Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Aset Krom Bank (BBSI) Tembus Rp12,21 Triliun, Tumbuh Hampir Dua Kali Lipat

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 06 April 2026 | 16:21 WIB
Aset Krom Bank (BBSI) Tembus Rp12,21 Triliun, Tumbuh Hampir Dua Kali Lipat
Aset Krom Bank melonjak 84% menjadi Rp12,21 triliun sepanjang tahun 2025. Foto ist.
  • Aset Krom Bank melonjak 84% menjadi Rp12,21 triliun sepanjang tahun 2025.
  • Dana Pihak Ketiga meroket 165% dan penyaluran kredit tumbuh 103% (yoy).
  • Berhasil raih laba bersih Rp143 miliar, konsisten tumbuh sejak akuisisi 2022.

Suara.com - PT Krom Bank Indonesia Tbk (Krom Bank/IDX: BBSI) sukses menutup tahun buku 2025 dengan performa impresif. Bank digital ini mencatatkan lonjakan aset hingga 84 persen (yoy) menjadi Rp12,21 triliun, membuktikan posisinya sebagai pemain utama yang semakin dipercaya masyarakat Indonesia.

Kenaikan aset yang hampir menyentuh dua kali lipat dibanding posisi 2024 (Rp6,65 triliun) ini didorong oleh akselerasi penyaluran kredit yang agresif namun tetap terukur.

Presiden Direktur Krom Bank, Anton Hermawan mengungkapkan, pencapaian ini merupakan buah dari konsistensi perusahaan dalam berinovasi serta memahami dinamika kebutuhan nasabah di era digital.

"Pencapaian ini menjadi bukti bahwa transformasi digital di sektor perbankan terus mendapatkan respons yang sangat baik dari masyarakat," ujar Anton dalam keterangan resminya, Senin (6/4/2026).

Kepercayaan publik terhadap BBSI tercermin jelas pada pos liabilitas. Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat melonjak fantastis 165 persen menjadi Rp8,39 triliun, dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp3,15 triliun. Produk unggulan seperti Krom Max dan Krom Flex disebut menjadi daya tarik utama bagi nasabah yang mencari instrumen investasi stabil dengan risiko terkendali.

Sejalan dengan itu, fungsi intermediasi berjalan sangat efektif. Penyaluran kredit Krom Bank meroket 103 persen menjadi Rp8,63 triliun. Hal ini memicu pertumbuhan Pendapatan Bunga Bersih (audited) sebesar 92 persen menjadi Rp1,85 triliun.

Kinerja apik tersebut akhirnya bermuara pada torehan laba bersih sebesar Rp143 miliar, naik 16 persen dari tahun 2024 yang sebesar Rp124 miliar. Menariknya, BBSI menunjukkan konsistensi luar biasa dengan terus mencatatkan laba positif sejak pertama kali diakuisisi pada 2022 silam.

Tak hanya soal angka, Krom Bank juga memperkuat benteng pertahanan digitalnya. Bank ini telah mengantongi sertifikasi internasional ISO/IEC 27001 untuk sistem keamanan informasi dan ISO/IEC 27701 untuk manajemen privasi data pribadi nasabah.

"Memasuki tahun 2026, kami optimistis dapat mempertahankan tren pertumbuhan positif ini melalui inovasi berkelanjutan dan penguatan ekosistem digital bersama mitra strategis," pungkas Anton.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Mandiri Raih Kinerja Moncer, Ekonom Nilai Buah Hasil Ekspansi

Bank Mandiri Raih Kinerja Moncer, Ekonom Nilai Buah Hasil Ekspansi

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 15:14 WIB

Aset GBK dan Kemayoran Sangat Besar, Namun Pendapatannya Kecil: Di Manakah Merah Putih-nya?

Aset GBK dan Kemayoran Sangat Besar, Namun Pendapatannya Kecil: Di Manakah Merah Putih-nya?

DPR | Senin, 06 April 2026 | 13:46 WIB

Bahas RUU Perampasan Aset, Sahroni Wanti-wanti Jangan Jadi Ajang 'Abuse of Power' dan Hengky-Pengky

Bahas RUU Perampasan Aset, Sahroni Wanti-wanti Jangan Jadi Ajang 'Abuse of Power' dan Hengky-Pengky

News | Senin, 06 April 2026 | 12:27 WIB

Terkini

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:24 WIB

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:09 WIB

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:07 WIB

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:01 WIB

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:52 WIB

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:48 WIB

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:47 WIB

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:44 WIB

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:18 WIB

Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?

Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:00 WIB