Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.870.000
Beli Rp2.775.000
IHSG 7.559,380
LQ45 743,671
Srikehati 348,696
JII 519,691
USD/IDR 17.137

Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri

Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 22 April 2026 | 22:03 WIB
Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri
Ilustrasi Budi daya ikan lele terhadap perempuan oleh PT DIB Harita Group.
  • PT Dharma Inti Bersama memberdayakan perempuan di Desa Pelapis melalui program pengolahan produk perikanan sejak akhir tahun 2025.
  • Program ini menyediakan pelatihan budidaya lele, pembuatan bakso, serta nugget ikan bagi para istri nelayan lokal setempat.
  • Perusahaan menjamin penyerapan seluruh hasil produksi UMKM sehingga memberikan penghasilan tambahan stabil saat musim paceklik ikan berlangsung.

Suara.com - PT Dharma Inti Bersama (DIB) sebagai pengelola Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) naungan Harita Group melakukam program dengan menggandeng perempuan untuk bisa mandiri meraih pendapatan

PT DIB Harita Group  ini menghadirkan program pemberdayaan perempuan berbasis potensi pesisir dengan melibatkan para ibu di Desa Pelapis, Kecamatan Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara.

Lewat pemberdayaan tersebut, para ibu bisa memperoleh penghasilan tambahan di tengah aktivitas sebagai keluarga nelayan, terutama saat musim paceklik ikan.

Terdapat dua program utama yang dijalankan PT DIB Harita Group, yakni pengolahan lele marinasi dan pembuatan bakso serta nugget ikan di Desa Pelapis.

Ilustrasi ikan lele (Instagram/@jualbeli_ikan_lele)
Ilustrasi budidaya ikan lele PT DIB Harita Group (Instagram)

Program budidaya lele menjadi salah satu sumber penghasilan baru. Pada panen perdana awal Januari, sebanyak 700 kilogram lele berhasil dipanen.

Ikan tersebut kemudian diolah menjadi produk lele marinasi yang dikemas secara vakum agar lebih tahan lama.

Hasilnya, lebih dari seribu kemasan lele marinasi berhasil terjual ke kawasan industri Pulau Penebang.

Government Relation Manager PT DIB Harita Group, Seno Ario Wibowo, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat sekitar.

"Untuk budidaya lele, masyarakat tidak perlu khawatir soal pemasaran. Perusahaan menjamin hasil panen akan diserap," ujar Seno.

Sementara itu, pelatihan pembuatan bakso dan nugget ikan melibatkan 64 istri nelayan dari tiga dusun. Dalam satu kali produksi, mereka mampu menghasilkan sekitar 86 kilogram bakso ikan dan 45 kilogram nugget ikan.

Seluruh produk tersebut juga langsung diserap oleh perusahaan sejak Desember 2025. Artinya, para pelaku UMKM tidak perlu lagi khawatir soal pemasaran.

Seno menegaskan, PT DIB menempatkan perempuan sebagai pilar penting dalam pembangunan ekonomi keluarga nelayan.

"Sebagai perusahaan yang beroperasi dekat dengan komunitas nelayan, kami memahami bahwa keberlanjutan ekonomi keluarga sangat bergantung pada kondisi alam yang dinamis. Karena itu, kami ingin memastikan para istri nelayan tetap memiliki sumber pendapatan, bahkan di luar musim tangkap," jelasnya.

"Melalui pengolahan ikan air tawar, pembuatan bakso dan nugget ikan, serta pengolahan lele, perempuan bisa menjadi pelaku utama dalam menambah penghasilan keluarga. Ini bagian dari komitmen pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal dan prinsip keberlanjutan," imbuhnya.

Program pemberdayaan ini menjadi berkah tersendiri bagi para ibu. Sebab, saat musim paceklik ikan datang, aktivitas ekonomi biasanya nyaris terhenti. Para istri nelayan sebelumnya hanya bisa menunggu tanpa kepastian penghasilan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wajah Muram Wawonii dan Kawasi! Perbankan Diminta Hentikan Pendanaan ke Harita Group

Wajah Muram Wawonii dan Kawasi! Perbankan Diminta Hentikan Pendanaan ke Harita Group

Bisnis | Selasa, 25 Maret 2025 | 17:26 WIB

Profil dan Karier Stevi Thomas, Direktur Harita Group Jadi Tersangka Korupsi

Profil dan Karier Stevi Thomas, Direktur Harita Group Jadi Tersangka Korupsi

Bisnis | Sabtu, 23 Desember 2023 | 15:56 WIB

KPK Tetapkan Bos Harita Tersangka Gratifikasi, NCKL: Kami Prihatin

KPK Tetapkan Bos Harita Tersangka Gratifikasi, NCKL: Kami Prihatin

Bisnis | Jum'at, 22 Desember 2023 | 11:24 WIB

Terkini

Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga

Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 21:06 WIB

BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah

BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 19:25 WIB

Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?

Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 19:04 WIB

Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM

Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:54 WIB

Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham

Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:49 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI

Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:36 WIB

Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita

Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:14 WIB

India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!

India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:07 WIB

Purbaya Tak Tahu Isu PPN Jalan Tol: Janji Saya Sama, Tak Akan Terapkan Pajak Baru

Purbaya Tak Tahu Isu PPN Jalan Tol: Janji Saya Sama, Tak Akan Terapkan Pajak Baru

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 17:58 WIB

Apa-apa Serba Naik, Kini Pemerintah Kerek Harga Sapi Hidup Jadi Rp59 Ribu/Kg

Apa-apa Serba Naik, Kini Pemerintah Kerek Harga Sapi Hidup Jadi Rp59 Ribu/Kg

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 17:26 WIB