Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.195,427
LQ45 619,275
Srikehati 301,815
JII 377,408
USD/IDR 17.858

Papua Barat Membara! Inflasi April 2026 Tembus 5 Persen, Perawatan Pribadi Jadi Biang Kerok

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 04 Mei 2026 | 14:05 WIB
Papua Barat Membara! Inflasi April 2026 Tembus 5 Persen, Perawatan Pribadi Jadi Biang Kerok
Ilustrasi. Provinsi Papua Barat menjadi sorotan tajam setelah mencatatkan inflasi tertinggi di tanah air mencapai 5,00 persen. Secara spesifik, Manokwari menjadi daerah yang paling terdampak dengan kenaikan harga di level yang sama. Foto ist.
  • Inflasi tahunan April 2026 terkendali di level 2,42 persen.
  • Papua Barat & Manokwari catat inflasi tertinggi nasional sebesar 5,00 persen.
  • Kelompok perawatan pribadi melonjak tajam hingga 11,43 persen.

Suara.com - Laju inflasi Indonesia pada April 2026 tercatat cukup terkendali di level nasional, namun memberikan alarm merah bagi wilayah timur Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) menyentuh angka 2,42 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,09.

Meski angka nasional relatif stabil, Provinsi Papua Barat menjadi sorotan tajam setelah mencatatkan inflasi tertinggi di tanah air mencapai 5,00 persen. Secara spesifik, Manokwari menjadi daerah yang paling terdampak dengan kenaikan harga di level yang sama.

"Inflasi y-on-y tertinggi terjadi di Provinsi Papua Barat sebesar 5,00 persen dengan IHK 112,30. Sementara untuk tingkat kota, Manokwari juga mencatatkan angka 5,00 persen," tulis laporan BPS, Senin (4/5/2026).

Sebaliknya, Provinsi Lampung justru menikmati udara segar dengan inflasi terendah nasional yang hanya sebesar 0,53 persen. Bahkan, Kota Bandar Lampung mencatatkan angka lebih mini lagi, yakni 0,33 persen.

Jika menilik penyebabnya, kenaikan harga terjadi merata di seluruh kelompok pengeluaran. Namun, lonjakan paling gila-gilaan terjadi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang meroket hingga 11,43 persen.

Diikuti kemudian oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang naik 3,06 persen. Sementara sektor transportasi dan kesehatan juga turut menyumbang kenaikan masing-masing sebesar 1,61 persen dan 1,49 persen.

Adapun secara bulanan (month-to-month), April 2026 mengalami inflasi tipis sebesar 0,13 persen. Sementara inflasi tahun kalender (year-to-date) hingga April 2026 telah mencapai 1,06 persen.

Untuk inflasi inti, BPS mencatat adanya kenaikan sebesar 2,44 persen secara tahunan. Angka-angka ini diprediksi akan menjadi basis evaluasi kebijakan moneter dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah tren kenaikan harga komoditas global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

May Day 2026: Saat Kenaikan Upah Hanya Menjadi Oase di Tengah Gurun Inflasi

May Day 2026: Saat Kenaikan Upah Hanya Menjadi Oase di Tengah Gurun Inflasi

Your Say | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:25 WIB

Tomsi Tohir Desak Pemda Turun ke Lapangan Kendalikan Inflasi, Bukan Hanya Rapat

Tomsi Tohir Desak Pemda Turun ke Lapangan Kendalikan Inflasi, Bukan Hanya Rapat

News | Senin, 27 April 2026 | 14:04 WIB

Awali Kunjungan di Papua Barat Daya, Mendagri Tito Tinjau Kawasan Pusat Pemerintahan

Awali Kunjungan di Papua Barat Daya, Mendagri Tito Tinjau Kawasan Pusat Pemerintahan

News | Senin, 27 April 2026 | 12:50 WIB

Terkini

Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok

Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 23:11 WIB

Dadan Hindayana Berencana MBG Dibagikan di Arab Saudi Sebelum Dicopot

Dadan Hindayana Berencana MBG Dibagikan di Arab Saudi Sebelum Dicopot

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 21:37 WIB

Neraca Perdagangan RI Surplus 72 Bulan Beruntun di April 2026, Tapi Terendah dalam 5 Tahun

Neraca Perdagangan RI Surplus 72 Bulan Beruntun di April 2026, Tapi Terendah dalam 5 Tahun

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:54 WIB

Impor RI Melonjak 25,21 Miliar USD April 2026, Sektor Migas Naik Tajam 82%

Impor RI Melonjak 25,21 Miliar USD April 2026, Sektor Migas Naik Tajam 82%

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:34 WIB

Premi Bisnis Baru Asuransi Jiwa Tumbuh 5 Persen

Premi Bisnis Baru Asuransi Jiwa Tumbuh 5 Persen

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:29 WIB

Demi Stok Tak Langka, ESDM Bisa Setiap Saat Stop Ekspor Perusahaan Migas

Demi Stok Tak Langka, ESDM Bisa Setiap Saat Stop Ekspor Perusahaan Migas

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:29 WIB

Asurasi Inhealth Ubah Identitas, Jamin Tak Kurangi Layanan ke Nasabah

Asurasi Inhealth Ubah Identitas, Jamin Tak Kurangi Layanan ke Nasabah

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:22 WIB

Perusahaan Logistik Gali Cuan Bisnis Jastip di Ajang PRJ

Perusahaan Logistik Gali Cuan Bisnis Jastip di Ajang PRJ

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:17 WIB

Bukan Sekadar Tren, Ini Alasan Web3 Bakal Mengubah Karier dan Bisnis Masa Depan

Bukan Sekadar Tren, Ini Alasan Web3 Bakal Mengubah Karier dan Bisnis Masa Depan

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:15 WIB

Dana Asing Hengkang Rp 1,37 T Meski IHSG Menguat, Saham Prajogo Pangestu Jadi Sasaran

Dana Asing Hengkang Rp 1,37 T Meski IHSG Menguat, Saham Prajogo Pangestu Jadi Sasaran

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:11 WIB