Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.986,497
LQ45 594,918
Srikehati 295,219
JII 350,443
USD/IDR 17.983

Harga Emas Bergejolak, Bank Mega Syariah Siapkan Strategi Ini

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Senin, 06 April 2026 | 09:01 WIB
Harga Emas Bergejolak, Bank Mega Syariah Siapkan Strategi Ini
Ilustrasi Bank Mega Syariah. [Ist]
baca 10 detik
  • Harga emas global fluktuatif akibat faktor ekonomi dan geopolitik, namun tetap dianggap instrumen investasi jangka panjang yang stabil.
  • Benadicto Alvonzo Ferary dari Bank Mega Syariah menyarankan strategi beli saat harga turun untuk optimasi portofolio investasi masyarakat.
  • Bank Mega Syariah meluncurkan produk Flexi Gold yang mencatat pertumbuhan penyaluran pembiayaan signifikan hingga Maret 2026 di Jakarta.

Suara.com - Pergerakan harga emas global dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan tren fluktuatif. Kondisi ini menjadi perhatian investor, terutama masyarakat yang menjadikan emas sebagai instrumen lindung nilai (safe haven) sekaligus investasi jangka panjang.

Fluktuasi harga emas dinilai sebagai fenomena yang wajar, dipengaruhi berbagai faktor global mulai dari kondisi ekonomi, inflasi, kebijakan suku bunga, hingga ketidakpastian geopolitik.

Meski demikian, secara historis emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang relatif stabil dalam jangka panjang dan kerap dipilih untuk menjaga nilai aset.

Digital Business & Product Management Division Head Bank Mega Syariah, Benadicto Alvonzo Ferary, menilai kondisi ini justru membuka peluang bagi masyarakat untuk memanfaatkan momentum koreksi harga melalui strategi buy the dip, yakni membeli aset saat harga mengalami penurunan sementara.

“Masyarakat perlu memahami bahwa investasi emas tidak hanya berfokus pada momentum jangka pendek, tetapi juga pada potensi pertumbuhan nilai dalam jangka Panjang," ujar Benadicto dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin (6/4/2026).

Menurutnya, strategi buy the dip dapat menjadi cara untuk mengoptimalkan peluang di tengah volatilitas harga, khususnya bagi nasabah dengan tujuan keuangan jangka panjang seperti perencanaan ibadah haji, pendidikan, maupun penguatan portofolio investasi.

ilustrasi emas (freepik/wirestock)
ilustrasi emas (freepik/wirestock)

Ia menambahkan, kondisi harga emas yang relatif lebih terjangkau saat ini menjadi momentum tepat bagi masyarakat untuk mulai atau menambah kepemilikan emas.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Bank Mega Syariah menghadirkan produk pembiayaan emas Flexi Gold. Produk ini menawarkan kemudahan bagi nasabah untuk memiliki emas secara lebih terencana dan bertahap.

“Flexi Gold merupakan solusi pembiayaan berbasis prinsip syariah yang transparan, sehingga diharapkan dapat membantu masyarakat mengakses instrumen investasi yang aman dan bernilai jangka panjang,” jelasnya.

baca juga

Flexi Gold menggunakan akad Murabahah dan Rahn sesuai prinsip syariah, dengan pilihan agunan emas logam mulia mulai dari 5 gram, 10 gram, 25 gram, 50 gram, hingga 100 gram.

Nasabah juga mendapatkan sejumlah keuntungan tambahan, seperti gratis biaya cetak fisik, pengiriman, serta asuransi pengiriman.

Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi emas, kinerja produk ini pun menunjukkan pertumbuhan signifikan.

Hingga Maret 2026, penyaluran Flexi Gold tumbuh lebih dari 85 persen dibandingkan posisi Desember 2025. Dari sisi volume, jumlah emas yang dibiayai mencapai lebih dari 1.400 gram atau meningkat lebih dari 35 persen dibandingkan akhir tahun sebelumnya.

Secara keseluruhan, kinerja positif Flexi Gold sejalan dengan pertumbuhan pembiayaan konsumer Bank Mega Syariah. Hingga Maret 2026, pembiayaan konsumer tercatat tumbuh lebih dari 20 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Peluncuran Flexi Gold menjadi bagian dari strategi Bank Mega Syariah dalam mendiversifikasi produk konsumer, sekaligus memanfaatkan keunggulan emas sebagai instrumen investasi dengan likuiditas tinggi. Produk ini juga dirancang agar dapat menjangkau berbagai segmen pasar secara luas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas di Pegadaian Naik Hari Ini, Galeri 24 dan UBS Kompak Menguat!

Harga Emas di Pegadaian Naik Hari Ini, Galeri 24 dan UBS Kompak Menguat!

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:00 WIB

Emas Dunia Berpotensi Tertekan, Pengamat: Penurunan Harga Hanya Sementara

Emas Dunia Berpotensi Tertekan, Pengamat: Penurunan Harga Hanya Sementara

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 11:54 WIB

Antam Tersedia di Pegadaian, Cek Harga Emas Antam, UBS dan Galeri 24 Hari Ini

Antam Tersedia di Pegadaian, Cek Harga Emas Antam, UBS dan Galeri 24 Hari Ini

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 08:24 WIB

Maksimalkan Sisa THR, Investasikan Jadi Emas Lewat BRImo Lebih Menguntungkan

Maksimalkan Sisa THR, Investasikan Jadi Emas Lewat BRImo Lebih Menguntungkan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:17 WIB

Bank Mega Syariah Catat Penyaluran Kredit Koperasi Rp 5,9 Triliun Sepanjang 2025

Bank Mega Syariah Catat Penyaluran Kredit Koperasi Rp 5,9 Triliun Sepanjang 2025

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 13:29 WIB

Harga Emas Pegadaian Jumat Ini Stagnan, Cek Perbandingan Galeri 24 dan UBS

Harga Emas Pegadaian Jumat Ini Stagnan, Cek Perbandingan Galeri 24 dan UBS

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 11:43 WIB

Terkini

OJK Tutup 36.191 Rekening Judi Online, Perbankan Diminta Perketat Pengawasan

OJK Tutup 36.191 Rekening Judi Online, Perbankan Diminta Perketat Pengawasan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:27 WIB

Kementerian PU Jelaskan Kunker Menteri Dody dan Keluarga ke New York Jelang Final Piala Dunia

Kementerian PU Jelaskan Kunker Menteri Dody dan Keluarga ke New York Jelang Final Piala Dunia

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:14 WIB

Sebanyak 81 BPR Akan Digabung Menjadi 24 hingga Juni 2026

Sebanyak 81 BPR Akan Digabung Menjadi 24 hingga Juni 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:35 WIB

Danantara Lebur 4 BUMN Manajer Investasi

Danantara Lebur 4 BUMN Manajer Investasi

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:29 WIB

Ribut-ribut Soal Skema Bagasi Pesawat, Mana yang Lebih Baik?

Ribut-ribut Soal Skema Bagasi Pesawat, Mana yang Lebih Baik?

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:25 WIB

Tiga Perusahaan RI Tersandung Sengketa Bisnis sama Malaysia, Kapal-kapal Ditahan

Tiga Perusahaan RI Tersandung Sengketa Bisnis sama Malaysia, Kapal-kapal Ditahan

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:20 WIB

Transaksi Kripto Naik di Mei 2026

Transaksi Kripto Naik di Mei 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:19 WIB

Investor Serok Borong BBCA, Jual BMRI dan TPIA di Tengah Penguatan IHSG

Investor Serok Borong BBCA, Jual BMRI dan TPIA di Tengah Penguatan IHSG

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:13 WIB

Purbaya: Defisit APBN 2026 Diproyeksikan Membengkak

Purbaya: Defisit APBN 2026 Diproyeksikan Membengkak

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09 WIB

PNM Raih Penghargaan atas Komitmen Perkuat Ekonomi Syariah Masyarakat Akar Rumput

PNM Raih Penghargaan atas Komitmen Perkuat Ekonomi Syariah Masyarakat Akar Rumput

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:08 WIB

×