: Berdiri pertama kali dengan nama PT Prima Jasa Aldodua. Pada fase awal ini, fokus utama operasional perusahaan hanya berkisar pada bisnis penyewaan peralatan kerja.
  2. Tahun 2015: Menjadi titik balik besar. Perusahaan memperluas sayap bisnisnya ke arah penyewaan alat-alat berat khusus konstruksi. Di tahun yang sama, PTPP resmi mengakuisisi perusahaan ini dan mengganti namanya menjadi PP Peralatan Konstruksi, sebelum akhirnya berkembang menjadi PP Presisi.


Empat Pilar Bisnis dan Rekam Jejak Proyek Nasional

Sebagai perusahaan spesialis pekerjaan sipil dan tambang, PPRE menopang operasionalnya melalui empat lini bisnis utama yang saling terintegrasi:

Jasa Pertambangan: Melayani pengerjaan komoditas seperti batu bara dan nikel. Cakupan kerjanya meliputi pembuangan lapisan tanah penutup (overburden removal), pengangkutan bahan tambang, pemeliharaan akses jalan tambang, hingga pengelolaan area pembuangan (waste dump) dan kolam sedimen.

Pekerjaan Sipil: Menangani proyek-proyek skala besar mulai dari pembukaan lahan, pengaspalan, hingga pengerjaan fasilitas publik.

Pekerjaan Struktur: Fokus pada kekuatan struktur bangunan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Ungkap Rahasia Donald Trump 'Manipulasi' Harga Saham dan Minyak

Iran Ungkap Rahasia Donald Trump 'Manipulasi' Harga Saham dan Minyak

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 13:59 WIB

IHSG Diproyeksi Lanjutkan Penguatan Hari Ini, Saham-saham Bluechip Saatnya Tampil?

IHSG Diproyeksi Lanjutkan Penguatan Hari Ini, Saham-saham Bluechip Saatnya Tampil?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 07:55 WIB

IHSG Akhirnya Bangkit, Ternyata Ini Pemicunya

IHSG Akhirnya Bangkit, Ternyata Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 17:51 WIB

Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham

Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:39 WIB

Laba Bersih PTBA Terkoreksi 42,74 Persen di Tengah Pembengkakan Beban Operasional

Laba Bersih PTBA Terkoreksi 42,74 Persen di Tengah Pembengkakan Beban Operasional

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 13:44 WIB

IHSG Melonjak 1,45% di Sesi 1, 502 Saham Meroket

IHSG Melonjak 1,45% di Sesi 1, 502 Saham Meroket

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 13:03 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB