Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Utang Pinjol Warga RI Tembus Rekor Rp100 Triliun, Mulai Banyak yang Gadai Barang

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 06 April 2026 | 12:16 WIB
Utang Pinjol Warga RI Tembus Rekor Rp100 Triliun, Mulai Banyak yang Gadai Barang
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan, outstanding piutang pembiayaan industri peer to peer (P2P) lending telah menembus angka psikologis baru sebesar Rp 100,69 triliun hingga Februari 2026. Foto ilustrasi AI.
  • Utang pinjol warga RI tembus rekor Rp 100,69 triliun, tumbuh 25,75% yoy per Februari 2026.
  • Risiko kredit macet (TWP90) pinjol naik menjadi 4,54%, mendekati ambang batas waspada.
  • Pembiayaan pergadaian melonjak 61,78% yoy, didominasi produk gadai sebesar Rp 126 triliun.

Suara.com - Tren ketergantungan masyarakat terhadap pinjaman online (pinjol) terus menunjukkan grafik menanjak. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan, outstanding piutang pembiayaan industri peer to peer (P2P) lending telah menembus angka psikologis baru sebesar Rp 100,69 triliun hingga Februari 2026.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan LJK Lainnya OJK, Agusman, mengungkapkan bahwa pertumbuhan ini mencapai 25,75% secara year-on-year (yoy). Angka ini juga menunjukkan akselerasi dibandingkan posisi Januari 2026 yang kala itu masih bertengger di level Rp 98,54 triliun.

"Pada industri pinjaman daring, outstanding pembiayaan pada Februari 2026 tumbuh 25,75% yoy dengan nilai nominal sebesar Rp 100,69 triliun," ujar Agusman dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Maret 2026 yang digelar secara daring, Senin (6/4/2026).

Sayangnya, lonjakan utang ini dibarengi dengan kenaikan risiko gagal bayar. OJK mencatat tingkat risiko kredit macet secara agregat atau TWP90 berada di posisi 4,54% per Februari 2026. Rasio ini mendaki jika dibandingkan dengan posisi Januari 2026 yang sebesar 4,38%.

Meskipun masih di bawah ambang batas aman 5%, kenaikan TWP90 ini menjadi sinyal kuning bagi industri untuk lebih memperketat manajemen risiko di tengah gempuran permintaan pinjaman.

Selain pinjol, kinerja moncer juga dicatatkan oleh industri pergadaian. Realisasi pembiayaan di sektor ini melonjak tajam hingga 61,78% (yoy) menjadi Rp 152,4 triliun per Februari 2026.

Dominasi produk gadai konvensional masih menjadi motor utama dengan kontribusi sebesar Rp 126 triliun atau setara 83,01% dari total pembiayaan. Lonjakan ini praktis ikut mengerek nilai aset industri pergadaian dari Rp 171,07 triliun menjadi Rp 182,71 triliun hanya dalam waktu satu bulan.

Sementara itu, industri modal ventura tampak lebih konservatif. Pembiayaan modal ventura tercatat tumbuh tipis 0,78% (yoy) dengan nilai Rp 16,46 triliun, sementara nilai aset industri parkir di level Rp 27,63 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Babak Belur Terkoreksi 14%, Asing 'Kabur' Rp 23,34 Triliun dari Pasar Saham

IHSG Babak Belur Terkoreksi 14%, Asing 'Kabur' Rp 23,34 Triliun dari Pasar Saham

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 11:27 WIB

94.294 Nomor Kontak Diblokir, Dana Penipuan Hampir Rp600 Miliar

94.294 Nomor Kontak Diblokir, Dana Penipuan Hampir Rp600 Miliar

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 10:53 WIB

Gempur Judi Online, OJK Blokir 33.252 Rekening Bank

Gempur Judi Online, OJK Blokir 33.252 Rekening Bank

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 09:57 WIB

Terkini

Operasi CANTVR Dihentikan, Diduga Tawarkan Investasi Ilegal

Operasi CANTVR Dihentikan, Diduga Tawarkan Investasi Ilegal

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 23:33 WIB

Produk Ekspor Indonesia Bisa Laku di Karena Rupiah Melemah, Tapi Ada Syaratnya

Produk Ekspor Indonesia Bisa Laku di Karena Rupiah Melemah, Tapi Ada Syaratnya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 23:22 WIB

Rupiah yang Memble Jadi Tantangan Industri Logistik, Ini Strategi SiCepat Ekspres

Rupiah yang Memble Jadi Tantangan Industri Logistik, Ini Strategi SiCepat Ekspres

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 23:14 WIB

Panasonic GOBEL Hadirkan ART with HEART: Pamerkan 70 Karya Seniman Difabel dan Senior

Panasonic GOBEL Hadirkan ART with HEART: Pamerkan 70 Karya Seniman Difabel dan Senior

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:18 WIB

Danantara Minta Pengusaha Tenang, Kontrak Ekspor Tak Diutak-atik

Danantara Minta Pengusaha Tenang, Kontrak Ekspor Tak Diutak-atik

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB

IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir

IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:07 WIB

Emiten CRSN Bidik Pendapatan Naik 22%, Begini Strateginya

Emiten CRSN Bidik Pendapatan Naik 22%, Begini Strateginya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:49 WIB

Kemenko Perekonomian Bidik Sektor Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Kemenko Perekonomian Bidik Sektor Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:34 WIB

Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float

Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:11 WIB

Kemendag Klaim Ekspor Produk Kreatif RI Tumbuh Positif

Kemendag Klaim Ekspor Produk Kreatif RI Tumbuh Positif

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:10 WIB