Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.345

Pemerintah Dorong Pengusaha Terlibat Industri Hiilirisasi Kelapa

Dythia Novianty | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 04 Mei 2026 | 07:33 WIB
Pemerintah Dorong Pengusaha Terlibat Industri Hiilirisasi Kelapa
Ilustrasi Kelapa. (Pixabay/nipananlifestyle)
  • Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendorong pengusaha muda melakukan hilirisasi industri kelapa guna meningkatkan nilai tambah ekonomi nasional.
  • Pemerintah menargetkan perluasan kawasan hilirisasi kelapa mencapai 154.000 hektare pada tahun 2026 demi memperkuat posisi di pasar global.
  • Program hilirisasi ini diproyeksikan mampu menyerap 1,6 juta tenaga kerja hingga tahun 2027 melalui transformasi produk olahan kelapa.

Suara.com - Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mendorong kalangan pengusaha, terutama generasi muda, mengambil peran lebih besar dalam pengembangan industri kelapa nasional melalui penguatan hilirisasi

Hal ini dianggapnya perlu dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas tersebut di pasar global.

Menurutnya, Industri kelapa nasional memiliki peluang besar yang masih belum digarap secara optimal dari sisi pengolahan.

Amran mengatakan, Indonesia memiliki sumber daya kelapa melimpah yang dapat memberikan nilai ekonomi lebih tinggi apabila tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, melainkan diolah menjadi produk turunan bernilai tambah.

“Kelapa kita sangat melimpah dan nilainya bisa meningkat berkali-kali lipat jika diolah. Tapi industri pengolahannya masih terbatas. Ini peluang besar yang harus segera diambil,” ujar Amran kepada wartawan, Minggu (3/5/2026).

Ia menjelaskan, Kementerian Pertanian saat ini mempercepat pengembangan hilirisasi kelapa secara nasional sebagai bagian dari strategi memperkuat sektor perkebunan sekaligus memperluas basis industri dalam negeri.

Pada 2026, pemerintah menargetkan pengembangan kawasan hilirisasi kelapa mencapai 150.000 hingga 154.000 hektare, meningkat tajam dibandingkan realisasi sekitar 11.515 hektare pada 2025.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. [Bakom RI]
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. [Bakom RI]

Program tersebut masuk dalam agenda hilirisasi perkebunan nasional yang ditargetkan mampu menyerap hingga 1,6 juta tenaga kerja sampai 2027. 

Langkah ini sekaligus mendorong transformasi komoditas kelapa dari dominasi ekspor mentah menuju produk olahan.

Amran menilai, keberanian mengambil langkah usaha menjadi faktor penting bagi pelaku bisnis yang ingin masuk ke sektor strategis tersebut.

“Kalau jadi pengusaha, jangan terlalu banyak berpikir tanpa aksi. Harus berani. Mulai saja dulu, bangun pabrik, kembangkan usaha. Peluang itu tidak datang dua kali,” ucapnya.

Selain keberanian, ia juga menekankan pentingnya pola pikir yang berorientasi pada solusi dan konsistensi dalam membangun usaha jangka panjang.

“Sukses itu ada di pikiran. Kalau kita fokus pada solusi dan terus bergerak, insya Allah berhasil,” katanya.

Amran menambahkan, karakter, integritas, serta kemampuan menjaga konsistensi menjadi fondasi utama agar pelaku usaha mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan industri global.

“Pengusaha harus punya mimpi besar, tidak cepat puas, dan tidak merasa paling hebat. Itu kunci agar tidak gagal,” tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Proyek Bioetanol Lampung Memasuki Tahap Baru

Proyek Bioetanol Lampung Memasuki Tahap Baru

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 16:46 WIB

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:05 WIB

Emiten PPRE Raih Kontrak Proyek Infrastruktur Penunjang Hilirisasi Nikel

Emiten PPRE Raih Kontrak Proyek Infrastruktur Penunjang Hilirisasi Nikel

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 20:36 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Mentan: Stok beras Capai 5 Juta Ton pada April

Mentan: Stok beras Capai 5 Juta Ton pada April

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:25 WIB

Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran

Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 13:59 WIB

Terkini

PHK Massal di IHT Bisa Terjadi Gegara Kebijakan Ini

PHK Massal di IHT Bisa Terjadi Gegara Kebijakan Ini

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 07:33 WIB

Filosofi 'Nrimo ing Pandum', Rahasia di Balik Eksistensi Mi Ayam TPMC Bantul Selama 30 Tahun

Filosofi 'Nrimo ing Pandum', Rahasia di Balik Eksistensi Mi Ayam TPMC Bantul Selama 30 Tahun

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 07:31 WIB

Industri Migas Indonesia Dinilai Belum Mandiri, Ketergantungan Impor Jadi Sorotan

Industri Migas Indonesia Dinilai Belum Mandiri, Ketergantungan Impor Jadi Sorotan

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 07:23 WIB

15 Saham Antre IPO: Mayoritas Perusahaan Besar, Ini Rinciannya

15 Saham Antre IPO: Mayoritas Perusahaan Besar, Ini Rinciannya

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 07:17 WIB

Target Harga CBDK saat Saham Kuatkan Basis Recurring Income

Target Harga CBDK saat Saham Kuatkan Basis Recurring Income

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:08 WIB

Hutama Karya Mempercepat Proyek Sekolah Rakyat di 4 Provinsi, Mana Saja?

Hutama Karya Mempercepat Proyek Sekolah Rakyat di 4 Provinsi, Mana Saja?

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:58 WIB

Kisah Potorono Bantul Jadi Desa BRILian, UMKM Tumbuh dan Ekonomi Warga Kian Menggeliat

Kisah Potorono Bantul Jadi Desa BRILian, UMKM Tumbuh dan Ekonomi Warga Kian Menggeliat

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:05 WIB

BRI Hadir di Jogja 10K 2026, Perkuat Sport Tourism dan Digitalisasi UMKM

BRI Hadir di Jogja 10K 2026, Perkuat Sport Tourism dan Digitalisasi UMKM

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:29 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan

Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:12 WIB

Rupiah Anjlok ke Level Terburuk Sepanjang Masa, 'Kalah' dari Mata Uang Zimbabwe

Rupiah Anjlok ke Level Terburuk Sepanjang Masa, 'Kalah' dari Mata Uang Zimbabwe

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:20 WIB