Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.460

KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi

Mohammad Fadil Djailani | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Selasa, 28 April 2026 | 18:29 WIB
KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi
Petugas menggunakan alat berat mengevakuasi gerbong KRL Commuterline usai bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nz]
  • Okupansi Whoosh naik ke 65% pascakecelakaan kereta di Bekasi Timur.
  • Penumpang harian melonjak dari biasanya hanya 45-50% per perjalanan.
  • Mayoritas penumpang (80%) bertujuan ke Stasiun Padalarang.

Suara.com - PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) mencatat adanya kenaikan tingkat keterisian atau okupansi kereta cepat Whoosh sehari setelah kecelakaan kereta di Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026).

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan peningkatan terlihat jika dibandingkan dengan pola okupansi pada hari Selasa biasanya, yang cenderung lebih landai dibanding akhir pekan.

“Kalau dibandingkan dengan hari Selasa minggu lalu memang ada kita melihat ada sedikit peningkatan ya,” kata Eva Chairunisa di Stasiun KCIC Halim, Selasa (28/4/2026).

Menurut Eva, pada hari biasa seperti Selasa, tingkat keterisian kursi Whoosh umumnya hanya berada di kisaran 45 hingga 50 persen per perjalanan.

Namun pascakecelakaan kereta di Bekasi, okupansi per kereta tercatat naik menjadi sekitar 65 persen.

“Untuk hari ini itu tadi kita melihat okupansi per KA itu sekitar 65 persen. Biasanya itu hanya di sekitar 45 sampai dengan 50 persen,” ujarnya.

Eva menjelaskan Selasa dan Rabu umumnya menjadi periode dengan lalu lintas penumpang yang tidak terlalu padat, berbeda dengan Kamis hingga Senin yang cenderung menjadi periode sibuk.

Karena itu, kenaikan okupansi di hari kerja dinilai menjadi indikator adanya tambahan permintaan perjalanan pada jalur Jakarta-Bandung.

“Yang paling padat itu kan biasanya mulai di Kamis, Kamis udah padat tuh mulai naik, Jumat, Sabtu, Minggu sampai Senin pagi tadi. Selasa, Rabu itu agak landai,” tutur Eva.

Dengan kapasitas 601 kursi per kereta, tingkat okupansi 65 persen setara dengan sekitar 300 hingga 400 penumpang dalam satu perjalanan rangkaian kereta.

Eva menyebut mayoritas penumpang pada periode tersebut berasal dari rute Halim-Padalarang.

“Kalau mayoritas pengguna kereta itu 80 persen turun di Padalarang,” pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pusdokkes Polri Ungkap Kondisi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Alami Multipel Trauma Parah

Pusdokkes Polri Ungkap Kondisi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Alami Multipel Trauma Parah

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:24 WIB

Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN

Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:20 WIB

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

Terkini

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:25 WIB

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:55 WIB

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:16 WIB

Menjelang Bitcoin Pizza Day, Member Indodax Hampir Tembus 10 Juta Pengguna

Menjelang Bitcoin Pizza Day, Member Indodax Hampir Tembus 10 Juta Pengguna

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:10 WIB

Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi

Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:48 WIB

IPC TPK Area Panjang Datangkan Crane Raksasa Post Panamax dari China

IPC TPK Area Panjang Datangkan Crane Raksasa Post Panamax dari China

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:39 WIB

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:32 WIB

Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense

Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:30 WIB

Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus

Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:55 WIB

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:36 WIB