OJK Terima Dua Paket Calon Direksi BEI

Liberty Jemadu, Rina Anggraeni

Senin, 27 April 2026 | 12:25 WIB
OJK Terima Dua Paket Calon Direksi BEI
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menerima dua paket calon direksi BEI.
baca 10 detik
  • OJK menerima dua paket dokumen pencalonan Direksi BEI sebelum tenggat waktu berakhir pada 4 Mei 2026 mendatang.
  • OJK membentuk Panitia Seleksi internal untuk menyeleksi kandidat Direksi BEI, Direksi KPEI, serta Komisaris KSEI secara profesional.
  • Proses seleksi saat ini memasuki tahap verifikasi administrasi sebelum dilanjutkan ke tahap penilaian kemampuan dan kepatutan calon.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengonfirmasi telah menerima dua paket dokumen pencalonan Direksi BEI secara resmi. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengungkapkan bahwa pihaknya mulai memproses berkas yang masuk.

Adapun berdasarkan ketentuan, batas akhir pengajuan paket calon Direksi BEI jatuh pada 4 Mei 2026.

"Jadi sudah ada yang masuk ke kami secara resmi walaupun batas waktunya belum selesai. Kalau ditarik mundur, batas terakhir pengajuan itu di 4 Mei 2026. Saat ini sudah ada dua paket yang masuk," ujar Hasan Fawzi kepada awak media di Bursa Efek Indonesia, Senin (27/4/2026).

Kata dia, OJK telah bergerak cepat dengan membentuk Panitia Seleksi (Pansel) secara resmi. Pansel ini tidak hanya bertugas menyaring calon Direksi BEI, tetapi juga mencakup seleksi untuk Direksi Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan Komisaris Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

"Kami sudah membentuk Pansel di internal OJK untuk tiga proses dimaksud, baik untuk pencalonan Direksi BEI, Direksi KPEI, dan Komisaris KSEI," imbuhnya.

Khusus untuk KPEI, Hasan memprediksi hanya akan ada satu paket calon mengingat komposisi pemegang sahamnya yang tunggal.

Meski sudah ada dua paket yang masuk, OJK masih menutup rapat identitas maupun latar belakang para calon tersebut. Hasan menekankan bahwa saat ini proses masih berada pada tahap evaluasi kelengkapan administrasi.

Menurutnya, pengumuman nama di tahap awal dianggap kurang elok karena para pengusung (Anggota Bursa) masih memiliki ruang untuk mengubah komposisi tim jika ditemukan kekurangan persyaratan administratif sebelum tenggat waktu berakhir.

"Kasihan juga kalau nanti ternyata ada kekurangan administrasi, mereka masih mungkin mengubah komposisi. Kalau diumumkan sekarang, lalu ternyata harus melengkapi, itu kurang elok," jelas Hasan.

baca juga

Uji Kompetensi dan Integritas Setelah lolos verifikasi administrasi, para calon akan menghadapi fase krusial, yakni penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test).

Hasan menegaskan bahwa kelompok pemegang saham atau Anggota Bursa (AB) pengusung wajib memastikan sejak awal bahwa calon yang mereka ajukan memiliki kompetensi dan integritas yang mumpuni.

"Prinsipnya, pengusung harus memastikan kecakapan kompetensi maupun integritas dari calon-calon yang mereka usung. Setelah administrasi rampung, proses berikutnya akan bergulir di Pansel yang beranggotakan internal otoritas OJK," tutupnya.

Sementara itu, proses pemilihan ini menjadi sorotan pelaku pasar modal. Hal ini dikarenakan jajaran direksi terpilih nantinya akan menentukan arah kebijakan pasar modal Indonesia di tengah tantangan ekonomi global dan target penguatan ekosistem investasi domestik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belanja Daerah Lamban, OJK Minta BPD Manfaatkan Dana Pemda

Belanja Daerah Lamban, OJK Minta BPD Manfaatkan Dana Pemda

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 10:37 WIB

OJK Klaim Perbankan Kebal Guncangan: Kokoh di Atas Kertas, Waspada di Lapangan

OJK Klaim Perbankan Kebal Guncangan: Kokoh di Atas Kertas, Waspada di Lapangan

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:15 WIB

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 16:36 WIB

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:37 WIB

Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun

Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:42 WIB

Terkini

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Andrea Bocelli Bakal Dedikasikan Lagu untuk Perdamaian Dunia dalam Konser di Indonesia

Andrea Bocelli Bakal Dedikasikan Lagu untuk Perdamaian Dunia dalam Konser di Indonesia

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19 WIB

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:18 WIB

Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil

Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil

Bekaci | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:16 WIB

Cari Kerja Susah Malah Disuruh Wirausaha, Dikira Dagang Gak Pakai Duit?

Cari Kerja Susah Malah Disuruh Wirausaha, Dikira Dagang Gak Pakai Duit?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:15 WIB

DBS dan BCA Kompak Sebut Isu Merger Hoax

DBS dan BCA Kompak Sebut Isu Merger Hoax

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:14 WIB

×