Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

IHSG Justru Melorot di Sesi I, 398 Saham Merah

Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 07 April 2026 | 13:11 WIB
IHSG Justru Melorot di Sesi I, 398 Saham Merah
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia.
  • IHSG turun 20 poin seiring bursa Asia yang ikut tertekan akibat konflik AS-Iran. 
  • Ancaman Donald Trump serta penutupan jalur minyak memicu lonjakan harga energi dan ketidakpastian pasar. 
  • Nilai tukar menyentuh Rp17.000 per dolar AS, berpotensi menekan APBN dan memperburuk sentimen domestik

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berujung di zona merah pada sesi I perdagangan Selasa, 7 April 2026.

Mengutip riset Pilarmas Investindo Sekuritas, IHSG tercatat turun 20 poin atau 0,29 perse ke level 6.969. Pelemahan ini sejalan dengan bursa regional Asia yang juga tertekan di tengah ketidakpastian konflik di Timur Tengah.

Eskalasi ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran masih menjadi perhatian utama pelaku pasar. Sebelumnya, pasar sempat mencermati peluang negosiasi gencatan senjata, termasuk rencana penghentian konflik selama 45 hari yang dapat mengarah pada perdamaian permanen.

Namun, situasi kembali memanas setelah Iran tetap menutup jalur distribusi minyak global, meski mendapat tekanan internasional. Kondisi ini memicu lonjakan harga minyak dunia akibat kekhawatiran gangguan pasokan energi.

OJK menyambut rencana Danantara untuk menjadi salah satu pemegang saham PT BEI. IHSG anjlok parah pada 28 dan 29 Januari setelah MSCI mengumumkan menerapkan perlakuan sementara terhadap pasar modal Indonesia dengan membekukan sejumlah perubahan dalam evaluasi indeks. [Antara]
IHSG jeblok. [Antara]

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump kembali mengeluarkan ancaman keras terhadap Iran. Ia menyatakan akan menyerang infrastruktur penting seperti pembangkit listrik dan jembatan jika tenggat waktu kesepakatan tidak dipenuhi.

Tekanan terhadap pasar domestik juga datang dari pelemahan nilai tukar rupiah yang menyentuh level Rp17.000 per dolar AS. Depresiasi rupiah dinilai memperbesar risiko terhadap kondisi fiskal, termasuk potensi pelebaran defisit APBN.

"Ketidakpastian berakhirnya konflik di Timur Tengah ini memiliki dampak pada kondisi dalam negeri yang akhirnya terbebani fiskal," tulis riset tersebut.

Pada sesi pertama perdagangan, saham-saham yang mencatatkan penguatan terbesar antara lain IFSH, ESIP, KUAS, GSMF, dan PMJS. Sementara itu, saham yang mengalami penurunan terdalam di antaranya CHEM, TIRT, OMRE, NSSS, dan SMDM.

Di tengah tekanan pasar, Pilarmas Investindo Sekuritas merekomendasikan saham CDIA dengan rating buy pada kisaran support 765 hingga resistance 960.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan Sesi I, sebanyak 16,23 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 7,22 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,10 juta kali.

Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 271 saham bergerak naik, sedangkan 398 saham mengalami penurunan, dan 289 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada hari ini diantaranya, IFSH, ESIP, KUAS, GSMF, PMJS, MEGA, BELL, INDS.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, CHEM, TIRT, OMRE, NSSS, SMDM, ITMA, CANI, NANO.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FTSE Segera Umumkan Klasifikasi, IHSG Ditutup Terkoreksi

FTSE Segera Umumkan Klasifikasi, IHSG Ditutup Terkoreksi

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 13:06 WIB

OJK Kasih Denda Rp15,9 Miliar Bagi Pelaku Saham Gorengan

OJK Kasih Denda Rp15,9 Miliar Bagi Pelaku Saham Gorengan

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 10:52 WIB

Grup Djarum Mau Bawa SUPR Keluar dari Bursa

Grup Djarum Mau Bawa SUPR Keluar dari Bursa

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 10:49 WIB

Terkini

3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?

3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 22:08 WIB

BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal

BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 21:51 WIB

Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok

Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 20:04 WIB

Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global

Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 20:00 WIB

Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan

Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 19:43 WIB

Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat

Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:36 WIB

Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede

Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:28 WIB

Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal

Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:25 WIB

Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live

Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:24 WIB

Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi

Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:17 WIB