Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.785

Lolos dari Tekanan Global, IHSG Melenggang ke Zona Hijau di Sesi I

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 13 April 2026 | 13:12 WIB
Lolos dari Tekanan Global, IHSG Melenggang ke Zona Hijau di Sesi I
Pengunjung melintas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jakarta, Jumat (10/4/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym].
  • Di saat bursa saham Asia memerah karena kekhawatiran eskalasi konflik di Timur Tengah, IHSG berhasil berbalik arah (rebound) dan menguat sebesar 34 poin.
  •  Kepercayaan pasar terjaga berkat upaya cepat pemerintah melakukan mitigasi dampak krisis energi melalui kerja sama bilateral dengan Rusia guna menjamin ketahanan ekonomi nasional.
  • Menyusul lonjakan harga minyak dunia, analis merekomendasikan saham MEDC dengan saran BUY pada rentang harga 1.580 – 1.730.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan taji pada penutupan sesi pertama perdagangan Senin, 13 April 2026. Sempat tertekan di awal pembukaan, IHSG justru berhasil berbalik arah dan parkir di zona hijau.

Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya mengungkapkan, IHSG ditutup menguat 34 poin atau naik 0,46 persen ke level 7.492.

Salah satu katalis positif yang menjaga kepercayaan investor di pasar modal adalah langkah strategis pemerintah Indonesia. Upaya Presiden Prabowo Subianto yang terbang ke Rusia untuk menemui Presiden Vladimir Putin dinilai menjadi angin segar.

Kunjungan tersebut bertujuan mengamankan pasokan minyak mentah guna menjamin stabilitas energi nasional. Langkah mitigasi ini dianggap krusial untuk memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ancaman tekanan global yang kian liar.

Gagalnya kesepakatan damai memicu kekhawatiran baru setelah Presiden AS Donald Trump memerintahkan Angkatan Laut AS untuk memblokade Selat Hormuz. Langkah berisiko ini diprediksi bakal memperparah krisis energi global dan memicu lonjakan harga minyak dunia.

Kondisi tersebut sebenarnya sempat membuat Rupiah keok terhadap Dolar AS yang kian perkasa sebagai aset safe haven. Namun, IHSG rupanya punya "benteng" sendiri untuk menahan gempuran sentimen negatif tersebut.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan Sesi I, sebanyak 21,13 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 9,43 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,29 juta kali.

Dalam perdagangan sesi I, sebanyak 362 saham bergerak naik, sedangkan 323 saham mengalami penurunan, dan 274 saham tidak mengalami pergerakan.

Pada sesi pertama, saham-saham yang mencatat kenaikan terbesar antara lain CITY, ATAP, WBSA, KONI, TRUK, DATA.

Sedangkan saham yang mengalami tekanan terbesar di antaranya DIVA, OPMS, SOSS, TIRT, KLIN, ANDI, APIC.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Jatuh ke Jurang Lagi Senin Pagi

IHSG Jatuh ke Jurang Lagi Senin Pagi

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:20 WIB

Negosiasi AS-Iran Gagal, Wall Street Bisa Kembali Kebakaran

Negosiasi AS-Iran Gagal, Wall Street Bisa Kembali Kebakaran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 07:45 WIB

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:41 WIB

Terkini

OJK Buka Suara soal Isu MUFG Mau Caplok Bank Danamon

OJK Buka Suara soal Isu MUFG Mau Caplok Bank Danamon

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:07 WIB

Misteri Rp 100 Miliar Sapi Kurban Prabowo, Menkeu Purbaya Ngaku Tak Tahu

Misteri Rp 100 Miliar Sapi Kurban Prabowo, Menkeu Purbaya Ngaku Tak Tahu

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:07 WIB

Simak Harga Kurs Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA, Ada yang Jual Rp17.950

Simak Harga Kurs Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA, Ada yang Jual Rp17.950

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:59 WIB

Harga Cabai Meledak, Telur dan Daging Sapi Ikut Bikin Dompet Menjerit

Harga Cabai Meledak, Telur dan Daging Sapi Ikut Bikin Dompet Menjerit

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:53 WIB

J Trust Bank Kantongi Laba Bersih Rp 56,32 Miliar Hingga April 2026

J Trust Bank Kantongi Laba Bersih Rp 56,32 Miliar Hingga April 2026

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:49 WIB

Trump Bikin Pasar Bergejolak, Harga Minyak Dunia Langsung Naik Tajam

Trump Bikin Pasar Bergejolak, Harga Minyak Dunia Langsung Naik Tajam

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:42 WIB

Harga Emas Diprediksi Tembus 8.000 Dolar AS, Apa Saja Faktor Penyebabnya?

Harga Emas Diprediksi Tembus 8.000 Dolar AS, Apa Saja Faktor Penyebabnya?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:34 WIB

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 2.754.000/Gram di Cuti Bersama

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 2.754.000/Gram di Cuti Bersama

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:23 WIB

Blackout di Sumatra Jadi Alarm untuk Penguatan Sistem Kelistrikan Nasional

Blackout di Sumatra Jadi Alarm untuk Penguatan Sistem Kelistrikan Nasional

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:18 WIB

Danantara Klaim Jika SDA Tak Dikendalikan yang Rugi Rakyat

Danantara Klaim Jika SDA Tak Dikendalikan yang Rugi Rakyat

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:02 WIB