Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Menteri Dody Santai Anggaran PU Dipotong, Infrastruktur Tetap Jalan

Achmad Fauzi | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 10 April 2026 | 18:47 WIB
Menteri Dody Santai Anggaran PU Dipotong, Infrastruktur Tetap Jalan
Menteri PU Dody Hanggodo tak permasalahkan anggaran Kementerian PU dipotong. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
  • Pemangkasan anggaran dari Rp118,89 triliun menjadi Rp106,18 triliun dinilai sebagai langkah yang sudah diperhitungkan pemerintah.
  • Kementerian PU akan tetap fokus pada pembangunan, khususnya infrastruktur berbasis masyarakat untuk membantu ekonomi lapisan bawah.
  • Minat investor asing terhadap proyek jalan, tol, terowongan, dan flyover disebut cukup tinggi sebagai alternatif pendanaan.

Suara.com - Menteri PU Dody menilai kebijakan efisiensi yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto sudah melalui pertimbangan matang, dan memastikan program infrastruktur tetap berjalan.

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, tidak mempersoalkan pemangkasan anggaran Kementerian PU pada 2026 dari Rp 118,89 triliun menjadi Rp 106,18 triliun atau dipangkas Rp 12,71 triliun. 

Menurut dia, efisiensi oleh Presiden Prabowo Subianto dinilai tidak dilakukan secara sembarangan. Dody mengakui efisiensi anggaran juga sempat dilakukan pada 2025.

"Kemarin kan efisiensi secara normal ya, secara keseluruhan. Tapi begini, saya ini dulu pernah diefisiensi jauh lebih parah daripada ini. Jadi, saya kok tidak pernah takut ya. Maksud saya, ya pasti Pak Presiden melakukan efisiensi pasti ada sebabnya," ujarnya saat konferensi pers di kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Jumat (10/4/2026).

Pembangunan rumah susun sewa (Rusunawa) Tingkat Tinggi Pasar Rumput di Jakarta, Jumat(1711).
Ilustrasi pembangunan infrastruktur.

Dody juga mengaku tidak akan bernegosiasi terkait nominal yang diefisiensikan. Ia mengeklaim Kementerian PU tetap menjalankan program pembangunan infrastruktur untuk kepentingan masyarakat, meski ada efisiensi anggaran.

Ia menilai, dengan kondisi perekonomian saat ini, keberadaan infrastruktur disebut akan membantu meringankan beban masyarakat.

"Kalau terkait infrastruktur berbasis masyarakat, Dirjen-Dirjen saya ini jagoan semua. Dengan mudah mereka bisa mengalihkan dari beberapa tempat untuk memenuhi infrastruktur berbasis masyarakat," sebutnya.

"Karena bagaimanapun harus kita akui, dalam kondisi ekonomi seperti hari ini, infrastruktur berbasis masyarakat itu lah yang bisa kemudian sedikit memberikan harapan lebih cerah kepada masyarakat yang di bawah ya terutama. Jadi, itu tetap akan kita perhatikan utama," ucap Dody.

Di satu sisi, ia mengaku sempat menemui pihak investor yang berpotensi membiayai sejumlah proyek di Tanah Air. Hasil pertemuan, pihak investor disebut berminat membiayai sejumlah proyek. 

"Minat investor asing rata-rata ke infrastruktur; jalan, terowongan, flyover. Kita banyak rencana itu. Ada beberapa terowongan yang sedang direncanakan, flyover, dan beberapa jalan tol," pungkas Dody.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kejati Geledah Kantor Kementerian PU, Menteri Dody: 16 Item Disita, Termasuk PC dan Dokumen Audit

Kejati Geledah Kantor Kementerian PU, Menteri Dody: 16 Item Disita, Termasuk PC dan Dokumen Audit

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 17:48 WIB

Kantor Digeledah Kejati, Menteri PU Pilih 'Pasrah': Saya Tak Mau Ikut Campur

Kantor Digeledah Kejati, Menteri PU Pilih 'Pasrah': Saya Tak Mau Ikut Campur

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 15:24 WIB

Tak Ada WFH di Kementerian PU, Menteri Dody: AC-nya Angin Blesat-blesut

Tak Ada WFH di Kementerian PU, Menteri Dody: AC-nya Angin Blesat-blesut

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 15:00 WIB

Terkini

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB