Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.231,780
LQ45 627,750
Srikehati 307,753
JII 374,159
USD/IDR 17.971

World Bank Minta Maaf ke Purbaya Buntut Salah Proyeksi Ekonomi RI

Dicky Prastya

Selasa, 21 April 2026 | 18:37 WIB
World Bank Minta Maaf ke Purbaya Buntut Salah Proyeksi Ekonomi RI
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Antara]
baca 10 detik
  • World Bank meminta maaf kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 yang terlalu rendah.
  • Permintaan maaf disampaikan saat kunjungan kerja ke Amerika Serikat setelah World Bank menerbitkan laporan East Asia and Pacific Economic Update.
  • Pemerintah Indonesia optimistis kondisi ekonomi tetap kuat karena telah melakukan reformasi birokrasi dan kebijakan fiskal sebelum terjadi ketidakpastian global.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim kalau World Bank alias Bank Dunia sudah meminta maaf soal rendahnya proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 dengan angka 4,7 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Permintaan maaf World Bank ini disampaikan saat Menkeu Purbaya melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat minggu lalu. Adapun penilaian World Bank ini tertuang dalam laporan bertajuk East Asia and Pacific Economic Update edisi April 2026.

"Ada yang bilang pertumbuhan kita cuma 4,7 persen itu World Bank kan ya? Begitu ketemu di sana, oh dia minta maaf loh," katanya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Purbaya beralasan kalau World Bank minta maaf karena proyeksi pertumbuhan ekonomi sudah telanjur diumumkan sebelum didiskusikan. Akibat ini, ia menyebut kalau China marah dengan laporan Bank Dunia.

Namun Purbaya mengaku tidak marah dengan laporan tersebut. Ia justru malah menantang balik bahwa proyeksi pertumbuhan ekonomi RI dari World Bank adalah salah.

"Jadi China marah, kita enggak marah. Cuma saya bilang, 'Ya lu forecast-nya terlalu rendah.' 'Jadi gimana kita revisi enggak?' 'Enggak usah, saya akan membuktikan bahwa kamu salah'. Dia ketawa, 'Ya saya doakan juga' katanya," beber dia.

Seorang pria berjalan di dekat kantor Bank Dunia [Unsplash/Markus krisetya]
Ilustrasi World Bank. Foto: Seorang pria berjalan di dekat kantor Bank Dunia [Unsplash/Markus krisetya]

Bendahara Negara mengaku percaya diri karena saat ini Pemerintah melakukan reformasi terus-menerus, tak hanya di Kemenkeu tapi juga di K/L lain. Kebijakan ini diklaim Purbaya sudah dilakukan sebelum adanya perang Amerika Serikat vs Iran.

Hal itu dibuktikan dengan mutasi pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) maupun Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kemenkeu. Walhasil Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kuat menanggung ketidakpastian global.

"Sebelum perang kita sudah perbaiki ekonominya di sini, reformasi. Dari Pajak, Bea Cukai, dan lain-lain. Sehingga kondisi APBN kita kuat," jelasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gaya Koboi Purbaya Keluar Saat IMF Tawarkan Utang Jumbo Rp514 T: Wah Mukanya Langsung Asem!

Gaya Koboi Purbaya Keluar Saat IMF Tawarkan Utang Jumbo Rp514 T: Wah Mukanya Langsung Asem!

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 17:31 WIB

Purbaya Curhat Banyak Dapat Sentimen Negatif Ekonomi: Kadang Dipuji, Besoknya Diragukan

Purbaya Curhat Banyak Dapat Sentimen Negatif Ekonomi: Kadang Dipuji, Besoknya Diragukan

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 17:21 WIB

Purbaya Sebut Perang AS vs Iran Baru Selesai September 2026

Purbaya Sebut Perang AS vs Iran Baru Selesai September 2026

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 17:04 WIB

Perdana ke Luar Negeri Jadi Menkeu, Purbaya Langsung Dapat Pertanyaan Menohok dari Investor Global

Perdana ke Luar Negeri Jadi Menkeu, Purbaya Langsung Dapat Pertanyaan Menohok dari Investor Global

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 17:02 WIB

Presiden Xi Jinping Telepon Pangeran Arab Saudi Desak Selat Hormuz Dibuka

Presiden Xi Jinping Telepon Pangeran Arab Saudi Desak Selat Hormuz Dibuka

News | Selasa, 21 April 2026 | 14:50 WIB

Purbaya di Depan Investor Global: Pertumbuhan RI Tak Hanya Stabil, Tapi Juga Akan Lebih Produktif

Purbaya di Depan Investor Global: Pertumbuhan RI Tak Hanya Stabil, Tapi Juga Akan Lebih Produktif

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 13:43 WIB

Terkini

Jangan Impor Terus, Potensi Tambak Garam Belum Terserap Pemerintah

Jangan Impor Terus, Potensi Tambak Garam Belum Terserap Pemerintah

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:37 WIB

Hari Anak Nasional, Gus Ipul: Sekolah Rakyat Ada untuk Memenuhi Hak Anak

Hari Anak Nasional, Gus Ipul: Sekolah Rakyat Ada untuk Memenuhi Hak Anak

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:32 WIB

Mengapa Presiden UEFA Boikot Final Piala Dunia 2026?

Mengapa Presiden UEFA Boikot Final Piala Dunia 2026?

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:30 WIB

Registrasi SIM Biometrik Disalahgunakan, Kemkomdigi Temukan Penjual Aktivasi Pakai Wajah Sendiri

Registrasi SIM Biometrik Disalahgunakan, Kemkomdigi Temukan Penjual Aktivasi Pakai Wajah Sendiri

Tekno | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:25 WIB

Lebih dari Sekadar Perjalanan, Ini Pelajaran Berharga dari Naik Transportasi Umum

Lebih dari Sekadar Perjalanan, Ini Pelajaran Berharga dari Naik Transportasi Umum

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:24 WIB

Sambut Hari Anak Nasional, Gus Ipul: Sekolah Rakyat Ada untuk Memenuhi Hak Anak

Sambut Hari Anak Nasional, Gus Ipul: Sekolah Rakyat Ada untuk Memenuhi Hak Anak

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:19 WIB

Diproyeksi Menguat, IHSG Terus Ngebut ke Level 6.200 Pagi Ini

Diproyeksi Menguat, IHSG Terus Ngebut ke Level 6.200 Pagi Ini

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:18 WIB

Kabar Mediasi AS - Iran Meredam Kenaikan Harga Minyak Dunia

Kabar Mediasi AS - Iran Meredam Kenaikan Harga Minyak Dunia

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:09 WIB

Lupakan Piala Dunia 2026, Kini Saatnya Piala AFF 2026: Vietnam Panaskan Mesin Lawan Indonesia

Lupakan Piala Dunia 2026, Kini Saatnya Piala AFF 2026: Vietnam Panaskan Mesin Lawan Indonesia

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:05 WIB

Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi

Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi

Bali | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:01 WIB

×