Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.307,589
LQ45 733,903
Srikehati 341,804
JII 507,580
USD/IDR 17.077

Tak Ada WFH di Kementerian PU, Menteri Dody: AC-nya Angin Blesat-blesut

Mohammad Fadil Djailani | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 10 April 2026 | 15:00 WIB
Tak Ada WFH di Kementerian PU, Menteri Dody: AC-nya Angin Blesat-blesut
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo (kiri), menegaskan bahwa instansinya tidak akan menerapkan skema Work From Home (WFH) bagi para pegawai. Foto Antara.
  • Menteri Dody tiadakan WFH karena PU tim utama penanganan bencana bersama BNPB.
  • Operasional listrik dan AC dipangkas setelah jam 5 sore demi hemat anggaran.
  • Kebijakan ini jalankan mandat Presiden untuk kerja efektif tanpa ganggu respons lapangan.

Suara.com - Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menegaskan bahwa instansinya tidak akan menerapkan skema Work From Home (WFH) bagi para pegawai. Meski pemerintah tengah gencar mendorong efisiensi birokrasi, Dody menilai karakter pekerjaan di Kementerian PU menuntut kehadiran fisik dan kesiapsiagaan tinggi.

Dody menjelaskan, peran vital Kementerian PU dalam penanganan bencana menjadi alasan utama kebijakan ini diambil. Menurutnya, mustahil bagi timnya untuk bekerja dari jarak jauh ketika infrastruktur negara membutuhkan penanganan cepat di lapangan.

“Skema WFH di PU sebetulnya tidak terlalu ada, karena PU itu di samping membangun infrastruktur, kami juga bagian dari tim utama manakala ada bencana, bersama BNPB, Basarnas, dan BPBD,” ujar Dody saat ditemui di Kantor Kementerian PU, Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Kebutuhan respons cepat inilah yang membuat seluruh jajaran kementerian harus tetap siaga di lokasi atau kantor guna memastikan koordinasi berjalan tanpa hambatan.

“Karena itu kemudian kami putuskan kami tidak WFH,” tegasnya.

Kendati menolak skema kerja fleksibel, Dody menjamin kementeriannya tetap tegak lurus terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penghematan anggaran dan energi. Strategi efisiensi dialihkan pada operasional kantor yang lebih ketat.

Salah satu langkah konkretnya adalah pemangkasan penggunaan listrik dan pendingin ruangan (AC) secara drastis setelah jam kerja berakhir.

“Sesuai arahan Pak Presiden Prabowo, kita berusaha bekerja efektif dan efisien. Setelah jam lima sore misalnya, listrik kita kurangi sekali, AC kita kurangi,” kata Dody.

Bahkan, ia berseloroh agar pegawai memanfaatkan ventilasi alami ketimbang bergantung pada mesin pendingin jika situasi memungkinkan.

“Jadi yang memang ruangannya bisa pakai 'AB'—angin blesat-blesut—pakai 'AB' saja, tidak usah pakai AC,” selorohnya.

Melalui langkah ini, Dody berharap Kementerian PU tetap mampu memberikan kontribusi nyata bagi penghematan negara tanpa harus mengorbankan kualitas pelayanan publik dan kesiapan mitigasi bencana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan di Hari Jumat, Pemda DIY Pilih Rabu Jadi Hari WFH bagi ASN, Ini Alasannya

Bukan di Hari Jumat, Pemda DIY Pilih Rabu Jadi Hari WFH bagi ASN, Ini Alasannya

News | Jum'at, 10 April 2026 | 13:43 WIB

Pemerintah Siapkan Intensif, Guna Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik

Pemerintah Siapkan Intensif, Guna Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 13:36 WIB

Kemenag Pastikan Layanan Legalisasi Buku Nikah Tetap Buka Meski ASN WFH Setiap Jumat

Kemenag Pastikan Layanan Legalisasi Buku Nikah Tetap Buka Meski ASN WFH Setiap Jumat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:59 WIB

Terkini

Kabar Baik! Bahlil Sebut Krisis BBM RI Akibat Geopolitik Sudah Terlewati

Kabar Baik! Bahlil Sebut Krisis BBM RI Akibat Geopolitik Sudah Terlewati

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 14:52 WIB

Rupiah Menembus Rp17.000: Mengapa Perbankan Tetap Tenang di Tengah Risiko Kredit Valas?

Rupiah Menembus Rp17.000: Mengapa Perbankan Tetap Tenang di Tengah Risiko Kredit Valas?

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 14:43 WIB

Jungkir Balik Harga Saham BUMI

Jungkir Balik Harga Saham BUMI

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 14:39 WIB

Kabar Terbaru B50: Bahlil Sebut Kendala Pabrik Sudah Ada Solusi!

Kabar Terbaru B50: Bahlil Sebut Kendala Pabrik Sudah Ada Solusi!

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 14:38 WIB

Pengadaan Motor Listrik untuk Kepala SPPG MBG Disorot, Produk Lokal 'Asli China'?

Pengadaan Motor Listrik untuk Kepala SPPG MBG Disorot, Produk Lokal 'Asli China'?

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 14:06 WIB

Distribusi Terganggu, Perdagangan Beras Antarwilayah Disebut Mulai Macet

Distribusi Terganggu, Perdagangan Beras Antarwilayah Disebut Mulai Macet

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 13:45 WIB

Pemerintah Siapkan Intensif, Guna Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik

Pemerintah Siapkan Intensif, Guna Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 13:36 WIB

QRIS Sudah Ada, Tapi Kenapa Pemilik Salon Masih Hitung Manual Tiap Malam?

QRIS Sudah Ada, Tapi Kenapa Pemilik Salon Masih Hitung Manual Tiap Malam?

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 13:18 WIB

IHSG Mulai Membaik, Naik 2 Persen dan 499 Saham Melonjak pada Sesi I

IHSG Mulai Membaik, Naik 2 Persen dan 499 Saham Melonjak pada Sesi I

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 13:03 WIB

Prabowo-Bahlil Gas Pol Ekosistem Kendaraan Listrik

Prabowo-Bahlil Gas Pol Ekosistem Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 12:58 WIB