Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Dicky Prastya | Suara.com

Kamis, 16 April 2026 | 19:11 WIB
Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat menemui investor Amerika Serikat pada Senin (13/4/2026) waktu setempat. [Dok. Kemenkeu]
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan defisit APBN 2026 menurun menjadi 2,8 persen terhadap produk domestik bruto nasional.
  • Lembaga S&P Global memberikan respons positif terhadap perbaikan ekonomi Indonesia serta mempertahankan peringkat kredit level investment grade.
  • S&P Global dijadwalkan mengunjungi Indonesia pada Juni 2026 untuk mengevaluasi strategi fiskal serta kondisi perekonomian nasional secara menyeluruh.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memprediksi kalau defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2025 akan turun dari 2,92 persen menjadi 2,8 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Hal ini diungkapkan Menkeu Purbaya usai menemui lembaga pemeringkat S&P Global saat melakukan kunjungan kerja di Amerika Serikat. Ia menyebut defisit APBN kemungkinan terkoreksi usai diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"(Defisit) 2,9 (persen) pada waktu kita laporan awal, tapi di LKPP (Laporan Keuangan Pemerintah Pusat) nanti kira-kira akan turun ke 2,8 persen," katanya dalam keterangan video, dikutip Kamis (16/4/2026).

Purbaya mengklaim S&P menyambut positif usai mendapatkan laporan tersebut. Ia juga menyimpulkan lembaga itu melihat ada perbaikan ekonomi di triwulan keempat 2025 dibanding kuartal sebelumnya.

"Dan indikator awal sekarang sepertinya mereka melihat juga melihat, semua aktivitas ekonomi sudah membaik," tambahnya.

Hal inilah yang dianggap Purbaya kalau Indonesia mendapatkan peringkat kredit di level investment grade, BBB dengan outlook stabil dari S&P.

Namun S&P juga memberikan masukan ke Purbaya terkait rasio pembayaran bunga terhadap pendapatan yang berada di atas 15 persen.

"Saya bilang, kita akan monitoring terus, kita akan monitor terus, dan pastikan keadaan ekonomi tetap baik dan fiskal akan kita jaga, tidak memburuk revisi pembayaran tambahan," umbar dia.

Lebih lanjut Purbaya membocorkan kalau S&P akan datang ke Indonesia pada Juni 2026 untuk menilai strategi fiskal Pemerintah.

"Kalau message dari mereka clear, dan mereka Juni nanti akan datang lagi ke indonesia untuk mendiskusikan, menilai kondisi perekonomian secara keseluruhan. Jadi mereka pandangannya amat positif terhadap Republik Indonesia," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ribuan Merek Tekstil Global Ramaikan Indo Intertex 2026 di JIExpo Kemayoran

Ribuan Merek Tekstil Global Ramaikan Indo Intertex 2026 di JIExpo Kemayoran

Foto | Kamis, 16 April 2026 | 18:32 WIB

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB

Jumlah Masyarakat Kelas Menengah RI Kian Merosot, Alarm Bagi Ekonomi?

Jumlah Masyarakat Kelas Menengah RI Kian Merosot, Alarm Bagi Ekonomi?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 15:50 WIB

Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja

Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:00 WIB

Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia

Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:45 WIB

Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup

Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:18 WIB

Terkini

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:10 WIB

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 20:52 WIB

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:29 WIB

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 18:23 WIB

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:28 WIB

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:21 WIB

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB

Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen

Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:57 WIB

Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina

Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi

OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:40 WIB