Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.870.000
Beli Rp2.730.000
IHSG 6.997,214
LQ45 708,256
Srikehati 341,255
JII 476,806
USD/IDR 17.010

Utang Pinjol Warga RI Tembus Rekor Rp100 Triliun, Mulai Banyak yang Gadai Barang

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 06 April 2026 | 12:16 WIB
Utang Pinjol Warga RI Tembus Rekor Rp100 Triliun, Mulai Banyak yang Gadai Barang
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan, outstanding piutang pembiayaan industri peer to peer (P2P) lending telah menembus angka psikologis baru sebesar Rp 100,69 triliun hingga Februari 2026. Foto ilustrasi AI.
  • Utang pinjol warga RI tembus rekor Rp 100,69 triliun, tumbuh 25,75% yoy per Februari 2026.
  • Risiko kredit macet (TWP90) pinjol naik menjadi 4,54%, mendekati ambang batas waspada.
  • Pembiayaan pergadaian melonjak 61,78% yoy, didominasi produk gadai sebesar Rp 126 triliun.

Suara.com - Tren ketergantungan masyarakat terhadap pinjaman online (pinjol) terus menunjukkan grafik menanjak. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan, outstanding piutang pembiayaan industri peer to peer (P2P) lending telah menembus angka psikologis baru sebesar Rp 100,69 triliun hingga Februari 2026.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan LJK Lainnya OJK, Agusman, mengungkapkan bahwa pertumbuhan ini mencapai 25,75% secara year-on-year (yoy). Angka ini juga menunjukkan akselerasi dibandingkan posisi Januari 2026 yang kala itu masih bertengger di level Rp 98,54 triliun.

"Pada industri pinjaman daring, outstanding pembiayaan pada Februari 2026 tumbuh 25,75% yoy dengan nilai nominal sebesar Rp 100,69 triliun," ujar Agusman dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Maret 2026 yang digelar secara daring, Senin (6/4/2026).

Sayangnya, lonjakan utang ini dibarengi dengan kenaikan risiko gagal bayar. OJK mencatat tingkat risiko kredit macet secara agregat atau TWP90 berada di posisi 4,54% per Februari 2026. Rasio ini mendaki jika dibandingkan dengan posisi Januari 2026 yang sebesar 4,38%.

Meskipun masih di bawah ambang batas aman 5%, kenaikan TWP90 ini menjadi sinyal kuning bagi industri untuk lebih memperketat manajemen risiko di tengah gempuran permintaan pinjaman.

Selain pinjol, kinerja moncer juga dicatatkan oleh industri pergadaian. Realisasi pembiayaan di sektor ini melonjak tajam hingga 61,78% (yoy) menjadi Rp 152,4 triliun per Februari 2026.

Dominasi produk gadai konvensional masih menjadi motor utama dengan kontribusi sebesar Rp 126 triliun atau setara 83,01% dari total pembiayaan. Lonjakan ini praktis ikut mengerek nilai aset industri pergadaian dari Rp 171,07 triliun menjadi Rp 182,71 triliun hanya dalam waktu satu bulan.

Sementara itu, industri modal ventura tampak lebih konservatif. Pembiayaan modal ventura tercatat tumbuh tipis 0,78% (yoy) dengan nilai Rp 16,46 triliun, sementara nilai aset industri parkir di level Rp 27,63 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Babak Belur Terkoreksi 14%, Asing 'Kabur' Rp 23,34 Triliun dari Pasar Saham

IHSG Babak Belur Terkoreksi 14%, Asing 'Kabur' Rp 23,34 Triliun dari Pasar Saham

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 11:27 WIB

94.294 Nomor Kontak Diblokir, Dana Penipuan Hampir Rp600 Miliar

94.294 Nomor Kontak Diblokir, Dana Penipuan Hampir Rp600 Miliar

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 10:53 WIB

Gempur Judi Online, OJK Blokir 33.252 Rekening Bank

Gempur Judi Online, OJK Blokir 33.252 Rekening Bank

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 09:57 WIB

Terkini

Kekayaan Donald Trump Meningkat jadi Rp107 Triliun di Tengah Konflik Perang

Kekayaan Donald Trump Meningkat jadi Rp107 Triliun di Tengah Konflik Perang

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 12:02 WIB

Elnusa Perkuat Transformasi Sebagai Low-Cost Operator, Targetkan Efisiensi Operasi Hingga 25%

Elnusa Perkuat Transformasi Sebagai Low-Cost Operator, Targetkan Efisiensi Operasi Hingga 25%

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 11:49 WIB

Sah! Menkeu Purbaya Restui Penggunaan Dana Desa Untuk Kopdes Merah Putih

Sah! Menkeu Purbaya Restui Penggunaan Dana Desa Untuk Kopdes Merah Putih

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 11:39 WIB

IHSG Babak Belur Terkoreksi 14%, Asing 'Kabur' Rp 23,34 Triliun dari Pasar Saham

IHSG Babak Belur Terkoreksi 14%, Asing 'Kabur' Rp 23,34 Triliun dari Pasar Saham

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 11:27 WIB

BREN dan DSSA Masuk List HSC, Harga Sahamnya Anjlok di Tengah Ancaman Delisting

BREN dan DSSA Masuk List HSC, Harga Sahamnya Anjlok di Tengah Ancaman Delisting

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 11:10 WIB

94.294 Nomor Kontak Diblokir, Dana Penipuan Hampir Rp600 Miliar

94.294 Nomor Kontak Diblokir, Dana Penipuan Hampir Rp600 Miliar

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 10:53 WIB

Harga Minyak Brent Tembus 111 Dolar AS, Iran Syaratkan Ganti Rugi Perang

Harga Minyak Brent Tembus 111 Dolar AS, Iran Syaratkan Ganti Rugi Perang

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 10:25 WIB

Harga Emas Antam Ambruk Rp26 Ribu

Harga Emas Antam Ambruk Rp26 Ribu

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 10:04 WIB

Dolar AS Naik, Rupiah Makin Anjlok ke Level Rp17.006

Dolar AS Naik, Rupiah Makin Anjlok ke Level Rp17.006

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 09:58 WIB

Gempur Judi Online, OJK Blokir 33.252 Rekening Bank

Gempur Judi Online, OJK Blokir 33.252 Rekening Bank

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 09:57 WIB