Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

IHSG Tertekan, Rp1,2 T Uang Asing Kabur: Ini Saham-saham Paling Banyak Dilego

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 29 April 2026 | 08:18 WIB
IHSG Tertekan, Rp1,2 T Uang Asing Kabur: Ini Saham-saham Paling Banyak Dilego
Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • IHSG melemah 0,48% pada perdagangan kemarin akibat aksi jual bersih investor asing sebesar Rp1,24 triliun pada saham-saham besar.
  • Bursa global dan Asia terkoreksi dipicu penurunan sektor teknologi AS serta ketidakpastian kondisi geopolitik dan kebijakan suku bunga.
  • BNI Sekuritas memprediksi IHSG cenderung melemah hari ini dan menyarankan pemantauan teknikal pada saham seperti BUMI serta CUAN.

Suara.com - Pasar modal Indonesia tengah menghadapi fase krusial. Pada penutupan perdagangan kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir sebesar 0,48%.

Koreksi ini diperparah dengan masifnya aksi jual bersih (net sell) oleh investor asing yang mencapai angka fantastis, yakni sekitar Rp1,24 triliun.

Beberapa saham penggerak pasar yang menjadi sasaran utama pelepasan aset oleh asing meliputi BMRI, BBCA, BBRI, ANTM, hingga CUAN.

Berdasarkan tinjauan teknikal, IHSG hari ini diprediksi akan bergerak mendatar (sideways) dengan kecenderungan melemah di rentang support 6.900-7.000 dan resistance di level 7.100-7.200.

Sentimen Global: Wall Street dan Lesunya Saham Cip

Pelemahan IHSG ini sejalan dengan kondisi bursa global, khususnya Wall Street yang ditutup kompak melemah pada Selasa (28/4). Indeks S&P 500 turun 0,49%, Nasdaq Composite terkoreksi cukup dalam sebesar 0,9%, dan Dow Jones turun tipis 0,05%.

Sektor teknologi, terutama industri semikonduktor, menjadi beban terberat bagi pasar AS. Hal ini dipicu oleh laporan perlambatan kinerja OpenAI yang pertumbuhan pengguna dan pendapatannya meleset dari target internal.

Ketidakpastian mengenai kontrak komputasi masa depan menyeret jatuh harga saham raksasa cip dunia; Nvidia turun lebih dari 1%, Broadcom anjlok di atas 4%, dan AMD melemah lebih dari 3%.

Di tengah lesunya sektor teknologi, saham Coca-Cola justru mampu melawan arus dengan naik hampir 4% berkat laporan keuangan yang melampaui ekspektasi.

Saat ini, investor global tengah bersiap menanti rilis kinerja keuangan emiten raksasa seperti Alphabet, Amazon, Meta, Microsoft, dan Apple yang dijadwalkan terbit pekan ini.

Bursa Asia dan Faktor Makro Geopolitik

Kondisi serupa juga menyelimuti bursa Asia yang mayoritas berakhir di zona merah. Indeks Nikkei Jepang merosot 1,02%, Hang Seng Hong Kong turun 0,95%, dan CSI 300 China melemah 0,27%.

Di sisi lain, pasar kini tengah menaruh perhatian pada kebijakan suku bunga bank sentral global yang diperkirakan akan tetap dipertahankan.

Sentimen geopolitik juga menjadi bumbu ketidakpastian. Harapan akan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran kembali tertunda setelah Presiden Donald Trump membatalkan rencana pengiriman utusan khusus ke Islamabad.

Ketegangan yang masih terjaga ini menambah premi risiko bagi investor di pasar negara berkembang (emerging markets).

Trading Idea Hari Ini (Rabu, 29 April 2026)

Bagi para pelaku pasar, berikut adalah beberapa saham yang menarik untuk dicermati berdasarkan riset harian BNI Sekuritas:

BUMI (Spec Buy): Area beli di 224-228, cut loss jika turun di bawah 220. Target terdekat di 234-240.

CUAN (Buy on Weakness): Area beli di 1.260-1.285, cut loss jika berada di bawah 1.240.

Pilihan Lain: GOTO, MEDC, BIPI, dan KIJA tetap masuk dalam radar pengawasan untuk melihat momentum teknikal.

Disclaimer: Analisis ini merupakan rangkuman data pasar dan bukan merupakan instruksi mutlak untuk melakukan jual-beli saham. Setiap keputusan investasi mengandung risiko dan sepenuhnya merupakan tanggung jawab pribadi investor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wall Street Meloyo Imbas Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi

Wall Street Meloyo Imbas Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:01 WIB

BEI Buka Gembok Dua Emiten Ini, Ada yang Punya Anak Orang Miliarder Indonesia

BEI Buka Gembok Dua Emiten Ini, Ada yang Punya Anak Orang Miliarder Indonesia

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 07:36 WIB

Pasar Modal Fluktuatif, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham saat Krisis

Pasar Modal Fluktuatif, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham saat Krisis

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 07:15 WIB

IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis

IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 19:55 WIB

IHSG Terus Terjun ke Zona Merah, Nyaris ke Level 6.900

IHSG Terus Terjun ke Zona Merah, Nyaris ke Level 6.900

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:07 WIB

Target Harga BBRI saat Sahamnya Lagi 'Diskon'

Target Harga BBRI saat Sahamnya Lagi 'Diskon'

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:53 WIB

Terkini

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB

BI Prediksi Kinerja Penjualan Eceran April 2026 Tetap Kuat, Kelompok Suku Cadang Jadi Penopang

BI Prediksi Kinerja Penjualan Eceran April 2026 Tetap Kuat, Kelompok Suku Cadang Jadi Penopang

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:33 WIB

BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel

BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:00 WIB

Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat

Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:33 WIB

Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara

Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:23 WIB