Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.715.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 5.902,376
LQ45 589,478
Srikehati 287,394
JII 351,837
USD/IDR 17.966

Harga Minyak Dunia Mendidih Lagi, Tapi di Bawah USD 100/Barel

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 09 April 2026 | 09:23 WIB
Harga Minyak Dunia Mendidih Lagi, Tapi di Bawah USD 100/Barel
Ilustrasi fasilitas minyak mentah di mana harga mulai melonjak kembali. [Pexels].
  • Minyak Brent naik 2,52 persn ke USD 97,14 per barel dan WTI naik 2,72 persen ke USD 96,96, mencerminkan respons pasar terhadap meningkatnya risiko geopolitik.
  • Iran menilai AS tidak konsisten dalam komitmen, dengan indikasi pelanggaran seperti serangan di Lebanon, drone di wilayah Iran, dan isu nuklir.
  • Eskalasi konflik berpotensi mengganggu distribusi minyak global, meski analis melihat peluang pembelian di tengah harga yang masih di bawah USD 100.

Suara.com - Harga minyak dunia berbalik melonjak lagi pada perdagangan Kamis, 9 April 2026 dipicu oleh tudingan Iran terhadap Amerika Serikat (AS) atas pelanggaran kesepakatan gencatan senjata.

Kondisi ini kembali memantik kekhawatiran pasar akan eskalasi konflik yang berpotensi menghambat distribusi energi global.

Mengutip dari CNBC, harga minyak mentah Brent berjangka internasional untuk pengiriman Juni naik 2,52 persen  menjadi 97,14 dolar AS, sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate AS berjangka untuk pengiriman Mei naik 2,72 persen  menjadi 96,96 dolar AS per barel.

Menyusul anjloknya harga minyak mentah AS ke level terendah sejak empat tahun terakhir, tensi geopolitik kembali memanas. 

Ilustrasi fasilitas minyak mentah di mana harga mulai melonjak kembali. [Pexels].
Ilustrasi fasilitas minyak mentah di mana harga mulai melonjak kembali. [Pexels].

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menyatakan bahwa Amerika Serikat kembali mengulang pola lama dengan melanggar komitmen dalam kesepakatan gencatan senjata. 

"Ketidakpercayaan mendalam yang kita miliki terhadap Amerika Serikat berakar dari pelanggaran berulang-ulang terhadap segala bentuk komitmen, sebuah pola yang sayangnya telah terulang kembali," kata Ghalibaf dalam sebuah pernyataan yang diunggah di media sosial.

Ghalibaf membeberkan tiga poin pelanggaran atas proposal gencatan senjata Iran, yakni berlanjutnya serangan Israel di Lebanon, masuknya drone ke ruang udara Iran, serta penolakan atas hak pengayaan uranium Teheran.

Padahal sebelumnya, Presiden Donald Trump sempat memberikan sinyal positif dengan menyebut proposal tersebut bisa menjadi landasan dialog.

Menanggapi tudingan tersebut, Wakil Presiden JD Vance menyatakan bahwa, Gencatan senjata selalu rumit. Vance menegaskan posisi Washington yang tetap menolak aktivitas pengembabangan nuklir oleh Iran. Ia juga mengklarifikasi bahwa kesepakatan yang ada saat ini tidak mencakup wilayah Lebanon.

Di tengah menurunnya harga yang saat ini berada di bawah USD 100, Wakil Presiden Pasar Komoditas Rystad Energy, Janiv Shah, menyarankan perusahaan kilang untuk memanfaatkannya dengan melakukan pembelian secara oportunistik. 

"Namun, periode transisi itu sendiri dapat menghadirkan tantangan berikutnya. Jika kilang menunda pembelian dengan mengantisipasi penurunan harga lebih lanjut sementara aliran fisik tetap terbatas, kelangkaan produk dapat memburuk bahkan di tengah de-eskalasi," bebernya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Langkah Mitigasi Pemerintah Hadapi Krisis Energi

5 Langkah Mitigasi Pemerintah Hadapi Krisis Energi

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 07:10 WIB

Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!

Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:57 WIB

Iran Buka Selat Hormuz, Bagaimana Nasib 2 Kapal Pertamina?

Iran Buka Selat Hormuz, Bagaimana Nasib 2 Kapal Pertamina?

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 15:54 WIB

Terkini

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:23 WIB

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:17 WIB

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:58 WIB

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:27 WIB

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:58 WIB

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:40 WIB

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:32 WIB

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:26 WIB

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:01 WIB