Suara.com - PT PP Presisi Tbk (PPRE) kembali memperkuat posisinya di industri penyedia jasa pertambangan nasional.
Emiten infrastruktur ini berhasil mengamankan kontrak baru bernilai fantastis, yakni Rp870 miliar, untuk menggarap proyek penambangan bijih bauksit milik PT Antam Tbk (ANTM) di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.
Dalam pengerjaannya, PPRE tidak sendirian. PPRE membentuk kerja sama operasi (KSO) bersama sang induk usaha, PT PP (Persero) Tbk, serta PT Lancarjaya Mandiri Abadi.
Ruang lingkup kerja sama raksasa ini mencakup aktivitas penggalian bauksit, pengangkutan material (hauling), hingga pengoperasian fasilitas pencucian (washing plant). Penggalian perdana atau first cut diestimasi akan mulai berjalan pada awal triwulan II-2026.
Harga saham PPRE saat ini ada di kisaran Rp103.
Mengingat skala proyek yang masif ini, menarik untuk mengulas lebih dalam mengenai profil dan rekam jejak PT PP Presisi Tbk.
Profil PPRE
PT PP Presisi Tbk merupakan anak perusahaan dari BUMN konstruksi terkemuka, PT PP (Persero) Tbk (PTPP).
Perusahaan ini berfokus pada penyediaan jasa terintegrasi di bidang pertambangan dan konstruksi sipil, serta telah melantai di Bursa Efek Indonesia sebagai emiten sektor infrastruktur.
Menengok kilas balik sejarahnya, perusahaan ini tidak langsung sebesar sekarang:
- Tahun 2004: Berdiri pertama kali dengan nama PT Prima Jasa Aldodua. Pada fase awal ini, fokus utama operasional perusahaan hanya berkisar pada bisnis penyewaan peralatan kerja.
- Tahun 2015: Menjadi titik balik besar. Perusahaan memperluas sayap bisnisnya ke arah penyewaan alat-alat berat khusus konstruksi. Di tahun yang sama, PTPP resmi mengakuisisi perusahaan ini dan mengganti namanya menjadi PP Peralatan Konstruksi, sebelum akhirnya berkembang menjadi PP Presisi.
Empat Pilar Bisnis dan Rekam Jejak Proyek Nasional
Sebagai perusahaan spesialis pekerjaan sipil dan tambang, PPRE menopang operasionalnya melalui empat lini bisnis utama yang saling terintegrasi:
Jasa Pertambangan: Melayani pengerjaan komoditas seperti batu bara dan nikel. Cakupan kerjanya meliputi pembuangan lapisan tanah penutup (overburden removal), pengangkutan bahan tambang, pemeliharaan akses jalan tambang, hingga pengelolaan area pembuangan (waste dump) dan kolam sedimen.
Pekerjaan Sipil: Menangani proyek-proyek skala besar mulai dari pembukaan lahan, pengaspalan, hingga pengerjaan fasilitas publik.
Pekerjaan Struktur: Fokus pada kekuatan struktur bangunan.